I Love Kajen

I Love Kajen Pekalongan Regency of Town Moslem Peserta akan dikumpulkan di dua titik, ayitu Lapangan SMA PGRI 2 Kajen dan halamam Gedung Golkar. (Sumber Suara Merdeka 4/3)

(S) ehat
(A) man
(N) yaman
(T) ertib
(R) api




GREBEG MAULUD

Kegiatan akan dipusatkan di Alun-alun Kajen dengan pawai dan pembacaan ikrar setia pada NKRI dan dimeriahkan dengan display drumband. Selanjutnya peserta akan berpawai menuju ke alun-alun dari arah utara dan selatan. Eelemen masyarakat yang akan memeriahkan kegiatan itu terdiri dari PNS, pelajar, organisasi profesi, organisasi kepemud

aan, TNI/Polri, perusahaan swasta, pondok pesantren, linmas, serta pegawai seluruh desa/kelurahan. Koordinator kegiatan H Soesilo mengatakan, para peserta akan memakai seragam sesuai dengan profesinya masing-masing dan semuanya membawa bendera merah putih dengan ukuran 60x90 cm. Adapun kegiatan kirab dan Grebeg Mauludan akan diisi dengangelar karawitan, kirab budaya, dan upacara penyerahan gunungan dan beduk. "Kegiatan grebeg, di depan dilakukan dari Pendapa Kabupaten Pekalongan menuju ke Alun-alun Kajen dan berakhir di Masjid Al Muhtarom, kajen," jelasnya. Kurang Sosialisasi

Menjelang finis, di depan masjid akan dimeriahkan dengan membunyikan serentak bedug dari 10 kecamatan, yaitu Tirto, Wiradesa, Bojong, Sragi, Kesesi, Karanganyar, Wonopringgo, Kedungwuni, dan Buaran. Warga yang dimintai pendapatnya menilai kegiatan itu kurang sosialisasi. Padahal , kegiatan yang menggunakan anggaran daerah itu seharusnya bisa dinikmati secara maksimal oleh masyarakat. "Jika disosialisasikan dengan baik, kegiatan itu bisa menjadi paket wisata yang menarik bagi orang luar daerah," tutur Rahmadi (40), warga kedungwuni. Masyarakat, khususnya di luar kajen, masih banyak yang belum tahu kegiatan Grebeg Maulud yang sudah rutin digelar sejak tiga tahun lalu. "Kegiatan itu jangan sampai hanya seremonial dan rutinitas saja, namun ada manfaat bagi masyarakat secara umum." imbuh Toni (25), warga Wiradesa.

21/07/2014

Nanti Malam adalah Malam "Nuzulul Qur'an" malam dimana al-qur'an firman Allah S.W.T. diTurunkan ke bumi untuk menjadi pedoman hidup umat islam yg mengajak kita ke jalan yang benar jalan menuju Surganya Allah S.W.T. pada malam ini do'a akan terkabul,Barang siapa memperingatkan atau memberitahukan Malam Nuzulul Qur'an kepada semua umat muslim di dunia haram baginya api neraka.

14/01/2013

Gagasan Kajen Lebih Seksi

Jika jalan di kota besar Jakarta atau Semarang macet, itu hal biasa tapi bila jalan di kota kecil Kajen macet, itu baru luar biasa. Pada malam Tahun Baru 2013, seluruh ruas jalan protokol dan jalan koletor menuju alun-alun Kajen
Kabupaten Pekalongan padat, dijejali kendaraan bermotor.

Mulai pukul 22.30 laju semua kendaraan terhenti, tidak bisa bergerak. Kemacetan memuncak seusai pesta kembang api. Pengguna jalan tak bisa keluar dari Kajen karena arah dari alun-alun menuju Karanganyar dan Bojong macet total. Petugas Satlantas Polri dan Dishub, dibantu petugas instansi lain, bekerja ekstrakeras mengurai kemacetan. Lautan kendaraan bergerak kembali setelah sekitar pukul 02.30.

Kurangnya jalur alternatif menyebabkan lautan kendaraan terkonsentrasi pada ruas jalan utama. Kapasitas jalan juga tak lagi mampu menampung ledakan volume kendaraan pada malam pergantian tahun tersebut. Di luar persoalan itu, Kajen kini lebih menarik dan menjadi destinasi alternatif.

Ada daya tarik yang membedakannya dari wilayah utara Kabupaten Pekalongan, semisal Siwalan, Wonokerto, Tirto, bahkan dari Kota Pekalongan. Sebagai ibu kota kabupaten, Kajen lebih ”sunyi” tapi lebih nyaman, lebih hijau, dan lebih segar. Masyarakat tertarik berkunjung, bahkan sebagian memilih tinggal karena keunggulan dan perbedaan itu.

Daya tarik Kajen tidak semata-mata berkait dengan kebutuhan menikmati suasana lebih sunyi, nyaman, hijau, dan segar. Ke depan, kota itu secara alamiah menjadi tumpuan penyelesaian masalah kependudukan, lingkungan, dan perkotaan. Rob dan abrasi di wilayah utara, dan keterbatasan ruang terbuka di wilayah Kota Pekalongan akan menjadi pemicu masyarakat memalingkan muka ke Kajen.

Pelan dan pasti terjadi ”eksodus” ke Kajen. Properti di wilayah kabupaten menjadi pilihan karena properti di kota makin mahal dan juga dirasa tidak nyaman karena banjir, limbah, dan rob. Keunggulan komparatif berupa ketersediaan lahan, potensi geografis, dan topografi menjadi daya tarik bagi masyarakat dan investor.

Konsolidasi Tanah

Tanpa perlakuan khusus pun Kajen akan menjadi magnet karena keunggulan komparatif tersebut. Ketersediaan infrastruktur kota yang memadai dan terintegrasi, termasuk sejumlah objek dan kegiatan yang layak pandang dan layak kunjung, regulasi yang lebih memberi kepastian, dan manajemen urusan pemerintahan yang lebih baik, lebih memberi nilai tambah.

Bercermin dari kemacetan pada malam pergantian tahun maka membangun jalan sebagaimana dalam peta konsolidasi tanah di sekitar Kajen, mendesak diwujudkan. Ini akan membawa dua keuntungan, selain makin banyak alternatif jalan dari dan ke Kajen, juga makin mendorong inevestasi karena kepastian lokasi kepemilikan tanah hasil konsolidasi.

Alun-alun Kajen menjadi arena pergelaran aneka kegiatan, dari olahraga, hiburan, sosial, hingga kegiatan yang bernuansa ekonomi. Karenanya, pemkab perlu terus melakukan penataan dengan mengakomodasi beragam kepentingan tersebut.

Di samping itu, harus mengembangkan kompleks alun-alun sehingga bisa menjadi kebanggaan. Kegiatan yang digelar di Kajen selalu mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Kegiatan yang dinantikan semisal malam Tahun Baru Masehi, peringatan Tahun Baru Hijriah, Kajen Ekspo, dan peringatan hari jadi kabupaten. Jika perlu, pemkab membentuk struktur organisasi yang khusus menangani kegiatan itu.

Yang tidak ka-lah penting adalah kesiapan masyarakat menghadapi perubahan sekaligus dampaknya. Masyarakat harus bisa menjadi tuan rumah yang siap menghadapi perubahan. Jika tidak mereka akan menjadi penonton dan terpinggirkan oleh perubahan Kota Kajen yang tidak terhindarkan. (10)

12/01/2013

Februari SBY ke Jateng

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan melakukan kunjungan kerja ke Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal pada Februari mendatang. Tidak hanya melihat potensi hortikultura yang berkualitas ekspor, SBY juga akan diagendakan bakal melakukan dialog dengan petani desa setempat.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi kunjungan Presiden SBY di ruang rapat Gubernur, Jumat (11/1). Rapat yang dipimpin Sekda Jateng Hadi Prabowo ini dihadiri pemangku kepentingan dari Kabupaten Tegal, Pemalang, dan Pekalongan.

"Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini akan berkunjung pada minggu pertama pada Februari 2013. Waktu tepatnya akan diberitahukan lebih lanjut," kata Hadi Prabowo dalam rapat tersebut.

Sekda meminta kepada tiga Kabupaten kota ini untuk memperbaiki fasilitas umum, termasuk jalan rusak yang nantinya dilewati Presiden. Sesuai konsepnya, presiden nantinya juga akan berkunjung ke Puskesmas Adiwerna dan menginap di obyek wisata Guci, Kabupaten Tegal.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Jateng Aris Budiono menyatakan, hortikultura di Desa Tuwel memiliki potensi yang baik, khususnya lombok. Bahkan, produk pertanian tersebut telah mampu diekspor ke Singapura. "Desa Tuwel ini berada di kaki Gunung Slamet bagian utara. Di situ nanti akan ada dialog Presiden SBY dengan petani atau masyarakat setempat," tandasnya.

Di sisi lain, nantinya akan ada display produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) di desa setempat. "Kunjungan Presiden ini memang difokuskan kepada pertanian dalam arti luas, kini tahapannya telah memasuki survei ke lapangan terhadap tanaman pangan. Ini baru konsep dan akan kembali dibahas lagi, rapat koordinasi juga dihadiri sekda dari tiga kabupaten itu," jelasnya.

Bupati Pekalongan Drs.H.A.Antono, MSi mengharapkan seluruh keluarga besar Kementrian Agama Kabupaten Pekalongan untuk me...
10/01/2013

Bupati Pekalongan Drs.H.A.Antono, MSi mengharapkan seluruh keluarga besar Kementrian Agama Kabupaten Pekalongan untuk menghayati dan menjalankan visi dan misinya dengan baik. Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan dalam acara Penyaluran Zakat Profesi dalam rangka Hari Amal Bhakti (HAB) Kementrian Agama RI ke 67 Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pekalongan yang digelar di halaman kantor setempat hari ini (7/1).

