Stadion Hoegeng

Stadion Hoegeng Stadion Hoegeng berkapasitas lebih dari 20.000 penonton

Stadion Hoegeng DiresmikanWali Kota Pekalongan Achmad Alf Arslan Djunaid meresmikan perubahan nama Stadion Kraton menjad...
21/04/2017

Stadion Hoegeng Diresmikan

Wali Kota Pekalongan Achmad Alf Arslan Djunaid meresmikan perubahan nama Stadion Kraton menjadi Stadion Hoegeng, Jumat (21/4). Peresmian dilaksanakan usai upacara peringatan Hari Kartini dan dihadiri oleh istri mantan Kapolri Hoegeng Imam Santoso, Meriyati Roeslani beserta keluarganya.

Hadir juga Wakapolda Jateng Brigjen Pol Drs. Indrajit dan kapolres se-eks Polwil Pekalongan. Peresmian diawali dengan menyanyikan bersama lagu Hymne Hoegeng, dilanjutkan dengan penyerahan buku Hoegeng dari Meriyati kepada generasi penerus. Setelah itu, penandatanganan prasasti dan diakhiri dengan pelepasan balon ke udara oleh Meriyati Hoegeng.

Cucu pertama Hoegeng, Krisnadi Ramajaya yang mewakili keluarga Hoegeng mengucapkan terima kasih yang terdalam kepada masyarakat Kota Pekalongan. “Saat ini saya susah untuk berkata-kata. Hanya rasa syukur syukur syukur dan terima kasih yang dalam untuk semua sedulur di Kota Pekalongan yang telah memberikan nama almarhum pada stadion ini,” terangnya.

Menurut dia, dengan peresmian Stadion Hoegeng, keluarga mempunyai tanggung jawab moral yang lebih besar. “Almarhum tidak meninggalkan harta, tetapi meninggalkan nama. Meninggalkan nama sangat berat untuk menjaganya. Saya berharap, stadion ini bisa memberikan kontribusi bagi lahirnya atlet-atlet dan tunas-tunas Kota Ppekalongan untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa,” harapnya.

Pada acara itu, Meriyati sempat menyanyikan lagu “Hamba Menyanyi” didampingi Reni, anak pertamanya yang lahir di Kelurahan Poncol, Kota Pekalongan. Wali Kota Achmad Alf Arslan Djunaid berharap masyarakat Kota Pekalongan meneladani sosok Hoegeng.

Sementara itu, Wakapolda mengatakan, Hoegeng tidak hanya sosok teladan dan panutan bagi polisi, tetapi juga masyarakat yang menjunjung tinggi kejujuran. “Hoegeng merupakan simbol polisi jujur. Kinerja dan perbuatannya menjadi contoh, inspirasi dan teladan,” terangnya.

Ia berharap, Hoegeng segera mendapatkan gelar sebagai pahlawan nasional. Sebelumnya, Ketua Majelis Perwalian Rakyat (Mapera) Kota Pekalongan Supriyadi menjelaskan, warga Kota Pekalongan sangat ingin Hoegeng ditetapkan sebagai pahlawan nasional. “Belum ada putra daerah yang jadi pahlawan nasional. Kami introspeksi dengan menggelar FGD. Dari 143 peserta yang hadir, suara yang terkumpul 215 persen. Mengapa demikian, karena peserta menyatakan sangat sangat setuju, berkeinginan nama Hoegeng diusung menjadi pahlawan nasional,” paparnya.

SUARA MERDEKA CYBERNEWS

Pesan Kejujuran Dari Jenderal Polisi Hoegeng Untuk Warga Kota PekalonganPemerintah Kota Pekalongan mendapat kunjungan is...
25/01/2017

Pesan Kejujuran Dari Jenderal Polisi Hoegeng Untuk Warga Kota Pekalongan

Pemerintah Kota Pekalongan mendapat kunjungan istimewa pada minggu 22 januari 2017 kemarin. Sebab istri dan keluarga dari salah satu tokoh yakni ibu Marry Hoegeng dan Aditya Hoegeng melakukan kunjungan ke Pekalongan.

