Sepak Bola Indonesia

Sepak Bola Indonesia Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Sepak Bola Indonesia, Sports, S1699859577, Phúc Yên.

Situasi Panas di Timur Tengah, Indonesia Dinilai Layak Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Putaran ke-4 Kualifikasi Piala Dunia ...
26/06/2025

Situasi Panas di Timur Tengah, Indonesia Dinilai Layak Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Putaran ke-4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Hubungan Iran dan Israel makin padas dan turut berdampak terhadap berbagai sektor, termasuk dunia olahraga, khususnya sepak bola di kawasan Asia. Sejumlah negara bahkan telah menutup jalur penerbangan sebagai respons terhadap situasi itu.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kelanjutan babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Sebab, AFC sebelumnya telah menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah fase tersebut, dua negara yang letaknya berdekatan dengan pusat konflik.

Melihat kondisi tersebut, pengamat sepak bola nasional, Akmal Marhali, menyampaikan pandangan yang patut dipertimbangkan. Ia menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah alternatif.

Indonesia, yang lokasinya jauh dari wilayah konflik, juga menjadi satu-satunya wakil dari luar kawasan Timur Tengah yang berhasil melaju ke putaran keempat.

"Situasi dan kondisi Timur-Tengah menjadi tidak pasti, tidak aman, tidak nyaman, dan tidak kondusif tentunya," kata Akmal Marhali, Koordinator Save Our Soccer (SOS).

Akmal mendesak PSSI, khususnya Ketua Umum Erick Thohir, untuk segera mengambil langkah konkret dengan mengirimkan surat resmi kepada AFC dan FIFA. Tujuannya adalah untuk mengusulkan pemindahan lokasi pertandingan demi menjamin keselamatan seluruh pihak yang terlibat.

"Saya menyarankan kepada Ketua PSSI bapak Erick Thohir agar bersurat kepada AFC dan FIFA untuk berpikir panjang demi keselamatan para pelaku sepak bola dan demi kelancaran pelaksanaan babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 agar pelaksanaan babak keempat kualifikasi piala dunia dipindahkan dari Qatar dan Arab Saudi," tegas Akmal.

Menurutnya, sepak bola tak hanya berkutat pada soal hasil pertandingan semata. Lebih dari itu, aspek kemanusiaan dan keselamatan harus menjadi prioritas utama.

"Keselamatan pesepak bola harus lebih diutamakan. Sepak bola tidak hanya sekadar bicara menang dan kalah, tidak hanya sekadar bicara lolos ke Piala Dunia 2026. Lebih dari itu, sepak bola harus menjaga nilai-nilai kemanusiaan."

Akmal meyakini bahwa Indonesia memiliki kapasitas untuk menjadi tuan rumah pengganti. Dari sisi geografis, tanah air jauh dari pusat konflik. Di sisi lain, aspek keamanan dan infrastruktur juga dinilai sudah memadai.

"Ini juga menjadi kesempatan buat Indonesia untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah karena dari 6 peserta babak keempat, hanya Indonesia yang berada di luar Timur Tengah," jelas Akmal.

"Situasi keamanan dan kenyamanannya juga dipastikan sangat baik karena jaraknya sangat jauh dari situasi Timur Tengah yang saat ini sedang bergejolak."

Ia pun menegaskan pentingnya bagi Erick Thohir dan PSSI untuk segera menyampaikan aspirasi ini kepada otoritas sepak bola internasional sebelum pengundian putaran keempat digelar pada 17 Juli 2025 di Malaysia.

"Penting saat ini Ketua PSSI untuk menyampaikan pesan tersebut kepada AFC dan FIFA, demi kebaikan sepak bola dunia dan demi keselamatan seluruh pelaku sepak bola," tutup Akmal.

Kenapa Timnas Indonesia U-23 Tidak Gelar Uji Coba untuk Persiapan Piala AFF U-23 2025?Timnas Indonesia U-23 tengah mempe...
26/06/2025

Kenapa Timnas Indonesia U-23 Tidak Gelar Uji Coba untuk Persiapan Piala AFF U-23 2025?

Timnas Indonesia U-23 tengah mempersiapkan diri secara intensif untuk Piala AFF U-23 2025. Skuad Garuda Muda sudah berkumpul dan menjalani pemusatan latihan di Jakarta sejak Minggu (22/6/2025).

