30/11/2013
Menurut Anggaran Rumah Tangga Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia Tahun 1993, BAB IV, Pasal 18, bahwasanya : "Lambang Perguruan diwujudkan dalam gambar melingkar yang terdiri dari lintasan tendangan kaki kearah delapan penjuru yang bagian tengahnya terdiri dari merah-putih dengan dua keris tradisional bersilang ditengah-tengah dan terhunus ke atas yang dikelilingi oleh dua untaian padi yang menghadap ke atas."
Arti Lambang :
1. Gambaran Kaki ke arah delapan penjuru mata angin merupakan lambang bahwa PPS-SMI dapat dikembangkan ke berbagai wilayah NKRI dan ke seluruah Dunia.
Empat tendangan diwarnai Merah menunjukkan sifat "Lurus Benar Sehat Kuat" (Pembinaan Fisik) mengandung pengertian bahwa Pesilat PPS-SMI harus mempunyai cara bersilat yang Tepat menuju sasaran (mematikan), Benar gerakannya, dan dilandasi kondisi yang Sehat serta Kuat lahir dan Bathin.
Sedangkan Empat tendangan diwarnai Putih menunjukkan sifat "Lurus Benar Sabar Lillah" (Pembinaan Mental) mengandung pengertian bahwa Pesilat PPS-SMI senantiasa harus berjalan dijalan yang Lurus, setia untuk membela Kebenaran, bersifat Sabar dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Dua jenis keris pusaka nenek moyang mengandung arti bahwa ilmu bela diri yang diajarkan di PPS-SMI ini berasal dari nenk moyang Indonesia dan berlatar belakang kebudayaan Nasional.
3. Padi melambangkan kecenderungan Pesilat PPS-SMI senantiasa "Berilmu Padi makin berisi makin merunduk"
Helai daun padi mengandung falsafah seni Silat : Daun Padi itu tipis dan gemulai tetapi tajam bagaikan pisau "Bagi seorang Pesilat taktik menghindar cukup dalam jarak setipis daun padi tersebut".
4. Bendera Merah Putih melambangkan bahwa PPS-SMI adalah milik Republik Indonesia, yang berazaskan Pancasila.
5. Buhul ikatan padi yang berjumlah 5 (lima) buah dan mengikat erat daun untaian padi sebagai lambang ikatan batin satu keluarga Indonesia.
6. Tulisan "Satria Muda Indonesia" mengandung pengertian untuk membentuk manusia yang berjiwa Satria dan senantiasa Muda dalam semangat perjuangan cita-cita luhur.