19/08/2017
6. Tekhnik Panahan Dengan Menarik Tali Busur (drawing)
Menarik tali busur (drawing) yaitu : “Gerakan menarik tali hingga menyentuh dagu, bibir dan atau hidung. Lantas dilanjutkan dengan menjangkarkan tangan penarik tali di dagu. ”Ada tiga fase gerakan menarik, yakni pre-draw, primary draw serta secondary draw. Pre-draw yaitu gerakan tarikan awal. Pada sekarang sendi bahu, sendi siku serta sendi pergelangan tangan sudah dikunci.
Primary-draw atau tarikan paling utama yaitu gerakan tarikan dari posisi pre-draw hingga tali menyentuh atau melekat serta sedikit menghimpit atau mengetat di bagian dagu, bibir serta hidung serta selesai pada posisi penjangkaran.
Secondary-draw atau tarikan kedua yaitu gerakan menahan tarikan pada posisi penjangkaran hingga melepas tali (release). Anggota tubuh yang dipakai untuk menarik yaitu : jari, punggung telapak (wirst), serta lengan bawah. Ketiga sisi ini pada posisi lurus lantas lengan atas berikutnya bahu serta otot belakang. Rata-rata pemanah-pemanah pemula cuma memakai jari-jari saja, rata-rata mereka tidak memakai otot-otot yang semestinya dipakai seperti yang udah diterangkan.
Segi yang harus di perhatikan saat melakukan Tekhnik Panahan drawing :
1. Ketika drawing mesti bernapas. Serta ketika busur diangkat, ambillah napas dengan memakai teknik pernafasan diafragma.
2. Tarik lurus sesuai sama lintasan tali sampai menyentuh dagu dari sikap set-up. Kurang lebih 2-3 inch di bahwah anchor point. Pastikan dulu ketika menarik serileks mungkin saja sampai gerakan menembak.
3. Untuk mendapat perasaan santai ketika menarik tali busur ambillah napas secara perlahan.
4. Angel atau pojok tangan kanan sisi belakang mesti stabil. Pemanah janganlah memutar tangan ketika melakuakn drawing. Lantaran memutar tangan dapat meyebabkan puntiran tali (torque) jadi lebar.
5. Ada dua hal yang butuh di perhatikan yaitu lengan penarik serta jari penarik. Kedua hal semacam ini mesti dikerjakan maksimal ketika melakukan penarikan. Jika tidak bakal mengakibatkan jari-jari tangan lemas.
6. Ketika melaksanakan drawing, visir mesti pas ada diatas pusat garis horizontal. Ini mempunyai tujuan untuk menambah lengan panahan busur sebagai tanda bidikan.
7. Ketika lakukan penarikan busur, bahu tetap ada pada posisinya. Dalam pengertian tidak sangat rendah serta menonjol.
8. Ketika lengan panahan busur diluruskan bakal terlihat berupa huruf “V” di ujung bahu. Hal semacam ini bisa terbentuk bila otot tricep pada lengan panahan busur mesti kuat supaya bantu bow shoulder tidak menonjol.
9. Pakai otot bahu ketika menarik busur. Yakni otot deltoideus posterior, tere major, rhomboideus serta travezius.