19/02/2026
Penyerahan Tanah dan Air Warnai Kirab Budaya Satu Abad PSHT
Dalam Memperingati satu abad berdirinya organisasi, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Indonesia menggelar kirab budaya yang dilakukan dari Sabang sampai Merauke.
Pada kesempatan kali ini, Kabupaten Wonosobo dilalui oleh rombongan stupa kirab budaya dari PSHT Madiun-Indonesia dengan menggelar kegiatan Kirab Budaya serah terima tanah dan air (TIRTO SUCI dan SITI AJI) di Taman Fatmawati Wonosobo, Sabtu 25 Juni 2022.
Tak kurang dari 300 pendekar PSHT dari berbagai ranting Kecamatan maupun Cabang serta perwakilan dari Kabupaten Kebumen, turut serta memeriahkan kegiatan kirab budaya tersebut.
Mereka membawa kendil berisikan tanah dan air untuk diserahkan kepada pengurus pusat PSHT.
"Kirab budaya Satu Abad Terate Emas di Kabupaten Wonosobo ini dilakukan dengan menggelar prosesi mengambilan tanah dan air yang nantinya akan disatukan dari tiap cabang atau masing-masing Kabupaten/Kota untuk disatukan di Padepokan Agung Madiun," ungkap Ketua cabang PSHT Wonosbo Hari Budi Setiawan, S.Pd saat ditemui wonosobozone, siang tadi.
Hari menyebut, penyatuan tanah dan air dari tiap cabang itu dimaksudkan untuk mengingatkan akan pentingnya persatuan, dan persaudaraan ditengah keberagaman bangsa Indonesia.
"Pencak silat merupakan bagian kekuatan dan kekayaan budaya Indonesia akan terus kita jaga sebagai simbol kebesaran bangsa Indonesia," imbuhnya.
Pada momen satu abad ini, menurut Hari menjadi sebuah pelecut motivasi dan semangat dari para generasi maupun jajaran anggota PSHT untuk membentuk manusia yang berkarakter dan berbudi luhur.
Senada, Ketua Dewan Pertimbangan PSHT cabang Wonosobo Drs Suwondo Hartoko, MM. mengungkapkan bahwa dengan adanya kirab budaya ini diharapkan bisa semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
"Hal ini sesuai dengan visi misi PSHT yakni mendidik manusia yang berbudi pekerti luhur serta tau mana yang benar dan salah," tandasnya.
Sementara itu, ketua PSHT pusat Madiun Indonesia, mengatakan usai singgah di Kabupaten Wonosobo rombongan kirab selanjutnya akan singgah ke Kabupaten Temanggung, Magelang, Yogyakarta dan kembali ke Madiun