Sebanyak 28 pemain, termasuk Muhammad Ferarri dkk, digembleng dalam berbagai aspek permainan. Namun, ada satu tantangan yang dihadapi tim ini—mereka tidak bisa menggelar pertandingan uji coba yang memadai sebelum berlaga di Piala AFF U-23 2025.

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, mengungkapkan bahwa sebenarnya sudah ada rencana laga uji coba. Sayangnya, pertandingan itu akhirnya dibatalkan.

"Saya sebenarnya memiliki rencana laga uji coba, tetapi mereka membatalkannya," ujar Gerald Vanenburg.

Pertandingan Internal sebagai Solusi
Meski begitu, Vanenburg mengaku tidak terlalu khawatir dengan absennya laga uji coba untuk persiapan Piala AFF U-23 ini.

Ia memilih memaksimalkan waktu persiapan yang ada dengan mengadakan laga internal antar-pemain Timnas Indonesia U-23.

"Jadi, kami harus memainkan gim internal 11 melawan 11, tapi bagi saya tidak ada masalah. Saya tetap bisa melihat semua pemain saya, itu bagus," jelasnya.

Target Juara dari PSSI
Sementara itu, manajer Timnas Indonesia U-23, Ahmed Zaki Iskandar, mengungkapkan bahwa PSSI memberikan target juara di Piala AFF U-23 2025.

Hal ini disampaikan Zaki saat mendampingi sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, Senin (23/6/2025).

*"Target yang diberikan PSSI adalah menjuarai Piala AFF tahun ini, kemudian nanti lanjut lagi dengan persiapan menuju kualifikasi Piala Asia U-23 2026,"* jelas Ahmed Zaki Iskandar.

Timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup A Piala AFF U-23 2025 bersama Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam.

PEMENANG QTS 26 JUNI URAWA RED VS MONTERREY  : X tidak ada X
26/06/2025

PEMENANG QTS 26 JUNI URAWA RED VS MONTERREY :
X tidak ada X

𝐐𝐓𝐒 JUVENTUS VS MANCHESTER CITY   27 JUNI 2025BERH4DIAH TOTAL 30k UNTUK 3 ORANG, MAXIMAL 6 PMENANG JAWAB TERCEPAT AKAN D...
26/06/2025

𝐐𝐓𝐒 JUVENTUS VS MANCHESTER CITY 27 JUNI 2025
BERH4DIAH TOTAL 30k UNTUK 3 ORANG, MAXIMAL 6 PMENANG JAWAB TERCEPAT AKAN DI PUTAR RANDOM
CARA JAWAB : 𝘾𝙊𝙉𝙏𝙊𝙃 𝘿𝙄 𝘽𝘼𝙒𝘼𝙃
( USER ID ) Milan 2-1 Lazio
Syarat Dan Ketentuan Yang Wajib DI Ikuti
1. 𝐓𝐚𝐠 𝟑 𝐓𝐞𝐦𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐥𝐢𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐧 𝐒𝐡𝐚𝐫𝐞 𝐏𝐨𝐬𝐭𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐈𝐧𝐢 𝐊𝐞 𝟏 𝐆𝐫𝐮𝐩 𝐁𝐎𝐋𝐀 𝐃𝐢 𝐅𝐚𝐜𝐞𝐛𝐨𝐨𝐤
2. Wajib Memiliki Us3rID di L1nk Spons0r Baru Berikut
https://t.ly/CuanAbies
3. Komen Di Tutup 10 Menit Sebelum Pertandingan.
4. Dilarang Melakukan Komentar Edit.
5. Komen Tidak Sesuai Contoh Format diatas & Belum Daftar = hangus
6. Dilarang Menjawab Lebih Dari 1x untuk Pertandingan Yang Sama.
7. Follow Page Ini
8. Jika Tidak Mengikuti Ketentuan Maka akan Hangus.
Semoga Beruntung!!

