27/11/2023
Ada pasangan yang sudah 20 tahun menikah, tapi istri merasa tidak dicintai suaminya selama pernikahan. Sementara suami justru merasa sangat mencintai istrinya.
Apa yang salah?
Yang salah adalah pasangan suami istri tersebut memiliki bahasa kasih yang berbeda.
Ternyata Istri senang dipeluk, disentuh, dirangkul (Bahasa kasihnya sentuhan fisik). Suami justru jarang meluk, seringnya memuji, menyanjung dengan kata kata (bahasa kasih suami pujian/kata-kata).
Perbedaan bahasa kasih ini, yang kemudian mengantarkan rumah tangga yang dibina 20 tahun menjadi hambar.
Dalam kesempatan membersamai ratusan ibu-ibu Bhayangkari Cabang Pekanbaru kemarin, saya menyampaikan ada 5 bahasa kasih (berbeda setiap orang):
1.Pujian
2.Waktu
3.Sentuhan Fisik
4.Pelayanan
5.Menerima Hadiah
Setiap orang berbeda bahasa kasihnya, ada pasangan yang senang dipuji, ada pasangan yang senang dilayani, ada pasangan yang tidak membolehkan istri beraktivitas (dirumah aja menemani suami), ada pasangan yang rajin memberi hadiah.
Mengetahui bahasa kasih pasangan akan memudahkan kita merawat cinta dalam Pernikahan.
Bagaimana cara mengetahui bahasa kasih pasangan?
Dilain waktu kita bahas yaβΊοΈ
-----
Dokumentasi Seminar Membangun Rumah Tangga Harmonis, Bhayangkari Cabang Kota Pekanbaru Bersama Coach Merni Yanti.