Naafi Archery

Naafi Archery jual panahan murah Olahraga & Rekreasi

Jual Riser Wood/ Handle KayuDeskripsi ProdukBahan : kayu mahoniPanjang : 50 centimeterCat : melamikBagi Yang Minat Bisa ...
28/08/2017

Jual Riser Wood/ Handle Kayu
Deskripsi Produk
Bahan : kayu mahoni
Panjang : 50 centimeter
Cat : melamik
Bagi Yang Minat Bisa Chat Or WA ke: 0852 2537 2855
https://goo.gl/QVrQy6

Jual Point Arrow Ukuran 8mmDeskripsi ProdukPoint Arrow/ Ujung Panah Bahan Kuningan:-Diameter 6mm-Lubang 4.5mm-Panjang 3 ...
22/08/2017

Jual Point Arrow Ukuran 8mm

Deskripsi Produk
Point Arrow/ Ujung Panah Bahan Kuningan:

-Diameter 6mm
-Lubang 4.5mm
-Panjang 3 centimeter
-Sangat tajam

Bagi Yang Minat Bisa Chat or WA ke: 0852 2537 2855
https://goo.gl/pFg7nJ

11. Tekhnik Menahan Sikap Panahan (after hold)Menahan sikap panahan (after hold) yaitu : “Suatu tindakan untuk menjaga s...
21/08/2017

11. Tekhnik Menahan Sikap Panahan (after hold)

Menahan sikap panahan (after hold) yaitu : “Suatu tindakan untuk menjaga sikap panahan sebentar (beberapa detik) sesudah anak panah meninggalkan busur. Tindakan ini ditujukan untuk mempermudah pengontrolan gerak panahan yang dikerjakan. ”
Jadi, after hold yaitu Tangan busur tetap terentang pada posisi semula lurus kearah tujuan serta tetap ditahan sampai dua detik sesudah panah menyentuh permukaan tujuan.

10. Teknik Panahan Melepas Tali/Panah (release)Melepas tali/panah (release) yaitu : “Gerakan melepas tali busur, lewat c...
21/08/2017

10. Teknik Panahan Melepas Tali/Panah (release)

Melepas tali/panah (release) yaitu : “Gerakan melepas tali busur, lewat cara merilekskan jari-jari penarik tali. ”
Ada dua langkah melepas anak panah, yakni dead release serta active release. Pada dead release sesudah tali terlepas, tangan penarik tali tetap melekat pada dagu seperti saat sebelum tali terlepas. Pada active release, sesudah tali terlepas tangan penarik tali bergerak ke belakang menelusuri dagu serta leher pemanah.

9. Tekhnik Panahan Dengan Membidik (Aiming)Membidik (aiming) yaitu : “Gerakan mengarahkan atau tempelkan titik alat pemb...
20/08/2017

9. Tekhnik Panahan Dengan Membidik (Aiming)

Membidik (aiming) yaitu : “Gerakan mengarahkan atau tempelkan titik alat pembidik (visir) pada tengah tujuan/titik tujuan.”
Pada posisi membidik, posisi tubuh dari pemanah diinginkan tidak berubah, lantas pemanah tidak cuma konsentrasi pada tujuan namun diprioritaskan pada teknik, dengan keadaan tubuh yang relaks konsentrasi semakin lebih baik.

8. Tekhnik Panahan Dengan Menahan Sikap Panahan (tighten)Menahan sikap panahan (tighten), yaitu : “Sebuah kondisi menaha...
20/08/2017

8. Tekhnik Panahan Dengan Menahan Sikap Panahan (tighten)

Menahan sikap panahan (tighten), yaitu : “Sebuah kondisi menahan sikap panahan beberapa ketika, sesudah penjangkaran serta saat sebelum anak panah dilepaskan “.
Pada saat ini otot-otot lengan penahan busur serta lengan penarik tali mesti berkontraksi supaya sikap panahan tidak berubah. Berbarengan dengan itu pemanah melakukan pembidikan. Jadi pada ketika membidik, sikap pemanah mesti tetap dipertahankan.