PEMENANG QTS 26 JUNI INTER MILAN VS RIVER PLATE      : Selamat kepada para pemenang 1. Vovon Airah2.  Calixto Farrel3.  ...
26/06/2025

PEMENANG QTS 26 JUNI INTER MILAN VS RIVER PLATE :
Selamat kepada para pemenang
1. Vovon Airah
2. Calixto Farrel
3. Adie R R
Note : Jangan berkecil hati kalau kalian belum mendapatkannya! Kesempatan selalu ada karena kami mengadakan ini hampir setiap hari.!!🥰

𝐐𝐓𝐒 URAWA RED DIAMONDS VS MONTERREY 26 JUNI 2025BERH4DIAH TOTAL 30k UNTUK 3 ORANG, MAXIMAL 6 PMENANG JAWAB TERCEPAT AKAN...
25/06/2025

𝐐𝐓𝐒 URAWA RED DIAMONDS VS MONTERREY 26 JUNI 2025
BERH4DIAH TOTAL 30k UNTUK 3 ORANG, MAXIMAL 6 PMENANG JAWAB TERCEPAT AKAN DI PUTAR RANDOM
CARA JAWAB : 𝘾𝙊𝙉𝙏𝙊𝙃 𝘿𝙄 𝘽𝘼𝙒𝘼𝙃
( USER ID ) Milan 2-1 Lazio
Syarat Dan Ketentuan Yang Wajib DI Ikuti
1. 𝐓𝐚𝐠 𝟑 𝐓𝐞𝐦𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐥𝐢𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐧 𝐒𝐡𝐚𝐫𝐞 𝐏𝐨𝐬𝐭𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐈𝐧𝐢 𝐊𝐞 𝟏 𝐆𝐫𝐮𝐩 𝐁𝐎𝐋𝐀 𝐃𝐢 𝐅𝐚𝐜𝐞𝐛𝐨𝐨𝐤
2. Wajib Memiliki Us3rID di L1nk Spons0r Baru Berikut
https://t.ly/CVhJH
3. Komen Di Tutup 10 Menit Sebelum Pertandingan.
4. Dilarang Melakukan Komentar Edit.
5. Komen Tidak Sesuai Contoh Format diatas & Belum Daftar = hangus
6. Dilarang Menjawab Lebih Dari 1x untuk Pertandingan Yang Sama.
7. Follow Page Ini
8. Jika Tidak Mengikuti Ketentuan Maka akan Hangus.
Semoga Beruntung!!

𝐐𝐓𝐒 INTER MILAN VS RIVER PLATE   26 JUNI 2025BERH4DIAH TOTAL 30k UNTUK 3 ORANG, MAXIMAL 6 PMENANG JAWAB TERCEPAT AKAN DI...
25/06/2025

𝐐𝐓𝐒 INTER MILAN VS RIVER PLATE 26 JUNI 2025
BERH4DIAH TOTAL 30k UNTUK 3 ORANG, MAXIMAL 6 PMENANG JAWAB TERCEPAT AKAN DI PUTAR RANDOM
CARA JAWAB : 𝘾𝙊𝙉𝙏𝙊𝙃 𝘿𝙄 𝘽𝘼𝙒𝘼𝙃
( USER ID ) Milan 2-1 Lazio
Syarat Dan Ketentuan Yang Wajib DI Ikuti
1. 𝐓𝐚𝐠 𝟑 𝐓𝐞𝐦𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐥𝐢𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐧 𝐒𝐡𝐚𝐫𝐞 𝐏𝐨𝐬𝐭𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐈𝐧𝐢 𝐊𝐞 𝟏 𝐆𝐫𝐮𝐩 𝐁𝐎𝐋𝐀 𝐃𝐢 𝐅𝐚𝐜𝐞𝐛𝐨𝐨𝐤
2. Wajib Memiliki Us3rID di L1nk Spons0r Baru Berikut
https://t.ly/CuanAbies
3. Komen Di Tutup 10 Menit Sebelum Pertandingan.
4. Dilarang Melakukan Komentar Edit.
5. Komen Tidak Sesuai Contoh Format diatas & Belum Daftar = hangus
6. Dilarang Menjawab Lebih Dari 1x untuk Pertandingan Yang Sama.
7. Follow Page Ini
8. Jika Tidak Mengikuti Ketentuan Maka akan Hangus.
Semoga Beruntung!!

