13/06/2023
SETYA HATI. Dari namanya saja kita sudah akan paham bahwa perkumpulan yang di dirikan oleh Suro Dwirjo adalah perkumpulan sepritual yang di sandangi olah krida yang bernama pencak. Sehingga lazim kita jumpai simbol2 bergambar hati dengan segala makna di dalamnya mewarnai sebagai media untuk menjabarkan keilmuan spritual yang tentunya dengan harapan sebuah pengajaran tersampaikan dengan baik. Dan juga tentunya menjadi laku bijak bagi kadhang SH sebagai penghayatnya.
Lalu kenapa sekarang simbol2 kebaikan nan penuh makna itu justru menjadi tanda layaknya sebuah perkumpulan geng yang menakutkan?? Jawabnya situ batin sendiri saja ya hehehe ππ
Hati tidak akan berubah sekalipun situ oprasi dan ganti yang baru π€£. Dia lebih dalam jauh pada titik kekosongan yang hakiki meninggalkan banyak rupa dan bentuk. Menurut Alm Guru saya itulah yg di namakan dengan istilah SH PETENG NDEDET.
Adalah benar bahwa ngelmu kui tinompone kanti laku.
Tapi yang menjadi pertanyaan saat ini adalah, bagimana mungkin bisa melakukan karena memang tidak pernah menerima ilmunya. Serasa haus dan dahaga namun membiarkan gelas terisi penuh sebagai tontonan kecongkakan diri. Yang semestinya di teguk sebagai penghilang dahaga dan berupaya mengisi kembali pada bening di banyak sumber mata air.
Hasrat pada banyak simbol hati kini bukan lagi tentang laku spritual tapi seberapa besar harga jualnya di pasar. Itu menurut saya, yang bisa saja tidak salah.
Ahhh malam ini begitu sedikit agak gerah, berharap hujan datang hingga pagi besok, agar lelap tertidur tanpa mimpi tanpa sepi.
Gukss Night. Muwach
β€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈππππ