Pertamina Mandalika International Street Circuit

Pertamina Mandalika International Street Circuit Pertamina Mandalika International Street Circuit, Sirkuit ini memiliki panjang 4,31 km dengan 17 tik Dengan jumlah tikungannya sendiri mencapai 17 tikungan.
(6)

Sirkuit Mandalika, Jalan Raya Internasional Mandalika (secara resmi Pertamina Mandalika International Street Circuit) adalah sebuah sirkuit balap yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (KEK Mandalika) di Desa Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Sirkuit ini memiliki panjang lintasan 4,31 km dengan 17 tikungan. Sirkuit ini rencananya akan menjadi tuan rumah ajang balap MotoGP musim 2022 dan juga Kejuaraan Dunia Superbike musim 2021. Sirkuit ini memiliki panjang 4,31 km dengan 17 tikungan, dengan kapasitas 50,000 tempat duduk di grandstand dan total mencapai 195,700 orang. Sirkuit ini pada awalnya direncanakan memiliki panjang 4.32 km dengan 19 tikungan, namun desain diperpendek menjadi 17 tikungan. Menurut Ricky Baheramsjah, CEO Mandalika Grand Prix Association, tikungan dikurangi karena faktor keamanan: "Terlalu banyak tikungan, bisa berisiko kecelakaan. Lalu diganti dengan trek lurus untuk menambah aksi overtaking." Selain itu, desain sirkuit juga dinilai "lebih menguntungkan salah satu pabrikan". Di Februari 2019, Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoer mengkonfirmasi bahwa Sirkuit ini akan menggelar MotoGP selama 3 musim, dari musim 2021 sampai 2023. Namun, MotoGP tidak jadi digelar pada 2021 karena pandemi Covid-19 dan ditunda hingga 2022. Pada jadwal sementara MotoGP, Mandalika akan digelar setelah GP pembuka di Losail, Qatar, di 20 Maret 2022. Sirkuit ini juga akan menjadi tempat digelarnya tes pramusim MotoGP musim 2022, dari 11-13 Februari 2022. Sirkuit ini juga direncanakan akan menggelar Kejuaraan Superbike pada 12-14 November tahun ini. Namun, tanggal ini diundur menjadi 19-21 November agar tidak bentrok dengan jadwal sementara MotoGP. Pembangunan sirkuit ini sempat dikritik berat oleh PBB karena laporan dari penduduk lokal tentang hilangnya tempat tinggal, lahan, dan mata pencaharian mereka. Sirkuit Mandalika resmi masuk dalam kalender World Superbike (WSBK) dan MotoGP. Sebelumnya, lintasan balap Indonesia tersebut, telah berganti nama menjadi Pertamina Mandalika International Street Circuit yang bakal menggelar seri penutup WSBK 2021 pada 19-21 November mendatang. Sirkuit Mandalika atau Pertamina Mandalika International Street Circuit itu memiliki panjang 4,3 kilometer atau 4.300 meter. Sebanyak 11 tikungan mengarah ke kanan dan 6 lainnya mengarah ke kiri. Dilansir dari kompas.com seperti dikutip dari situs resmi WSBK, lintasan balap motor yang terletak di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, itu juga masuk dalam kalender sementara MotoGP 2022 dan masuk dalam seri ke-13 yang bertajuk Pirelli Indonesian Round. Masih dilangsir dari media yang sama, yang mengutip dari situs resmi MotoGP, Sirkuit kebanggaan masyarakat NTB dan Indonesia umumnya, bakal jadi venue balapan GP Indonesia yang rencananya akan digelar pada 20 Maret 2022, atau beberapa pekan setelah seri pembuka di Qatar pada 6 Maret tahun depan. Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan oleh pihak MotoGP, selain masuk dalam kalender sementara, Sirkuit Mandalika juga akan menjadi lokasi tes pramusim MotoGP pada 11-13 Februari 2022. Melangsir dari Kompas.com terbitan 30 Oktober 2021, meski Sirkuit Mandalika masuk dalam kalender WSBK 2021 dan MotoGP 2022, lintasan balap Indonesia Timur tersebut, hingga saat ini masih berstatus Subject to Homologation (STH) alias masih menunggu homologasi. Mengutip dari GridOto.com, homologasi adalah prosedur yang harus diikuti untuk mendapatkan lisensi sirkuit. Setiap sirkuit harus lulus homologasi sebelum menggelar balapan MotoGP dan WSBK. Kenapa sirkuit dibangun di Mandalika? Menurut, Head of Operations – Sporting Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Dyan Dilato bahwa alasan mengapa sirkuit dibangun di Mandalika karena lokasi tersebut merupakan salah satu dari empat destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) unggulan diantaranya Labuan Bajo, Mandalika, Likupang, dan Danau Toba.

“Mandalika dirasa paling cocok untuk membangun sirkuit. Kalau Labuan Bajo enggak ada tanahnya, Likupang benar-benar pantai, Danau Toba dengan kulturnya,” ucapnya seperti dilangsir dari Kompas Otomotif, Minggu (31/10/2021).