Daftar Harga Tiket Piala AFF U-23 2025: Mulai Rp50 Ribu, Tersedia Paket Keluarga untuk 4 OrangIndonesia akan menjadi tua...
24/06/2025

Daftar Harga Tiket Piala AFF U-23 2025: Mulai Rp50 Ribu, Tersedia Paket Keluarga untuk 4 Orang

Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala AFF U-23 2025 yang akan digelar mulai 15 Juli mendatang. Turnamen kelompok umur paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara ini akan berlangsung di dua kota, yaitu Jakarta dan Bekasi.

PSSI, sebagai penyelenggara, telah mengumumkan daftar harga resmi tiket untuk seluruh pertandingan, termasuk laga-laga yang tidak melibatkan Timnas Indonesia U-23. Penjualan tiket hanya dilakukan melalui akun Garuda ID yang telah terverifikasi.

Dua stadion akan digunakan selama turnamen ini. Stadion Gelora B**g Karno di Jakarta akan menjadi lokasi pertandingan Grup A serta babak gugur. Sementara itu, Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi akan menggelar pertandingan Grup B dan C.

Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam. Laga perdana Garuda Muda akan mempertemukan mereka dengan Brunei pada 15 Juli 2025 di Stadion Gelora B**g Karno.

Berikut rincian harga tiket pertandingan Piala AFF U-23 2025:

Stadion Utama Gelora B**g Karno (Jakarta)

Paket Keluarga (4 orang)

Premium West/East: Rp1.800.000
Garuda West: Rp1.250.000
Garuda East: Rp1.050.000
Garuda South: Rp700.000
Garuda North: Rp700.000
Upper Garuda: Rp450.000*
*Khusus untuk laga Indonesia vs Malaysia (21 Juli)

Paket Fase Grup (3 orang)

Premium West/East: Rp1.300.000
Garuda West: Rp900.000
Garuda East: Rp750.000
Garuda South: Rp500.000
Garuda North: Rp500.000
Stadion Patriot Candrabhaga (Bekasi)

Premium West: Rp100.000
Garuda West: Rp75.000
Garuda East: Rp50.000

Duet Gerald Vanenburg dan Simon Tahamata, Ini Daftar Tim Pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025Timnas Indonesia...
24/06/2025

Duet Gerald Vanenburg dan Simon Tahamata, Ini Daftar Tim Pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025

Timnas Indonesia U-23 telah menyusun komposisi tim pelatih untuk menghadapi Piala AFF U-23 2025. Susunan ini mencerminkan kombinasi antara pengalaman dari Eropa dan potensi besar dari talenta lokal.

Posisi pelatih kepala dipercayakan kepada Gerald Vanenburg, pelatih asal Belanda yang memiliki rekam jejak kuat dalam pengembangan pemain muda. Ia dikenal dengan pendekatan taktis yang modern dan akan menjadi nahkoda utama Garuda Muda selama turnamen berlangsung.

Vanenburg tidak bekerja sendirian. Ia akan didampingi oleh tiga asisten pelatih, salah satunya adalah sosok yang cukup mengejutkan, Simon Tahamata.

Mantan pemain Ajax Amsterdam ini tak hanya akan membantu Vanenburg di lapangan, tetapi juga mengemban peran sebagai Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia. Pengalamannya di kancah sepak bola elite Eropa diyakini akan memberikan kontribusi penting dalam proses pembinaan pemain muda Tanah Air.

Dua asisten pelatih lainnya adalah Frank Van Kempen, pelatih asal Belanda yang kerap menjadi mitra Vanenburg dalam proyek pengembangan pemain muda, serta Zulkifli Syukur, mantan bek Timnas Indonesia yang kini menapaki karier di dunia kepelatihan.

Zulkifli Syukur sebelumnya sempat mendapat undangan dari Patrick Kluivert untuk mengikuti sesi wawancara. Pada musim 2024/2025, ia menjabat sebagai pelatih kepala Persela Lamongan.

Untuk urusan kebugaran fisik pemain, posisi pelatih fisik diemban oleh M. Alimudin. Ia dikenal melalui kiprahnya bersama Persebaya Surabaya dan memiliki pendekatan latihan yang intens serta berbasis sains olahraga.

