23/02/2023
DINAMIKA KEHIDUPAN MANUSIA
Dinamika kehidupan manusia dari zaman dahulu, sekarang bahkan sampai hari akhir tentunya akan seperti apa yang kita lihat apa yang dengan sekarang ini. Banyak manusia yang sepertinya bahagia, namun ternyata batinnya menderita, perih, pedih, hampa dan kecewa, bahkan ada yang marah dengan keadaan kehidupannya atau lingkungannya sendiri, bahkan ada yang kecewa melihat prilaku pemimpin bangsanya atau pemimpin di dunia ini.
Selain itu ada juga kehidupan yang menyedihkan, tidak punya harta serta tidak punya kepandaian baik itu keahlian dibidang pekerjaan yang di butuhkan oleh orang lain, ada yang s**a bermusuh-musuhan satu dengan yang lainnya, ada yang s**a pamer, ada yang iri dengki, ada yang saling menolong serta ada yang saling berbagi kasih dan lain sebagainya.
Itulah realita kehidupan yang sangat sering kita lihat dari kita dahulu sampai saat ini, bahkan ada manusia yang mengatakan bahwa dirinya adalah utusan tuhan, wakil tuhan atau orang yang paling benar pendapatnya di muka bumi ini. Selain itu kita sering mendengar perseteruan antara manusia yang mengatakan dirinya paling benar, sehingga membuat ketersinggungan dengan orang lain.
Kemudian kita juga sering mendengar perseteruan dan pertikaian antar golongan, agama dan suku, serta bangsa-bangsa yang saling berperang yang tentunya semua itu berujung pada kehancuran.
Terkadang kita sering merenung dalam benak pikiran dan hati kita seperti:
1. Mengapa kehidupan seperti ini, dimana-mana selalu ada perseteruan, percekcokan, perkelahian, permusuhan yang berujung pada kekecewaan dan kehancuran hati yang merasa menderita dan kecewa serta dendam kesumat dalam diri manusia.
2. Harus bagaimanakah aku menjalani kehidupan ini, aku harus seperti apa, golongan mana yang harus aku ikuti, guru mana yang bisa benar-benar menjadi panutan dalam kehidupanku?
3. Tuhan dimanakah Engkau, mengapa engkau biarkan kehidupan yang carut marut di muka bumi ini, bukankah engkau memiliki kemampuan menenangkan manusia di muka bumi ini, hidup damai dan rukun serta penuh kasih sayang sayang, agar hidup damai dan bahagia.
4. Siapakah aku ini sebenarnya, mengapa aku begitu susah mencapai cita-cita atau harapanku, mengapa ada manusia yang begitu gampang meraih cita-citanya sehingga hidupnya bahagia.
5. Apa hakikat kehidupan ini, sebenarnya hidup di dunia ini bakal mati, terus buat apa derita panjang ini.
6. Mengapa Tuhan ciptakan derita di dunia, mati diancam masuk neraka, betapa rumitnya hidup ini, Tuhan aku harus bagaimana, katanya engkau ada, jawablah jeritan batin ini ya Tuhan jika engkau memang ada.
7. Apa kesalahanku kok hidup ini penuh dengan lika liku yang tidak menentu, mengapa dan harus bagaimana aku melangkah.
8. Hidup ini, kadang bahagia, kadang menderita, kadang sedih, kadang penuh semangat kemudian kecewa, bahkan kadang merasa putus ada. Semua dimensi perasaan yang selalu berubah-ubah membuat penderitaan batin yang akhirnya berujung pada putus asa, penyakit mental dan lain sebagainya.
9. Kemudian masih banyak renungan-renungan yang sering kita lakukan sebagai manusia yang beriman dan mungkin juga sebagai manusia yang tidak beriman, atau memiliki iman namun kurang optimal keyakinan tentang Tuhan
10. Apa yang harus kita lakukan untuk meneruskan kehidupan yang serba tidak menentu ini?
11. Dari semua permasalahan kehidupan masing-masing manusia tentunya semuanya memiliki keinginan berakhir dengan kehidupan yang damai, tentram, bahagia lahir dan batin, untuk itu semua temukan jawabannya dalam karya-karya buku saya yang saya tulis dengan berbagai judul sesuai dengan kemampuan yang di berikan Allah Yang Menguasai ilmunya baik yang lahir dan gaib kepada saya sebagai orang yang terus mencari inti kedamaian, ketenangan dan kebahagiaan lahir dan batin. Tentunya semuanya tidak ada yang sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Allah Yang Maha Suci dan Maha Agung.
Terus Dimana sih inti kebenaran itu?
Dimanakah Inti Kedamiaan dan ketenangan itu?
Dimanakah Inti Kehidupan ini sebenarnya?
Benarkah Tuhan selalu menolong kita?
Benarkan Tuhan selalu bersama kita?
Apakah hidup aku harus seperti ini deritanya?
Lalu untuk apa hidup ini?
Dari fenomena tersebut diatas, dan selama saya mengkaji kehidupan ini, baik itu dari aspek manusia, agama, budaya, sosial politik serta rohani dan spiritual, tentunya tidak ada salahnya saya mencoba berbagi pengalaman tersebut agar arah kehidupan kita semakin jelas, apa saja yang harus kita lakukan dalam kehidupan ini, sesuai dengan keyakinan, kemampuan serta misi hidup kita yang sejati.
Jawaban tersebut tentunya sudah saya rangkum dalam judul buku-buku saya yang telah saya tulisan di tahun 2022 sebanyak 4 judul buku yaitu:
1. Cara Mudah Menemukan Jati diri
2. Salik dan Kebajikan
3. Konsep Samawa
4. Afirmasi memperbaiki diri (Golden Mind Success).
Selanjutnya masih ada judul buku yang masih dalam proses edit yang tentunya Isnya Allah akan terbit pada Tahun 2023 ini.
Selanjutnya jika anda ingin benar-benar menemukan jawaban dengan cepat dan akurat tentang kehidupan dalam diri Anda, mengapa masa lalu anda sepeti yang anda rasakan, mengapa saat kehidupan anda saat ini seperti ini, dan bagaimana masa depan Anda baik itu masa depan kepentingan dunia dan akhirat maka Ikutilah Workshop yang belum pernah ada di muka bumi ini, yang akan kami selenggarakan pada tanggal 4-5 Maret di Yogyakarta.