7. Tekhnik Panahan Menjangkarkan Lengan Penarik (anchoring)Menjangkarkan lengan penarik (anchoring) yaitu : “Gerakan men...
20/08/2017

7. Tekhnik Panahan Menjangkarkan Lengan Penarik (anchoring)

Menjangkarkan lengan penarik (anchoring) yaitu : “Gerakan menjangkarkan tangan penarik di bagian dagu.”

Hal yang perlu di perhatikan, yakni tempat penjangkaran tangan penarik tali mesti tetap sama serta kokoh melekat dibawah dagu, serta mesti sangat mungkin terlihatnya bayangan tali pada busur (string alignment). Ada dua bentuk penjangkaran, yakni penjangkaran di dalam serta penjangkaran di samping. Pada penjangkaran di dalam, tali menyentuh di bagian tengah dagu, bibir serta hidung dan tangan penarik melekat dibawah dagu. Pada penjangkaran di samping, tali menyentuh di bagian samping dagu, bibir serta hidung, dan tangan penarik melekat dibawah dagu.

6. Tekhnik Panahan Dengan Menarik Tali Busur (drawing)Menarik tali busur (drawing) yaitu : “Gerakan menarik tali hingga ...
19/08/2017

6. Tekhnik Panahan Dengan Menarik Tali Busur (drawing)

Menarik tali busur (drawing) yaitu : “Gerakan menarik tali hingga menyentuh dagu, bibir dan atau hidung. Lantas dilanjutkan dengan menjangkarkan tangan penarik tali di dagu. ”Ada tiga fase gerakan menarik, yakni pre-draw, primary draw serta secondary draw. Pre-draw yaitu gerakan tarikan awal. Pada sekarang sendi bahu, sendi siku serta sendi pergelangan tangan sudah dikunci.

Primary-draw atau tarikan paling utama yaitu gerakan tarikan dari posisi pre-draw hingga tali menyentuh atau melekat serta sedikit menghimpit atau mengetat di bagian dagu, bibir serta hidung serta selesai pada posisi penjangkaran.

Secondary-draw atau tarikan kedua yaitu gerakan menahan tarikan pada posisi penjangkaran hingga melepas tali (release). Anggota tubuh yang dipakai untuk menarik yaitu : jari, punggung telapak (wirst), serta lengan bawah. Ketiga sisi ini pada posisi lurus lantas lengan atas berikutnya bahu serta otot belakang. Rata-rata pemanah-pemanah pemula cuma memakai jari-jari saja, rata-rata mereka tidak memakai otot-otot yang semestinya dipakai seperti yang udah diterangkan.

Segi yang harus di perhatikan saat melakukan Tekhnik Panahan drawing :

1. Ketika drawing mesti bernapas. Serta ketika busur diangkat, ambillah napas dengan memakai teknik pernafasan diafragma.

2. Tarik lurus sesuai sama lintasan tali sampai menyentuh dagu dari sikap set-up. Kurang lebih 2-3 inch di bahwah anchor point. Pastikan dulu ketika menarik serileks mungkin saja sampai gerakan menembak.

3. Untuk mendapat perasaan santai ketika menarik tali busur ambillah napas secara perlahan.

4. Angel atau pojok tangan kanan sisi belakang mesti stabil. Pemanah janganlah memutar tangan ketika melakuakn drawing. Lantaran memutar tangan dapat meyebabkan puntiran tali (torque) jadi lebar.

5. Ada dua hal yang butuh di perhatikan yaitu lengan penarik serta jari penarik. Kedua hal semacam ini mesti dikerjakan maksimal ketika melakukan penarikan. Jika tidak bakal mengakibatkan jari-jari tangan lemas.

6. Ketika melaksanakan drawing, visir mesti pas ada diatas pusat garis horizontal. Ini mempunyai tujuan untuk menambah lengan panahan busur sebagai tanda bidikan.