“Banyak pertimbangannya sampai dipilih Mandalika menjadi salah satu sirkuit yang diharapkan terus memancing (wisatawan). Ini juga akan menjadi lokomotif perekonomian, wisatawan datang karena ada perhelatan WSBK dan MotoGP,

07/06/2026
 beratPertamina Mandalika International Street CircuitPembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dijatuhi hukuman Long Lap Pen...
07/06/2026


berat
Pertamina Mandalika International Street Circuit

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dijatuhi hukuman Long Lap Penalty (LLP) setelah dianggap menghalangi pembalap lain saat sesi kualifikasi Q2 di Sirkuit Balaton Park. Steward menyatakan Veda melaju terlalu lambat di Tikungan 5 sehingga mengganggu laju Ruche Moodley yang berada di belakangnya.

Beberapa poin penting:

Veda tetap start dari posisi ke-9 (baris ketiga grid) karena hukuman tidak berupa penalti grid.
Hukuman harus dijalankan saat balapan dengan memasuki jalur khusus long lap sebanyak satu kali.
Jalur long lap dirancang lebih panjang dibanding racing line normal sehingga pembalap biasanya kehilangan sekitar 2–3 detik.
Menurut FIM Steward Panel, ini merupakan pelanggaran pertama Veda musim ini, sehingga sanksi yang diberikan adalah satu LLP.

Meski mendapat penalti, peluang Veda untuk meraih hasil bagus masih terbuka. Di Moto3, selisih antar pembalap sering sangat rapat dan kelompok depan kerap terdiri dari banyak rider. Jika Veda dapat menjalankan LLP pada momen yang tepat dan menjaga kecepatan balapnya, ia masih berpeluang kembali ke rombongan depan.

Veda sendiri mengaku kecewa dengan hukuman tersebut, tetapi tetap optimistis bisa merebut kembali posisi yang hilang saat balapan.

🏍️🇮🇩🔥

                                        Pertamina Mandalika International Street CircuitPantai Kuta Mandalika, Lombok, I...
02/06/2026



Pertamina Mandalika International Street Circuit
Pantai Kuta Mandalika, Lombok, Indonesia

Pertamina Mandalika International Street CircuitGrand Prix Moto3 2026 telah menyelesaikan 7 dari total 22 seri yang dija...
02/06/2026


Pertamina Mandalika International Street Circuit

Grand Prix Moto3 2026 telah menyelesaikan 7 dari total 22 seri yang dijadwalkan musim ini.

Sepanjang 7 seri yang telah berlangsung, tiga pembalap rookie terbaik, yaitu Brian Uriarte (Spanyol), Veda Ega Pratama (Indonesia), dan Hakim Danish (Malaysia), berhasil meraih podium dan menunjukkan performa yang sangat kompetitif.

Kini, persaingan untuk memperebutkan gelar Rookie of the Year 2026 semakin ketat. Ketiga pembalap muda tersebut terus menunjukkan kemampuan terbaik mereka di setiap balapan.

Siapakah yang akan keluar sebagai Rookie of the Year 2026?

Mari kita nantikan aksi-aksi terbaik dari para pembalap idola kita di seri-seri berikutnya.


VEDA PRATAMA berhasil di Posisi ke 9 dengan catatan waktu ( 1:56.305) dan langsung Lolos Ke Q2 🔥                        ...
29/05/2026



VEDA PRATAMA berhasil di Posisi ke 9 dengan catatan waktu ( 1:56.305) dan langsung Lolos Ke Q2 🔥

Pertamina Mandalika International Street CircuitHasil Practice Moto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Melaju 13 Posisi, Sco...
29/05/2026



Pertamina Mandalika International Street Circuit

Hasil Practice Moto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Melaju 13 Posisi, Scott Ogden Jadi yang Tercepat

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, tampil cukup impresif pada sesi practice Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Jumat (29/5/2026). Meski sempat tercecer di papan bawah, pembalap Honda Team Asia tersebut mampu melesat hingga 13 posisi selama sesi berlangsung.

Namun, Veda belum berhasil mengamankan tiket langsung ke Kualifikasi 2 (Q2) setelah menutup sesi di posisi ke-22.

Sementara itu, pembalap CIP Green Power, Scott Ogden, tampil sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 55,812 detik. Ia berhasil merebut posisi puncak dari Marco Morelli pada detik-detik terakhir sesi practice.

Jalannya Practice

Pada empat menit awal sesi, belum ada pembalap yang mampu mencatatkan waktu terbaik. Tidak lama kemudian, para pembalap mulai silih berganti memimpin jalannya sesi.

Adrian Fernandez dari Leopard Racing sempat memimpin practice, diikuti Guido Pini dan Joel Esteban dari tim MTA. Saat itu, Veda masih belum mencatatkan waktu putaran, sedangkan rekan setimnya, Zen Mitani, berada di posisi ke-18.

Hakim Danish dari MT Helmets-MSI kemudian naik ke posisi ketiga ketika sesi memasuki menit ketujuh. Fernandez terus mempertahankan posisi terdepan setelah mencatat waktu tercepat 1 menit 56,593 detik.

