Melengkapi khasanah desa wisata di Sleman, Desa Wisata Pulewulung menempatkan paket Wisata Agro Edu Wisata, seiring dengan pengembangan potensi dasar yang berbeda dari desa wisata sejenis di Kapanewon Turi. Pulewulung sebuah dusun kecil di Kalurahan Bangunkerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman. Diapit oleh 4 desa wisata, Wonosari (kampung iklim) di sebelah utara, Desa Wisata Pulesari di sebelah t
imur, Desa Wisata Plosokuning di sebelah barat dan Desa Wisata Rejodadi di sebelah selatan. Pusat kegiatan desa wisata Pulewulung menempati lahan tanah kas desa, memiliki panorama yang bagus terlebih bila cuaca cerah di sebelah utara akan tampak gagahnya Merapi. Desa Wisata Pulewulung telah mencatatkan diri sebagai salah satu Nominator Indonesian Sustainable Tourism Award (ISTA) dua tahun berturut-turut di 2018 dan 2019. Irkham Hidayat di Tahun 2018 mendapatkan penghargaan ISTA 2018 sebagai Nayaka Pariwisata. Desa wisata Pulewulung terbentuk pada tanggal 14 Februari 2016 yang diprakarsai generasi muda yang tergabung dalam karang taruna. Desa wisata Pulewulung, tumbuh selangkah demi selangkah dari potensi unggulan wisata pertanian salak pondoh, hingga akhirnya di Tahun 2020 mendapatkan progam bantuan pemerintah menguatkan branding sebagai Agro Edu Wisata dari Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian. Kegiatan wisata edukasi pertanian salak yang lengkap hanya ada di desa wisata ini, mulai dari budidaya tanaman salak pondoh, wisata kebun petik salak, manajemen irigasi, pengolahan sampah dan pembuatan pupuk, perbenihan dan pembibitan, demplot penelitian dan sekolah lapang, dukungan ekspor salak produk dan grading, pengendalian hama (taman refugia, parasitoid, musuh alami lalat buah), serta aneka kegiatan produk olahan berbahan dasar salak. Kegiatan lain dapat dilakukan disini diantaranya : outbound, trekking sungai, camping, makrab, live in, home stay, pengelolaan sampah, keterampilan membatik, dan permainan tradisional. Didukung dengan sarana prasarana dan fasilitas yang cukup memadai untuk berwisata di Desa Wisata Pulewulung diantaranya : parkir bus, lapangan terbuka (outbound), camping ground, pendopo, mushola, toilet, akses wifi publik, gazebo, aneka permainan anak, wahana trekking sungai, wahana outbound air (kolam, jembatan, ayunan, ember tumpah), homestay, kebun wisata, dan masih banyak lagi. Telah banyak dikunjungi berbagai kalangan, TK-PAUD, pelajar, mahasiswa, petani, bahkan lembaga desa wisata, dan pemerintah daerah. Masyarakat Pulewulung memiliki komitmen yang luar biasa dalam berproses dan belajar menerapkan pelayanan prima bagi wisatawan mewujudkan SAPTA PESONA sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman, tentram, asri, dinamis dan layak dikunjungi setiap saat.