02/01/2025
Teman Seperjalanan di kapal.
Saat harus melakukan perjalanan menuju suatu tempat dengan menggunakan Ketinting ( kapal motor yang biasa mengaliri Sungai Mahakam, berpenumpang antara 20 - 30 orang ), selain buku, teman ngobrol ngobril jadi sangat penting bagi perjalanan ini.
Seorang anak muda di samping saya bernama Wawan sedang asyik membaca buku berjudul " Psikologi Anak '. Weiiiisss..keren betul. Rambut gaya anak muda masa kini, lengkap dengan aksesories kacamata.Keren.
Dan akhirnya , kami terlibat pembicaraan. Ternyata dia mahasiswa jurusan psikologi Unhas yang akan mudik ke kampungnya di Malinau.
Pembicaraan kami cukup seru dan membuat saya terpana, saat di sela sela pembicaraan, perhatiannya masih sempat ditujukan pada anak kecil disebelahnya yang sebentar sebentar menagis, meronta ingin lepas dr orangtuanya.
Dengan ramahnya ia meredakan tangis anak tersebut, sambil mengeluarkan suara binatang ( huaaaaaahhh....itu kan ranahnya saya dan teman teman Pend**geng ).
Kemudian ngobrol lagi, sambil dia bercerita.
"Adik saya sejak kecil ndak sempat digend**g, diajak main atau dicandai ayah saya bu, jadi kalau sy dengar anak yang menangis, selalu ingat adik.
Makanya, saya masuk jurusan ini, supaya bisa bantu orang banyak dan kalau berkeluarga bisa lebih baik dan saya disukai oleh anak anak saya kelak.
Hmmmm......semoga tercapai harapanmu nak.
Saat kami sampai tujuan ,saya sempat menitipkan satu kalimat.
"Apapun yang Nanda alami saat ini, teruslah berfikir dan berbuat Positif".
Lalu ia menyambung nya dengan kata kata.
"Iya bu...saya pernah dengar kata kata itu,apakah benar , dengan kita berfikir dan berbuat positif, alam akan meresponnya ?.
Belum sempat saya menjawab, ia melanjutkan dengan kalimat yang tak terduga.
"Oya, bukankah hari ini saya sudah mendapatkan respon positifnya dari ibu yang mau mendengarkan saya bercerita,walau kita tidak saling kenal ?
Terima Kasih, senang mengenal ibu".
Dengan ramah ia menganggukan kepala sambil menyatukan kedua tangannya dan siap siap berkemas,karena kami sudah tiba di Pelabuhan.
Saya juga mengucapkan terima kasih, bahwa " masih banyak Anak Muda yang serius memikirkan generasinya untuk menjadi lebih baik .
(Bunda Keren , Malinau 02 Jan 2015)
Cerita ini sangat menarik bagi saya, dan ingin saya bagikan kembali untuk mengingatkan saya bahwa masih banyak anak muda yang peduli dengan anak anak masa depan.
Semoga masih banyak lagi anak anak muda yang benar benar memikirkan masa depan negara ini. Bangsa ini.