Sementara itu, posisi pelatih kiper diisi oleh dua sosok asing, yakni Sjoerd Woudenberg dan Damian Van Rensburg. Nama Woudenberg sudah cukup familiar di kalangan pecinta sepak bola Indonesia, karena pernah menjadi pelatih kiper Dewa United dan kini juga tergabung dalam tim pelatih Timnas senior.

Dari sisi medis, peran dokter tim dipegang oleh Dicky M. Shofwan. Adapun posisi fisioterapis dipercayakan kepada Muliyadi yang bertugas menjaga kondisi fisik pemain tetap optimal selama masa pemusatan latihan hingga kompetisi berlangsung.

Manajer Timnas Indonesia U-23, Ahmed Zaki Iskandar, menilai bahwa struktur kepelatihan yang ada saat ini sudah sangat ideal. Ia menekankan bahwa seluruh tim akan fokus menjalani persiapan selama tiga pekan menjelang laga pertama yang dijadwalkan pada 15 Juli 2025.

“Tim kepelatihan sudah komplit, mulai dari pelatih, asisten pelatih, pelatih fisik, pelatih kiper, hingga analis. Mudah-mudahan persiapan selama tiga minggu ke depan sebelum pertandingan pertama tanggal 15 Juli bisa berjalan maksimal,

Berikut daftar lengkap tim pelatih Timnas Indonesia U-23 untuk ajang Piala AFF U-23 2025:

Gerald Vanenburg – Pelatih Kepala
Frank Van Kempen – Asisten Pelatih
Simon Tahamata – Asisten Pelatih
Zulkifli Syukur – Asisten Pelatih
M. Alimudin – Pelatih Fisik
Sjoerd Woudenberg – Pelatih Kiper
Damian Van Rensburg – Pelatih Kiper
Dicky M. Shofwan – Dokter Tim
Muliyadi – Fisioterapis

Arkhan Fikri Bertekad Berikan Performa Terbaiknya Bagi Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025 Arkhan Fikri bertekad unt...
23/06/2025

Arkhan Fikri Bertekad Berikan Performa Terbaiknya Bagi Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025

Arkhan Fikri bertekad untuk memberikan penampilan terbaiknya bagi Timnas Indonesia U-23 yang akan berlaga di Piala AFF U-23 2025.

Arkhan Fikri kembali mendapatkan kesempatan membela Timnas Indonesia U-23. Ia masuk dalam salah satu dari 30 nama yang dipanggil Gerald Vanenburg untuk Piala AFF U-23 2025.

Arkhan Fikri menjadi satu dari beberapa nama yang difavoritkan akan menembus skuad final Timnas Indonesia U-23. Ia pun bersyukur dengan kesempatan yang kembali didapatkannya untuk membela Timnas Indonesia U-23 dan menegaskan tidak akan melewatkan kesempatan ini begitu saja.

“Alhamdulillah, saya mendapatkan kepercayaan lagi. Ya, semoga mendapatkan kesempatan bermain dan saya maksimalkan buat tampil 100 persen,” ujar gelandang Arema FC ini
Arkhan Fikri Siap Tempur
Meski difavoritkan akan masuk ke skuad Timnas Indonesia U-23 yang berlaga di Piala AFF U-23 2025, Arkhan Fikri sebenarnya menghadapi tantangan yang tidak mudah.

Ada beberapa pemain lain yang berposisi gelandang serang di Timnas Indonesia U-23 yang memiliki kualitas mumpuni. Misalnya Toni Firmansyah atau Rayhan Hannan.

“Kalau saya, tergantung bagaimana pelatih sih. Kalau pelatih kasih saya kesempatan bermain, ya saya siap,” tegas Arkhan Fiikri.

Muda Tapi Berpengalaman
Meski masih berusia 20 tahun, Arkhan Fikri adalah pemain yang cukup berpengalaman. Pemain asal Serdang Bedagai, Sumatera Utara bahkan sudah mencicipi bermain di berbagai level usia Timnas Indonesia.

Arkhan Fikri sejauh ini sudah mencatatkan tujuh caps di Timnas Indonesia level senior. Sementara di Timnas Indonesia U-23, Arkhan pun sudah bermain sebanyak delapan kali.

Sebagai informasi, Arkhan Fikri juga menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-23 yang melaju ke babak play-off inter-konfederasi Olimpiade 2024 Paris.

