IAI Nganjuk

IAI Nganjuk Berbagi ilmu dan pengetahuan kefarmasian untuk farmasis dan masyarakat

Rasionalitas Penggunaan Saline (0.9% NaCl) pada Pasien Pediatrik dengan Infeksi Saluran Pernafasan Atas Akut__________Te...
08/12/2016

Rasionalitas Penggunaan Saline (0.9% NaCl) pada Pasien Pediatrik dengan Infeksi Saluran Pernafasan Atas Akut
__________

Telah lazim di kalangan masyarakat bahwa penggunaan saline secara nasal pada pediatrik (baik nebulizer maupun intranasal spray) yang mengalami gangguan ISPA akut dapat mengurangi gejala gejala yang menyertainya. Gejala running nose (hidung berair) atau dengan adanya lendir (nose-discharge) dapat diatasi.

Namun,
Penelitian tentang penggunaan salin secara nasal ternyata TIDAK secara signifikan menghasilkan perbaikan gejala. Separuh dari partisipan penelitian mengalami gejala reaksi yang tidak diinginkan seperti iritasi dan mukosa kering.

Sehingga, perlu bukti yang lebih lanjut untuk mendukung penggunaan modalitas terapi berikut

Referensi :

enzhfrAcute upper respiratory tract infections (URTIs), including the common cold and rhinosinusitis, are common afflictions that cause discomfort and debilitation, and contribute significantly to workplace...enfrNasal saline treatment for acute upper airway infection symptomsAcute upper respiratory...

19/07/2016

Pusat Farmakovigilans Nasional
Drug Safety Rapid Alert System
Badan POM mengidentifikasi adanya isu aspek keamanan obat terkini mengenai produk obat mengandung tramadol yang ditengarai meningkatkan risiko efek samping depresi pernapasan pada anak - anak. Informasi ini kami peroleh dari beberapa sumber informasi antara lain dari jurnal Pediatric Journal tanggal 2 Februari 2015 (A case of respiratory depression in a child with ultrarapid CYP2D6 metabolism after tramadol), US Food and Drug Administration (US FDA), Health Canada, dan sumber informasi lainnya.

Informasi ini kami sampaikan sebagai komunikasi risiko dalam rangka meningkatkan awareness Bpk/Ibu sekalian dalam penggunaan obat ini.


Secara lengkap informasi dimaksud dapat Bapak/Ibu akses melalui link berikut:

http://e-meso.pom.go.id/Safety_Alert_:_Tramadol_dan_Risiko_Depresi_Pernapasan_Pada_Anak_-_Anak

Anda menerima Drug Safety Update ini karena alamat e-mail anda tersubskripsi dengan layanan Drug Safety Rapid Alert System dari Pusat Farmakovigilans Nasional, Badan POM.

Untuk memperbarui/update, memodifikasi alamat e-mail, atau berhenti subskripsi setiap waktu agar menghubungi kami
di [email protected] .

Pusat Farmakovigilans Nasional (National Center for Pharmacovigilance)
Direktorat Pengawasan Distribusi PT dan PKRT
Badan Pengawas Obat dan Makanan
Republik Indonesia

Anemia, Betulkah Berakibat pada Jantung?Anemia, suatu kondisi rendahnya zat haemoglobin dalam darah. Kondisi terjadi apa...
28/01/2016

Anemia, Betulkah Berakibat pada Jantung?

Anemia, suatu kondisi rendahnya zat haemoglobin dalam darah. Kondisi terjadi apabila seseorang mengalami perdarahan secara masif pada pasien dengan kondisi perdarahan berat, kerusakan sungsum tulang belakang, atau gangguan darah yang lain.
haemoglobin berfungsi untuk mentransportasikan oksigen ke seluruh sel di dalam tubuh sehingga fungsi respirasi pada tingkat seluler dapat berjalan dengan baik.

Namun, apa yang terjadi pada anemia?

Anemia mengakibatkan pasokan oksigen yang dibutuhkan tubuh berkurang. Kondisi ini fatal, karena oksigen merupakan bagian zat yang tidak tergantikan. Terjadilah proses kompensasi yang dilakukan oleh sistem kardiovaskuler demi proses respirasi tidak terganggu. Proses kompensasi melibatkan jantung. Jantung kemudian dipacu untuk meningkatkan stroke volume. Logikanya, jika satu kali pompaan jantung atau stroke volume membawa 100 oksigen pada kondisi normal, pada kondisi anemis akan menurun misalkan menjadi 50, maka jantung perlu memompa dua kali lipat sehingga kebutuhan 100 oksigen tersebut dapat tercapai. Jika dilihat dari sisi aliran darah, jantung harus berusaha keras supaya 2 kali stroke volume ini bisa sampai pada target dengan waktu yang relatif sama sehingga kekuatan jantung dalam memompa pun meningkat.

