ABANG ZYAN

ABANG ZYAN hanya hobby badminton

17/06/2026

Tapi setelah permainannya sedikit lebih baik, dia lupa bagaimana rasanya menjadi orang yang sedang belajar. 😩

Dia bukan orang yang bisa latihan setiap hari.Pagi sampai sore bekerja, pulang masih ada keluarga yang menunggu, dan kad...
17/06/2026

Dia bukan orang yang bisa latihan setiap hari.

Pagi sampai sore bekerja, pulang masih ada keluarga yang menunggu, dan kadang tubuhnya sudah terlalu lelah untuk melakukan apa pun.

Karena itu, satu atau dua jam di lapangan menjadi sesuatu yang sangat berharga baginya.

Dia tahu permainannya mungkin tidak sebagus yang lain.

Dia tahu tenaganya tidak selalu kuat.

Tapi mereka tidak tahu…

Betapa banyak hal yang harus dia selesaikan sebelum akhirnya bisa berdiri di lapangan itu.

Dan mungkin…

Sementara sebagian orang datang untuk mengejar kemenangan…

Dia datang hanya untuk mencari sedikit kebahagiaan di tengah hidup yang tidak selalu mudah. 😒

17/06/2026

Sampai ada hari di mana dia bertanya pada dirinya sendiri…
"Apa mungkin, kalau aku tidak datang… permainan mereka justru akan lebih menyenangkan?"😔

Dia tidak pernah banyak bicara saat namanya jarang disebut.Saat yang lain sibuk memilih partner, dia hanya tersenyum dan...
17/06/2026

Dia tidak pernah banyak bicara saat namanya jarang disebut.

Saat yang lain sibuk memilih partner, dia hanya tersenyum dan berkata, "Main sama siapa aja juga boleh."

Padahal dalam hati, dia juga ingin merasakan bagaimana rasanya ada yang lebih dulu mengajaknya bermain.
Dia tidak marah.

Dia tidak iri.

Dia hanya tidak ingin menjadi orang yang selalu menunggu, sementara yang lain sudah lebih dulu menemukan pasangannya.

Karena sesungguhnya, dia datang bukan untuk mencari kemenangan besar.

Dia hanya ingin menikmati permainan, tertawa bersama teman-teman, dan pulang dengan hati yang lebih ringan.

Tapi kadang, hal yang paling membuatnya merasa sedih bukanlah kekalahan.

Melainkan ketika dia berdiri di pinggir lapangan, memegang raketnya sendiri, sambil berpura-pura sibuk…

Padahal yang dia tunggu hanya satu kalimat sederhana,

"Yuk, main bareng." 😔

17/06/2026

Padahal menangnya cuma satu jam…
Tapi malunya bisa diwariskan sampai main berikutnya. 😩

17/06/2026

Padahal di badminton, menang dan kalah itu biasa.
Yang tidak biasa adalah orang yang terlalu bangga saat menang… Tapi terlalu sulit menerima kenyataan saat kalah. 😩

Dia sebenarnya tidak takut kalah.Dia juga tidak berharap selalu menang.Yang paling membuatnya sedih justru hal-hal kecil...
16/06/2026

Dia sebenarnya tidak takut kalah.

Dia juga tidak berharap selalu menang.
Yang paling membuatnya sedih justru hal-hal kecil yang sering dianggap sepele.

Saat partner menghela napas karena kesalahannya…
Saat ada ekspresi kecewa yang sulit disembunyikan…
Atau ketika suasana tiba-tiba berubah menjadi dingin hanya karena satu bola yang gagal dikembalikannya.

Sejak saat itu, dia tidak lagi bermain dengan tenang.

Setiap memegang raket, dia jadi takut melakukan kesalahan berikutnya.

Bahkan kadang, sebelum shuttlecock datang, pikirannya sudah lebih dulu dipenuhi rasa khawatir.

Dia tahu partnernya mungkin tidak bermaksud menyakiti.

Tapi bagi seseorang yang sudah sering meragukan kemampuannya sendiri…

Satu helaan napas saja, kadang bisa membuat kepercayaan dirinya runtuh untuk sisa pertandingan.

Dan yang paling menyedihkan…

Dia bukan sedang mencari partner yang selalu memuji.

Dia hanya berharap, saat dirinya sedang bermain buruk, masih ada seseorang yang membuatnya merasa bahwa dia tetap layak diajak bermain. 😞

16/06/2026

Karena bagi mereka, melihat seseorang perlahan berkembang… sering kali jauh lebih menyenangkan daripada sekadar pulang membawa kemenangan.😒

16/06/2026

Karena di badminton amatir,
yang sering membakar lapangan…
bukan smash lawan, tapi ego sendiri yang gak sabaran.😞

Dia pernah cerita..kadang merasa iba melihat dirinya sendiri.Sudah lama bermain badminton…Tapi setiap kali kalah, namany...
16/06/2026

Dia pernah cerita..
kadang merasa iba melihat dirinya sendiri.
Sudah lama bermain badminton…

Tapi setiap kali kalah, namanya masih sering disebut sebagai penyebab.

Permainannya tidak banyak berubah.
Masih sering panik.
Masih sering salah posisi.
Dan masih sering menjadi beban bagi partner.

Yang membuatnya lebih sedih…

Bukan karena orang lain lebih hebat.
Tapi karena dia sadar, orang-orang yang dulu belajar bersamanya, sekarang sudah berkembang jauh meninggalkannya.

Sementara dia…
Masih berkutat dengan kesalahan yang sama.. 😞

Address

Kabupaten Tana Tidung
Tanah Merah

Telephone

+85246647656

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ABANG ZYAN posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category