28/10/2013
Berita Pagi
Persibat Permalukan Timnas U-23
YOGYAKARTA - Persibat Batang
mempermalukan
Timnas U-23 2-1 (1-1) pada laga uji coba di
Stadion
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), kemarin.
Dua gol anak-anak Batang disarangkan
Engkus
pada menit ke-21 dan Djamel Roniamo pada
menit-
menit akhir babak kedua usai. Sedangkan
satu-
satunya gol Timnas U-23 diciptakan Ricky
Kayame
pada menit ke-19.
Pertandingan yang disaksikan ratusan
suporter
Persibat Batang yang tergabung dalam
wadah
Roban Mania dan Keluarga Pelajar serta
Mahasiswa
Batang tersebut berlangsung ketat.
Meski sempat ketinggalan lebih dulu, namun
anak-
anak Batang tidak patah semangat.
Sebaliknya,
mereka tampil kesetanan.
Gol Timnas U-23 yang diciptakan Ricky
Kayame,
sempat mengejutkan pemain belakang
Persibat
Batang hingga kiper Johansyah hanya bisa
memandang bola yang membobol
gawangnya.
Ketinggalan 0-1 anak-anak Batang, bangkit
dan
bermain taktis penuh semangat. Pada menit
ke-21
tembakan Engkus tidak mampu diblok
dengan baik
oleh Shahar Ginanjar, penjaga gawang
Timnas
U-23 hingga menyamakan kedudukan
menjadi 1-1.
Gol indah Persibat langsung disambut tepuk
tangan gembira ratusan suporter Persibat
Batang, yang menyaksikan jalannya
pertandingan
ditribune sebelah barat.
Namun empat menit kemudian, ketegangan
di kubu
Persibat terjadi setelah Irkham, wasit yang
memimpin jalannya pertandingan menunjuk
titik
putih. Salah satu pemain belakang Persibat
Batang,
melakukan pelanggaran. Saat itu, semua
suporter
Batang diam seribu basa.
Ricky Kayame yang bertindak sebagai algojo,
dengan penuh keyakinan mencoba
mengeksekusi.
Tapi tembakan keras Ricky, berhasil
diantisipasi
Johansyah dengan cermat.
Ubah Strategi
Pada babak kedua serangan Timnas U-23
lebih
berani dan lebih ada gregetnya dari pada
babak
pertama. Sebaliknya anak-anak Batang
memilih
bertahan.
Namun memasuki menit-menit 80, anak-anak
Batang mengubah permainan dengan
bermain lebih
cepat. Permainan cepat ini, sempat
mengejutkan
anak-anak asuhan Rachamd Dharmawan.
Permainan cepat yang diperagakan Persibat
Batang ini, membuahkan hasil yang cukup
cemerlang
setelah tembakan Djamel Romano tidak
mampu
ditangkap Shahar Ginanjar hingga mengubah
kedudukan menjadi 1-2 untuk Persibat.
"JM7"