Kondisi kompensasi ini normal terjadi dan tidak mengganggu ketika terjadi dalam waktu singkat. Namun jika besifat kronis maka akan terjadi hipertrofi ventrikel kiri, apoptosis sel otot jantung dan terjadilah congestive heart failure serta serentetan kerusakan lain yang mana jantung terlibat di dalam sistem tersebut.

Sehingga, anemia bukanlah hal yang sepele bukan?
Kemudian bagaimana langkah farmasis?
[bersambung 1 dari 2 artikel]

Silverberg,DS., Wexler, Laina, 2004, J Nephrol. 17(6):749-61. The role of anemia in the progression of congestive heart failure. Is there a place for erythropoietin and intravenous iron? Diunduh dari http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15593047

gambar : http://content.onlinejacc.org/data/Journals/JAC/23133/04044_gr2.jpeg

28/01/2016

Bismillah, selamat pagi sejawat sekalian.. Bagaimana kabar? Semoga sehat dan senantiasa dalam lindungan Allah swt.
Mengacu dari rapat kerja pengcab iai nganjuk, sedianya kami akan berusaha mengupload setiap 2 pekan 1 artikel baru. Mohon masukan dan review dari sejawat sekalian demi kemajuan sajian kami sehingga bisa bermanfaat bagi profesi kita..
Dan tetap setia komitmen awal page ini kami sajikan untuk memberikan informasi terkait farmasi klinik secara khusus dan dunia farmasi secara umum..
Have a nice day folks!!

Masih Ingat Makna Terikat Protein 95%?Petualangan kita bersama dengan albumin hari ini membawa kita ke pemahaman bahwa a...
29/07/2015

Masih Ingat Makna Terikat Protein 95%?

Petualangan kita bersama dengan albumin hari ini membawa kita ke pemahaman bahwa albumin bak dump truck yang membawa material bangunan dari suatu sumber material ke tempat pembangunan.

Layaknya p**a suatu depo atau reservoir, albumin membawa dan melepas "muatan" obat secara pelan dan berkesinambungan (baca : stabilitas

Ikatan protein dengan obat merupakan ikatan yang bersifat reversible yang artinya obat yang awalnya bebas tidak terikat (dan bisa bermakna secara farmakologis) bisa terikat namun bisa lepas kembali.

Kemudian, makna terikat 95% atau berapa % artinya obat tersebut 95% berada pada bentuk terikat dan tidak bermakna secara farmakologis sehingga hanya 5% yang bebas atau bermakna secara farmakologis.

Pemahaman ini juga sebenarnya sudah kita pahami bersama, namun apabila sesuatu terjadi (suatu interaksi obat ataukah gangguan medis) sehingga obat yang terikat menjadi tinggal 90% atau berkurang 5%?
Artinya obat yang bebas mengalami kenaikan sebesar 100% atau dua kali lipat jumlah obat yang semula hanya 5% menjadi 10%.

Apa imbasnya?inilah yang menjadi kewaspadaan karena bisa jadi timbul :
1. Efek toksik karena konsentrasi obat meningkat drastis
2. Laju eliminasi bertambah cepat dan beban organ eliminasi meningkat karena konsentrasi obat yang bebas dan dimetabolisme juga meningkat. Beban ini menjadi membahayakan terutama jika bersifat destruksif pada organ elimiasi yaitu ginjal atau hepar.

Aplikasi dalam keseharian kita adalah kepedulian dan kewaspadaan mengenai pentingnya melihat kemungkinan interaksi obat yang berpengaruh pada ikatan protein suatu obat.

Sumber : Shargel, L., Yu, Andrew, Biofarmasetika dan Farmakokinetika Terapan, Edisi II, diterjemahkan oleh Fasich, Sjamsiah, S., Airlangga University Press

(Bersambung, Faktor Yang Mempengaruhi Fluktuasi Kuantitas Maupun Kualitas Protein Plasma)

Masih Ingat Apa Albumin?Salah satu topik menarik yang perlu kita cermati dan segarkan setelah lama kita bergelut dengan ...
28/07/2015

Masih Ingat Apa Albumin?

Salah satu topik menarik yang perlu kita cermati dan segarkan setelah lama kita bergelut dengan obat adalah ikatan protein.

Apakah ikatan protein itu?
Dan, mengapa sedemikian menariknya?

Artikel 3 menit berikut sedianya menambah keingintahuan sejawat sekalian untuk menggali lagi di kemudian hari, ilmu farmakokinetika yang notabene penting sekali namun sering dilupakan dan bukan menjadikan artikel berikut sebagai satu-satunya rujukan pengambilan kesimp**an.