Ingatan Evan Dimas Soal Tekel Horor Doan Van Hau di Final SEA Games 2019: Awal Penurunan Karier?Sudah hampir enam tahun ...
23/06/2025

Ingatan Evan Dimas Soal Tekel Horor Doan Van Hau di Final SEA Games 2019: Awal Penurunan Karier?

Sudah hampir enam tahun berlalu, namun kenangan pahit di Manila masih membekas dalam benak para pecinta sepak bola Indonesia. SEA Games 2019 yang seharusnya menjadi ajang pembuktian justru berujung luka yang mendalam.

Salah satu momen paling memilukan dalam pertandingan itu dialami oleh Evan Dimas. Gelandang elegan tersebut menjadi korban tekel keras Doan Van Hau dalam laga final yang menjadi penentu segalanya.

Laga yang berlangsung pada 10 Desember 2019 di Rizal Memorial Stadium, Manila, mempertemukan Timnas Indonesia U-22 dengan Vietnam dalam partai puncak yang penuh tekanan dan harapan. Meski bukan unggulan, pasukan Indra Sjafri tampil penuh semangat sejak menit awal.

Permainan dinamis dari sektor tengah memberi harapan besar bagi publik Tanah Air untuk melihat Merah Putih berkibar di podium tertinggi. Salah satu motor serangan kala itu adalah Evan Dimas. Namun, harapan itu seketika goyah setelah Doan Van Hau, bek kiri Vietnam, melancarkan tekel keras yang mengenai engkel Evan.

Akibat insiden tersebut, Evan Dimas tak bisa melanjutkan pertandingan dan digantikan oleh Syahrian Abimanyu. Absennya Evan menjadi titik balik dalam laga itu. Tim Garuda Muda seolah kehilangan arah tanpa sosok pemimpin di lapangan.

Serangan Indonesia mulai kehilangan ketajaman, dan pada akhirnya harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor telak 0-3. Alih-alih menjadi momen kejayaan, final tersebut justru menjadi luka yang masih terasa hingga kini.

Meski waktu terus berjalan, Evan Dimas masih mengingat betul malam itu. Bukan karena cedera yang ia alami, melainkan karena perasaan kehilangan kesempatan emas dalam kariernya.

"Final SEA Games, saya hanya bermain selama 19 menit. Kaki saya cedera dan saya coba tapakkan kaki saya lagi tetapi tidak bisa," kata Evan Dimas dalam wawancara bersama Bola.net.

"Saya tidak kepikiran rasa sakitnya, sebenarnya yang saya pikirkan adalah ini momen di mana saya waktunya mengibarkan Merah Putih, tapi saya tidak bisa berjuang sama teman-teman yang di dalam," sambung eks pemain Barito Putera itu.

Evan mengakui bahwa ia sangat terpukul oleh kejadian tersebut. Baginya, luka yang paling dalam bukan berada di fisik, tetapi di hati. Ia merasa gagal memberikan kontribusi maksimal dalam laga yang begitu penting untuk bangsa.

“Itu yang saya rasakan, lebih kepada apa ya, sedih. Sedihlah tidak bisa bermain,” ujarnya lirih.

Seiring waktu, muncul pandangan bahwa insiden di Manila itu menjadi awal kemunduran performa Evan Dimas. Namun, sang gelandang dengan tegas membantah anggapan tersebut.

“Sebenarnya enggak sih (performa menurun karena tekel Doan Van Hau). Enggak ya,” bantah Evan.

Setelah pulih dari cedera, Evan kembali bermain dan menunjukkan performa apik, termasuk saat berseragam Persija Jakarta. Hanya saja, perjalanan Evan Dimas bersama Macan Kemayoran harus terhenti karena pandemi Covid-19.

“Habis cedera itu saya main di Persija, dua pertandingan langsung cetak dua gol. Menurut saya tidak menjadi alasan saya menurun. Tidak ada pengaruhnya cedera itu dengan performa saya," tegasnya.

Perjalanan karier Evan Dimas memang tidak selalu mulus, tetapi kisahnya di SEA Games 2019 menjadi bukti bahwa semangat juang dan tekadnya tetap menyala, meski pernah jatuh di titik yang sangat menyakitkan.

Address

S1699859577
Phúc Yên
12345

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sepak Bola Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category