08/07/2026
Ronaldo vs Messi: Benarkah mereka "Anak Emas" FIFA dan wasit? Perdebatan GOAT selalu panas, tapi mari kita bedah fakta dari Piala Dunia 2026 yang membuktikan kedua megabintang ini kerap mendapat "keberuntungan" regulasi dan keputusan VAR. 👇Dimulai dari Cristiano Ronaldo. Banyak yang lupa, CR7 seharusnya absen di 2 laga pertama fase grup akibat kartu merah langsung karena menyikut pemain Irlandia di kualifikasi. Sesuai aturan violent conduct, ia wajib disanksi 3 laga. Namun, komite disiplin FIFA menggunakan Pasal 27 (Suspended Punishment). Sanksi 2 laga sisanya ditangguhkan selama masa percobaan 1 tahun, sehingga ia bisa langsung main sejak laga pembuka grup. Kejadian ini bahkan melahirkan tren baru yang disebut "Ronaldo Rule".Keberuntungan CR7 berlanjut di babak 32 besar saat Portugal menang 2-1 atas Kroasia. Di menit ke-90+13, gol penyeimbang Gvardiol dianulir dramatis oleh VAR menggunakan teknologi sensor bola (Snicko) karena offside tipis. Keputusan ini memicu kemarahan besar fans Kroasia yang menilai teknologi tersebut terlalu dicari-cari.Bagaimana dengan Lionel Messi? Laga babak 16 besar Argentina vs Mesir yang baru usai menjadi sorotan tajam. Mesir resmi melayangkan protes keras ke FIFA karena merasa dirugikan saat kalah dramatis 3-2. Kontroversinya dimulai saat gol kedua Mesir oleh Mostafa Ziko dianulir VAR akibat pelanggaran ringan di lini tengah jauh sebelum gol terjadi. Ditambah lagi, klaim penalti Mesir karena pelanggaran terhadap Mo Salah di kotak penalti Argentina diabaikan tanpa cek VAR, tepat sebelum gol kemenangan Enzo Fernandez tercipta.FIFA dan VAR sadar betul magnet komersial terbesar Piala Dunia ada pada Ronaldo dan Messi. Jadi, apakah ini murni kebetulan interpretasi wasit, atau aturan sepak bola memang bisa menjadi "fleksibel" demi para legenda? Tulis pendapat kalian! 👇