7. Ketika lakukan penarikan busur, bahu tetap ada pada posisinya. Dalam pengertian tidak sangat rendah serta menonjol.

8. Ketika lengan panahan busur diluruskan bakal terlihat berupa huruf “V” di ujung bahu. Hal semacam ini bisa terbentuk bila otot tricep pada lengan panahan busur mesti kuat supaya bantu bow shoulder tidak menonjol.

9. Pakai otot bahu ketika menarik busur. Yakni otot deltoideus posterior, tere major, rhomboideus serta travezius.

4. Tekhnik Panahan Dengan MindsetMindset yaitu faktor yang perlu dipenuhi oleh seseorang pemanah baik dalam keadaan fisi...
19/08/2017

4. Tekhnik Panahan Dengan Mindset

Mindset yaitu faktor yang perlu dipenuhi oleh seseorang pemanah baik dalam keadaan fisik dan taktik. Mindset yaitu segi yang paling perlu dari seluruh spesifikasi yang ada. Lantaran seseorang pemanah mesti betul-betul rilkes sewaktu menembak anak panah dari busurnya.

Oleh karena itu seseorang pemanah mesti lebih aktif serta tetap konsentrasi pada bermacam tugas lapangan ataupun pertandingan.

Seseorang pemanah yang kontinu melatih dirinya, bakal selalu konsentrasi pada pekerjaan yang tengah dihadapi. Hingga saat anak busur diterbangkan bakal mendapat bonus atau skor yang tambah baik.

5. Tekhnik Panahan Dengan Mengangkat Lengan Busur (extend)

Mengangkat lengan busur (extend) yaitu : “Gerakan mengangkat lengan penahan busur (bow arm) setinggi bahu serta tangan penarik tali siap untuk menarik tali. ”
Beberapa hal yang perlu di perhatikan, yakni lengan penahan busur santai, tali ditarik oleh tiga jari yakni jari telunjuk, jari tengah serta jari manis. Tali diletakkan atau lebih tepatnya ditempatkan pada ruas-ruas jari pertama, serta tekanan busur pada telapak tangan penahan busur ditengah-tengah titik V, yang dibuat oleh ibu jari serta jari telunjuk (lengan penahan busur).

3. Tekhnik Dasar Panahan : Hooking And Gripping The BowHooking and Gripping the Bow adalah gerakan memanah dengan meleta...
19/08/2017

3. Tekhnik Dasar Panahan : Hooking And Gripping The Bow

Hooking and Gripping the Bow adalah gerakan memanah dengan meletakkan ataupun mengaitkan jari di tali sesudah anak panah atau nocking point terpasang dengan benar.

Posisi jari mesti diletakkan pada tali serta tali mesti diposisikan di sendi pertama, lebih tepatnya di bagian sendi atas jari telunjuk, dibawah jari tengah serta di belakang sendiri jari manis.

Butuh diingat janganlah coba menempatkan tali pada sendi pertama dibagian jari atas serta bawah. Hal semacam ini dapat membahayakan perubahan sendi.

Saat sebelum menerbangkan atau menembah anak panah seseorang pemanah mesti mengecheck terlebih dulu tab tali pada nocking point dengan posisi jari di tab.

Supaya proses penembakan panah jalan lancar tambah baik memakai pembatas jari hingga jari bakal ada pada posisinya dengan benar serta merasa lebih relaks.

Jika tidak memakai pembatas jari jari bakal merasa condong menebar. Hingga dapat menggangu proses penembakan.

2. Teknik Panahan Dengan Memasang Ekor Panah (nocking)Menempatkan ekor anak panah (nocking) yaitu : “Gerakan meletakkan ...
18/08/2017

2. Teknik Panahan Dengan Memasang Ekor Panah (nocking)

Menempatkan ekor anak panah (nocking) yaitu : “Gerakan meletakkan atau memasukkan ekor panah ke tempat anak panah (nocking point) pada tali serta meletakkan gandar (shaft) pada sandaran anak panah (arrow rest). Lantas diikuti dengan meletakkan jari-jari penarik pada tali serta siap menarik tali. ” Menempatkan ekor panah dalam berolahraga panahan dapat jadi fatal jika salah peletakan baik sangat atas maupun sangat bawah, butuh untuk memerhatikan kembali apakah anak panah yang dipasang udah lurus tersandar di busur atau mungkin belum.