Wakil walikota Pekalongan Saelany Mahfudz menjelaskan, jenderal polisi Hoegeng yang merupakan orang pekalongan ini merupakan satu tokoh kejujuran bagi masyarakat. Jabatan sebagai kapolri yang ke 5 itulah merupakan satu nilai yang ia contohkan bagi masyarakat.

Sementara itu dari pihak keluarga, Aditya Hoegeng yang merupakan putra kedua sang jenderal menambahkan, pihak keluarga merasa berterimakasih kepada warga Pekalongan sebab selain sudah memberikan penghargaan untuk nama stadion, juga begitu apresiasi dan memberi penilaian yang baik kepada Hoegeng. Ia berharap kisah bapaknya tersebut bisa menjadi teladan bagi semuanya.

Radio Bintang Sembilan Pekalongan 103.8FM

05/11/2016

Senam Aerobik Massal di Stadion Jenderal Hoegeng Pekalongan Jadi Agenda Rutin

Sudah tiga pekan ini, terutama setiap Minggu pagi, suasana di kawasan Stadion Hoegeng berbeda dengan harihari sebelumnya. Pada saat itu, mulai anak-anak hingga orang tua tumplek bleg berkumpul di tempat tersebut. Kedatangan mereka di kawasan ini untuk mengikuti senam aerobik massal yang diselenggarakan ormas Lindu Aji yang bekerjasama dengan PABBSI Kota Pekalongan.

Ya, senam kebugaran ini sudah dilaksanakan sebanyak tiga kali, terhitung mulai Minggu (16/10) hingga sekarang. Acara tersebut sudah menjadi agenda rutin dari kedua organisasi ini sehingga setiap minggu pagi selalu diselenggarakan. Agar pelaksaan event ini semakin meriah, panitia setempat mengundang instruktur senam sebagai pemandu kegiatan. ‘’Bagi semua warga yang punya waktu luang, sempatkan datang ke Stadion Hogeng mengikuti senam bersama,’’ ujar Ketua DPC Lindu Aji Kota Pekalongan Doni Eko Wijaya di sela-sela acara tersebut, kemarin pagi.

Cuaca Mendung

Saat senam bersama untuk kali kedua, cuaca di kawasan stadion sempat mendung. Namun mengingat sudah menjadi agenda rutin, pihaknya pun tetap menyiapkan beberapa peralatan kegiatan seperti panggung dan sound system. Warga pun sudah cukup banyak yang berkumpul dan kegiatan rutin ini kemudian digelar. Tiba-tiba hujan turun dan pesertanya pun berlarian mencari tempat berteduh.

Karena hujan tak kunjung reda, akhirnya kegiatan itu diakhiri dan warga pulang ke rumahnya masing-masing. ‘’Pokoknya kami sudah berusaha eksis menggelar senam massal ini,’’tandas dia. Selanjutnya dijelaskan, pelaksanaan kegiatan mingguan ini semata-mata untuk meramaikan kawasan Stadion Hoegeng. Pada hari biasa, di sekitar daerah itu cukup sepi, hanya beberapa warga yang memanfaatkan untuk olahraga pagi. Padahal kawasan itu cukup luas sehingga sayang kalau tak dipakai untuk kegiatan.

Melihat kondisi tersebut, akhirnya jajaran Lindu Aji Kota Batik menggelar senam bersama supaya suasana lebih semarak. Kalau melihat hasilnya, boleh dibilang cukup berhasil karena setiap pekan jumlah peserta meningkat. Moment ini juga dimanfaatkan sejumlah pedagang menjajakan dagangannya di beberapa sisi tempat acara.

SUARA MERDEKA CYBERNEWS

    → PERSIP Pekalongan vs Psis Ofisial 16/6/2016 Jam 21:00 Waktu Indonesia Pekalongan
14/06/2016

→ PERSIP Pekalongan vs Psis Ofisial 16/6/2016 Jam 21:00 Waktu Indonesia Pekalongan

  vs PSGC Ciamis 28/5 Jam 15:30   VIP/Barat 30rb ~ timur 20rb ~ utara/selatan 15rb
26/05/2016

vs PSGC Ciamis 28/5 Jam 15:30 VIP/Barat 30rb ~ timur 20rb ~ utara/selatan 15rb

Hoegeng Diabadikan sebagai Nama StadionNama Mantan Kapolri, Jenderal Hoegeng akan diabadikan sebagai nama stadion di Kot...
15/04/2016

Hoegeng Diabadikan sebagai Nama Stadion

Nama Mantan Kapolri, Jenderal Hoegeng akan diabadikan sebagai nama stadion di Kota Pekalongan, dengan menggantikan nama Stadion Kota Batik, yang dahulunya dikenal stadion Kraton.