Veda sempat naik ke posisi ke-16, sementara Brian Uriarte dan Alvaro Carpe dari KTM Ajo menempel di posisi kedua dan ketiga.

Namun, insiden terjadi ketika Hakim Danish mengalami kecelakaan di tikungan ke-14 dan terlempar ke sisi lintasan sehingga tidak dapat melanjutkan sesi secara maksimal.

Memasuki 10 menit sesi berjalan, Fernandez masih nyaman memimpin di depan, diikuti Uriarte dan David Almansa dari Intact GP. Veda tetap bertahan di posisi ke-16.

Beberapa menit kemudian, Joel Kelso berhasil melesat ke posisi teratas, disusul Almansa dan Fernandez. Di saat yang sama, posisi Veda turun ke urutan ke-18.

Maximo Quiles dari Aspar juga tampil kompetitif dengan menempati posisi keempat. Sementara itu, Fernandez sempat mengalami slip yang membuat motornya berguncang ke sisi lintasan.

Posisi Veda kembali turun ke urutan ke-19, sedangkan Hakim Danish berada satu tingkat di atasnya.

Saat sesi menyisakan 19 menit, Veda berada di posisi ke-20. Adrian Cruces dari CIP Green Power menjadi pembalap berikutnya yang mengalami crash setelah terjatuh di tikungan keempat.

Persaingan semakin ketat ketika Kelso mencatat waktu tercepat 1 menit 56,393 detik, diikuti Alvaro Carpe dan David Almansa. Namun, Veda masih tertahan di posisi ke-21 saat sesi menyisakan 14 menit.

Sebagian besar pembalap kemudian kembali masuk ke pit sebelum memulai serangan waktu terakhir pada delapan menit akhir sesi.

Marco Morelli dari Aspar sempat merebut posisi pertama dengan menggeser Kelso. Hakim Danish yang sempat mengalami highside berhasil naik ke posisi ke-10, sedangkan Veda turun ke posisi ke-22.

Adrian Fernandez kembali melesat ke posisi pertama dengan menggusur Morelli. Ryusei Yamanaka dari MT Helmets-MSI ikut meramaikan persaingan setelah naik ke posisi ketiga.

Persaingan memperebutkan posisi teratas semakin sengit ketika Morelli kembali mengambil alih posisi pertama, diikuti Fernandez dan Almansa. Namun, pada akhirnya Scott Ogden tampil sebagai pembalap tercepat setelah mencetak waktu terbaik di detik-detik terakhir sesi practice.

Pertamina Mandalika International Street CircuitSirkuit Mugello dikenal sebagai salah satu trek paling menantang dalam k...
29/05/2026


Pertamina Mandalika International Street Circuit

Sirkuit Mugello dikenal sebagai salah satu trek paling menantang dalam kalender Moto3. Karakter lintasan cepat dengan kombinasi tikungan flowing membuat balapan di Italia sering menghadirkan duel rapat hingga lap terakhir.

Uriarte mengaku sangat antusias menghadapi balapan di Mugello. Pembalap Red Bull KTM Ajo tersebut ingin membuka rangkaian balapan back to back dengan hasil maksimal.

“Mugello adalah sirkuit yang spektakuler, jadi kami akan mencoba untuk menikmatinya sepenuhnya,” kata Uriarte. “Dan kami juga ingin mendapatkan hasil yang baik untuk memulai rangkaian balapan dua pekan beruntun ini dengan cara terbaik pula,” lanjutnya.

Bagi Veda Ega Pratama, Moto3 Italia 2026 bukan sekadar balapan biasa. Seri di Mugello bisa menjadi momentum untuk mempertegas dominasinya sebagai rookie terbaik musim ini atau justru membuka jalan kebangkitan rival terdekatnya dari Spanyol.

Pertamina Mandalika International Street CircuitDalam rangka merayakan 100 tahun Ducati, Ducati Lenovo Team akan menggun...
29/05/2026


Pertamina Mandalika International Street Circuit

Dalam rangka merayakan 100 tahun Ducati, Ducati Lenovo Team akan menggunakan livery spesial pada balapan utama GP Italia 2026 di Sirkuit Mugello.

Desain GP26 terbaru ini disebut menggabungkan 10 livery ikonik Ducati dari berbagai era, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang dan sejarah besar pabrikan asal Italia tersebut.

Livery spesial ini akan digunakan oleh dua pembalap andalan Ducati Lenovo Team, yakni Francesco “Pecco” Bagnaia #63 dan Marc Marquez #93, di hadapan publik Italia serta ribuan tifosi yang memadati Sirkuit Mugello.

Kehadiran desain istimewa tersebut semakin menambah atmosfer emosional dan kebanggaan bagi Ducati yang tengah merayakan satu abad eksistensinya di dunia balap motor.

Kini perhatian tertuju pada satu pertanyaan besar: mampukah livery spesial GP26 membawa Ducati meraih kemenangan di kandang sendiri dan merayakannya bersama lautan tifosi Mugello? 🔥🇮🇹

Address

Jalan Mandalika Resort Pantai Putri Nyale, Kuta, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Bar.
Lombok
83573

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pertamina Mandalika International Street Circuit posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category