Faktor I : Bulu indeks di bagian ekor panah mesti menjauhi segi jendela busur.
Faktor II : Ekor panah mesti tapat masuk ke tali.
Faktor III : Nocking point (anak panah) mesti betul-betul masuk serta cocok ke nock. Jika anak panah sangat besar ataupun longgar bakal menggangu terbangnya anak panah.

Teknik Panahan untuk Pemula1. Teknik Panahan Sikap Berdiri (stand)Sikap berdiri (stand), yaitu “Sikap/posisi kaki pada l...
18/08/2017

Teknik Panahan untuk Pemula

1. Teknik Panahan Sikap Berdiri (stand)

Sikap berdiri (stand), yaitu “Sikap/posisi kaki pada lantai atau tanah. Sikap berdiri yang baik ditandai oleh : (1) titik berat tubuh ditumpu oleh ke-2 kaki/tungkai secara seimbang, (2) tubuh tegak, tidak cenderung ke depan atau ke belakang, ke samping kanan maupun ke samping kiri. ” Ada empat jenis sikap kaki dalam panahan, yakni open stand, square stand, close stand, serta oblique stand. Tetapi untuk pemula, yang rata-rata digunakan yaitu sikap square stand atau open stand

a. Sejajar (square stand)

· Posisi kaki pemanah terbuka selebar bahu serta sejajar dengan garis tembak.
· Pemahan pemula dianjurkan untuk mempergunakan langkah tersebut 1 hingga 2 tahun, berikutnya baru berpindah ke terbuka (open stance)
· Langkah berdiri sejajar gampang dikerjakan untuk bikin garis lurus dengan tujuan, tetapi dalam soal ini butuh diingat, yakni pada saat menarik serta holding condong tubuh bergerak.

b. Terbuka (open stand)

Posisi kaki pemanah bikin pojok 450 dengan garis tembak.
· Pada ketika menarik, posisi tubuh lebih stabil.
· Posisi leher atau kepala semakin lebih santai serta pandangan pemanah lebih gampang untuk focus kedepan.
· Langkah berdiri seperti ini disarankan untuk pemanah kelanjutan, katena pada tarikan penuh bakal banyak space room pada bahu.

Supaya meraih tubuh yang seimbang serta sikap berdiri yang benar ada 3 hal yang perlu di perhatikan yakni :

Pertama : Jarak antar kedua kaki mesti selebar bahu.
Kedua : Ujung kaki mesti menyentuh garis khayal dibagian tengah tujuan tujuan. Dan
Ketiga : Pastikan dulu kedua lutut dalam keadaan santai (tidak tegang).

Sikap posisi kaki yang benar dalam berolahraga panahan ada 4 jenis, salah satunya :

1. Square or Parallel Stance adalah sikap posisi kaki sejajar dengan lantai. Yaitu dengan meluruskan kedua ujuang kaki sejajar dengan tujuan tujuan. Sedang posisi dada dengan tujuan membuat sudur 90 derajat.

2. Open Stance adalah posisi kaki pada lantai terbuka sedikit lebar. Dalam pengertian posisi kaki kanan sedikit maju ke depan serta kaki kiri sejajar dengan tujuan tujuan sedikit serong ke kiri. Tubuh membuat pojok 60 derajat.

3. Close Stance adalah sikap atau posisi kaki pada ketika berdiri diatas lantai secara tertutup. Tujuannya yaitu bagain ujung kaki kanan menyentuh garis khayal serta sisi tumit kaki kiri bersentuhan garis khayal atau sejajar dengan kaki kanan. Dada membuat pojok 120 derajat.

4. Oblique Stance adalah kebalikan dari closes stance yaitu sisi ujung kaki depan sejajar dengan sisi ujung kaki kiri dengan arah menyerong menuju tengah tujuan. Serta dada membuat pojok 45 derajat.

Address

Jalan Sawo Barat No: 99
Tegal
52112

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Naafi Archery posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category