26/05/2026
TIRTA PENGLUKATAN DARI PADYUSAN (PERMANDIAN) PARA DEWA
Untuk memahami mantra ini seseorang perlu belajar bahasa Jawa yang akarnya adalah Jawa Kuna. Sebab akan banyak pemenggalan yang janggal ketika tidak dibarengi dengan pemahaman arti.
Beberapa kata kunci yang perlu diketahui oleh pemangku agar tidak salam memahami, antara lain:
Muncar: memancar, muncul; Arah: Wetan (timur), kidul (selatan), kulon (barat), utara/lor Utara), madya (tengah); Tininggalana: terlihatlah (dari kata ting(h)al: lihat), Jambangan (tempat air), Nira (air), telaga (kolam), noja (sejenis tanaman obat), Telaga noja: kolam obat, Tinanceban (tertanan), Tunjung: teratai, Padyusan: permandian, Ira (Nya).
OM GANGGA MUNCAR SAKING WETAN
TININGHALANA TELAGA NOJA JAMBANGAN NIRA SLAKA
TINANCEBAN TUNJUNG PUTIH PADYUSANIRA DEWA ISWARA
PANGHILANGANING SARWA ROGA MOKSAH ILANG.
Gangga timbul dari timur terlihatlah telaga obat tempat air (dan) airnya perak, tertanam teratai putih, permandian-Nya Dewa Iswara yang melenyapkan semua roga (penyakit), menjadi lenyap menghilang.
OM GANGGA MUNCAR SAKING KIDUL
TININGHALANA TELAGA NOJA, JAMBANGAN NIRA TEMAGA
TINANCEBAN TUNJUNG BANG PADYUSANIRA DEWA BRAHMA
PANGHILANGANING SARWA WIGNA MOKSAH ILANG.
Gangga timbul dari selatan terlihatlah telaga obat tempat air (dan) airnya Tembaga, tertanam teratai merah, permandian-Nya Dewa Brahma yang melenyapkan semua wighna (rintangan), menjadi lenyap menghilang.
OM GANGGA MUNCAR SAKING KULON
TININGHALANA TELAGA NOJA JAMBANGAN NIRA MAS
TINANCEBAN TUNJUNG KUNING PADYUSANIRA DEWA MAHADEWA
PANGHILANGANING SARWA KLESA MOKSAH ILANG
Gangga timbul dari barat terlihatlah telaga obat tempat air (dan) airnya emas, tertanam teratai kuning, permandian-Nya Dewa Mahadewa yang melenyapkan semua Klesa (Kekotoran), menjadi lenyap menghilang.
OM GANGGA MUNCAR SAKING UTARA
TININGhALANA TELAGA NOJA JAMBANGAN NIRA WESI
TINANCEBAN TUNJUNG KRESNA PADYUSANIRA DEWA WISNU
PANGHILANGANING SARWA PAPA PATAKA MOKSAH ILANG.
Gangga timbul dari utara terlihatlah telaga obat tempat air (dan) airnya besi, tertanam teratai hitam, permandian-Nya Dewa Wisnu yang melenyapkan semua Papa Pataka (kehinaan dan bencana), menjadi lenyap menghilang.
OM GANGGA MUNCAR SAKING MADYA
TININGALAN TELAGA NOJA JAMBANGAN NIRA MANCA WARNA
TINANCEBAN TUNJUNG MANCA WARNA PADYUSANIRA DEWA SIWA
PANGHILANGANING SARWA DASA MALA MOKSAH ILANG
Gangga timbul dari tengah terlihatlah telaga obat tempat air (dan) airnya manca warna, tertanam teratai manca warna, permandian-Nya Dewa Shiwa yang melenyapkan semua Dasa Mala (sepuluh Kekotoran bathin), menjadi lenyap menghilang.