Gantikan NamaKepastian penggunaan nama tokoh asli Pekalongan sebagai nama stadion, sudah dicantumkan dalam Surat Keputusan (SK) tentang perubahan nama Stadion Kota Batik menjadi Stadion Hoegeng, yang ditandatangani Walikota HA Alf Arslan Djunaid.

Hal itu diungkapkan Kabag Tata Pemerintahan Setda Pekalongan, Sriyana kepada Radar. Dia membenarkan bahwa sudah ada SK tentang perubahan nama stadion menjadi Stadion Hoegeng. “Sudah ada persetujuan dari Walikota. Surat Keputusan (SK) Walikota tentang perubahan nama tersebut sudah turun akhir Maret lalu,” terangnya, Selasa (12/4).

Dikatakan Sriyana, saat ini peresmian nama stadion tinggal menunggu seremonial. Sebelumnya, peresmian direncanakan masuk dalam rangkaian peringatan HUT Kota Pekalongan ke 110. Namun karena padatnya acara membuat peresmian diundur. “Nanti akan dilaunching, ditunggu saja mungkin dalam waktu dekat,” sambungnya.

Dia melanjutkan, tujuan utama perubahan nama Stadion Kota Batik menjadi Stadion Hoegeng adalah untuk mendukung pengusulan gelar pahlawan nasional terhadap Hoegeng. Salah satu syarat administrasi usulan calon pahlawan nasional, telah diabadikan namanya melalui sarana monumental. Sehingga dikenal masyarakat.

“Untuk mengusulkan sebagai pahlawan nasional, Pemkot memberikan nama Hoegeng sebagai nama Stadion. Karena salah satu syarat mengusulkan pahlawan nasional adalah namanya dipakai sebagai nama jalan atau nama gedung,” sambungnya. Selanjutnya, usai perubahan nama diresmikan pihaknya akan mengusulkannya ke Kementrian Sosial.

Sebelumnya, kelompok masyarakat yang tergabung dalam Majelis Perwalian Rakyat (Mapera) mengusulkan agar Jenderal Hoegeng ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Salah satu proses yang harus dijalankan dalam pengusulan tersebut salah satunya dengan mengabadikan nama Hoegeng menjadi nama bangunan, gedung atau nama jalan.

“Sebelumnya memang banyak usulan untuk penggunaan nama Hoegeng. Mulai dari nama rumah sakit, nama jalan, dan nama stadion. Tetapi kemudian diputuskan untuk nama stadion,” tutur Ketua Mapera, Supriyadi.

Pemilihan pengabadian nama Hoegeng sebagai nama stadion, dipilih karena proses yang lebih mudah. Selain itu, stadion melambangkan kebesaran, sportifitas dan kejujuran.

“Tujuan utamanya tentu ingin mengabadikan nama Jenderal Hoegeng beserta seluruh sifat baik yang dimilikinya agar menjadi inspirasi bagi masyarakat. Pak Hoegeng ini dikenal jujur dan sederhana, sifat-sifat inilah yang kami harapkan bisa dicontoh, bisa menjadi panutan bagi masyarakat dengan mengabadikan namanya sebagai nama stadion,” tandas pria yang pernah jadi calon walikota dari jalur Independen itu.

Radar Pekalongan

   ISL-ALL STAR STADION KOTA BATIK, 11 MARET 2016 https://t.co/u5ytTCqFLv via
15/03/2016

ISL-ALL STAR STADION KOTA BATIK, 11 MARET 2016 https://t.co/u5ytTCqFLv via

Get the whole picture - and other photos from Stadion Kota Batik

06/03/2016





Address

Jalan Bahagia
Pekalongan
51114

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Stadion Hoegeng posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share