Salah satu faktor keberhasilan terapi tentunya adalah tersampainya entitas obat (fraksi obat bebas) pada target obat (misal reseptor, target organ, sel, bakteri dan lain sebagainya). Logikanya, jika obat tidak tercukupi sampai pada target obat maka tujuan terapi tidak tercapai.

Aktor utama tercapainya entitas obat hingga target adalah protein plasma atau kerap kita kenal dengan albumin.

Albumin mengikat obat membawanya hingga mencapai target obat (ikatan protein).

Sampai tahap ini, kita semua paham.

Namun kemudian bagaimana jika obat yang memiliki ikatan albumin tinggi diberikan pada pasien dengan gangguan kadar albumin? Apa yang terjadi?

Kita ambil contoh, pasien diabetes melitus yang umumnya rentan tehadap gangguan ginjal (nefropati) mengalami infeksi berat. Kecurigaan tentang gangguan filtrasi ginjal perlu kita munculkan. Kondisi albuminuria sering kali terjadi (http://care.diabetesjournals.org/content/31/Supplement_2/S194.full) maka bijak jika pilihan antibiotika antara ceftriakson atau cefuroksim (misalkan) yang kita perlukan untuk mengatasi infeksi yang terjadi adalah antibiotika dengan ikatan protein yang rendah yaitu cefuroksim (33-50 % sumber app medscape).

(Bersambung..)

Albuminuria is a well-known predictor of poor renal outcomes in patients with type 2 diabetes and in essential hypertension (1–4). Albuminuria has also been shown more recently to be a predictor of cardiovascular outcomes in these pop**ations (5–8). There is emerging data that reduction of albuminur…

Hari ini menu refreshing obat-obat hipertensi. Simpel tapi tidak salahnya dilihat untuk menyegarkan ingatan
07/07/2015

Hari ini menu refreshing obat-obat hipertensi. Simpel tapi tidak salahnya dilihat untuk menyegarkan ingatan

Poster sederhana tapi sarat manfaat.. Bahan konseling dan edukasi
05/07/2015

Poster sederhana tapi sarat manfaat.. Bahan konseling dan edukasi

Bagaimana farmasis memanfaatkan smartphone dg platform android untuk bisa menunjang pelayanan kefarmasian?? Salah satuny...
18/04/2015

Bagaimana farmasis memanfaatkan smartphone dg platform android untuk bisa menunjang pelayanan kefarmasian?? Salah satunya dg aplikasi medscape. Memahami patofisiologi, gambaran prognosis, etiologi dan bahkan menghitung dosis. Sedikit review oleh DR. Suharjono, Apt. Dosen Farmasi Univ. Airlangga Surabaya, bahwa fitur interaksi obat sebagaimana fitur-fitur yang lain juga masih perlu dilakukan pengecekan silang, namun sebagai acuan awal aplikasi ini sangat bermanfaat. Bahkan, medscape memiliki layanan untuk CPD (Cont pharmacist dev) yg terakreditasi nilai.
Cek di playstore anda.. Medscape.
Semoga bermanfaat

19/03/2015

Ada artikel yang menarik bagi kita di salah satu pointnya adalah

5 health challenges the world will face in 2015 : Drug-resistant infections are expected to soon kill more people than cancer — if we don't act fast.
(sumber : http://www.vox.com/2014/12/23/7424815/global-health)

Bukan barang baru sebenarnyan untuk kita farmasis, namun seperti yang dahulu pernah disampaikan di Forum Apoteker Indonesia di Surabaya tahun 2010 tentang hal ini. Jadi sebagai reminder atau pengingat menurut kami tidak ada salahnya.

additional reading :
Silver,Lynn L., 2011, Challenges of Antibacterial Discovery, Clin. Microbiol.Rev 24(1): 71-109
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3021209/pdf/0030-10.pdf

Video courtesy by youtube.com

Bukan tentang ilmu farmasi tapi tentang empati, salah satu bintang dari 7 bintang yag kita punya sebagai apoteker. Semog...
17/03/2015

Bukan tentang ilmu farmasi tapi tentang empati, salah satu bintang dari 7 bintang yag kita punya sebagai apoteker. Semoga kita bisa melihat dan menjadikan bekal berempati dengan pasien-pasien kanker kita. Courtesy : Ibu Susanti, M.Sc., Apt, a cancer survivor..

Menurut definisi yang tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya daging pd jari...

Address

Jalan Diponegoro 40
Nganjuk
64412

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when IAI Nganjuk posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to IAI Nganjuk:

Share