07/10/2020
Walau sedang kekurangan juga, tapi pengeluaran Saya justru meningkat drastis selama pandemi ini. Saya dan istri jadi sering beli makanan di luar. Tujuannya sederhana, supaya warung-warung makan diluar sana tetap hidup.
Di awal-awal pandemi, ada warteg di dekat komplek rumah Saya yang hampir saja tutup karena tak ada pembeli. Selama pandemi, orang lebih banyak berhemat dan menyimpan uang. Akhirnya beberapa orang warga komplek berinisiatif untuk memesan catering makan siang di warteg tersebut. Akhirnya warteg tersebut bisa bertahan hingga hari ini.
Saya tak bisa membayangkan, jika warteg tersebut tutup, kemana buruh-buruh asal Garut yang sedang mengerjakan proyek p**a air itu akan makan. Saat ini mereka hanya mampu berhutang di warteg tersebut, karena honor tak kunjung dibayar.
Saya meminta tolong kepada teman-teman yang masih memiliki uang di masa pandemi ini, belanjakanlah sebanyak-banyaknya sesuai dengan kemampuan anda, agar roda ekonomi tetap berputar dan tenaga kerja masih bisa mendapat gaji karena warung makan tempatnya bekerja tidak tutup.
Budayakanlah hidup boros, karena dibalik sikap boros kita, tersimpan rezeki miliki orang lain. Thanks
Regards,
RR