Bupati berharap visi dan misi Kemenag yaitu “Meningkatkan Kinerja Kementrian Agama dengan Profesionalitas dan Integritas” ini tidak hanya sebagai kelengkapan tanpa makna, tetapi hendaknya bisa untuk introspeksi diri dan menjabarkan kualitas kehidupan beragama. “Dan untuk mewujudkan visi misi ini, Saya minta khususnya kepada jajaran kemenag untuk menyatukan gelombang dan frekwensi. Sehingga tidak ada istilah separo kosong, atau setengah isi gelas itu. Ini saya minta untuk menjadi komitmen kita bersama,” harapnya. Lebih lanjut Antono juga meminta kepada seluruh yang hadir, khususnya jajaran Kemenag untuk menjaga hal yang sudah baik, termasuk menjaga kerukunan antar umat beragama. “Saya yakin dengan komunikasi yang baik, hal ini akan terwujud” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan ini juga berkenan untuk menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada para fakir miskin, fakir miskin janda/duda, bantuan zakat produktif, bantuan sabillilah bagi masjid /musholla, guru RA, bantuan sabillilah masjid Al Muhtaram Kajen, Masjid Islamic Centre dan Bea siswa Santri Pondok Pesantren. Dengan total bantuan yang diserahkan sebesar 165 juta rupiah.

Setelah penyerahan bantuan, Bupati Antono berkesempatan meresmikan paymen point Bank Syariah Mandiri yang terletak di lingkungan Kemenag Kabupaten Pekalongan. “Peresmian ini adalah langkah yang bagus dalam rangka untuk mempermudah pelayanan ibadah haji, sehingga lebih mudah dan aman. Disamping itu untuk mempercepat pembangunan, dan juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kajen,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Badan Amal Zakat Daerah (BAZDA) Ir. H. Susiyanto, MM memandang Penyerahan Zakat Profesi Kantor Kemenag Kabupaten Pekalongan ini merupakan kegiatan yang patut untuk dicontoh. “Ini merupakan contoh kongkrit yang baik, dan mudah-mudahan diridhoi oleh Allah SWT,” harapnya. Dibagian lain, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pekalongan Dr. H. Umar, MA menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian Hari Amal Bakti Kemenag ke 67 Tahun 2013 yang sudah dimulai sejak tanggal 18 Desember 2012 lalu. Disampaikannya p**a Kemenag Kab. Pekalongan sudah menyalurkan zakat profesi ini mulai tahun 2011 dengan dana yang disalurkan sebesar 250 juta rupiah, dan tahun 2012 sebesar 531.823.943 rupiah.

Website Resmi Pemerintah Kabupaten Pekalongan - Kota Santri

Pusat batik Pekalongan dilengkapi pusat kuliner http://bit.ly/11V2Y9U via
08/12/2012

Pusat batik Pekalongan dilengkapi pusat kuliner http://bit.ly/11V2Y9U via

ANTARAnews.com - Pasar grosir batik, International Batik Center dan Craft Wiradesa, di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah akan dilengkapi bangunan pusat kuliner sebagai upaya menarik konsumen berkunjung.

13/11/2012

Kabupaten Pekalongan naik Rp89.000 via

13/11/2012

Kabupaten Pekalongan Rp962.000 via

25/08/2012

Dirgahayu Kota Santri 25 Agustus 1622 - 25 Agustus 2012

Pesta Kembang Api Meriahkan Hari Jadi: Kajen-KIC: Tanggal 25 Agustus 2012 nanti, Kabupaten Pekal... http://bit.ly/Q63RbB...
24/08/2012

Pesta Kembang Api Meriahkan Hari Jadi: Kajen-KIC: Tanggal 25 Agustus 2012 nanti, Kabupaten Pekal... http://bit.ly/Q63RbB

Koruptor Indonesia | Kajen-KIC: Tanggal 25 Agustus 2012 nanti, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, berusia 390 tahun. Serangkaian kegiatan digelar untuk merayakan Hari Ulang Tahun Kabupaten yang lahir pada ...

Gubernur Sematkan Satya Lencana Karya Satya kepada PNS Gubernur Jawa Tengah H. Bibit Waluyo, Rabu pagi (15/8), menjadi I...
17/08/2012

Gubernur Sematkan Satya Lencana Karya Satya kepada PNS

Gubernur Jawa Tengah H. Bibit Waluyo, Rabu pagi (15/8), menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Jadi ke 62 Provinsi Jawa Tengah, di Lapangan Simpang Lima Semarang. Usai menyampaikan amanat sambutannya, Gubernur Bibit Waluyo menyematkan Satya Lencana Karya Satya kepada PNS Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan PNS Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah sebanyak 152 PNS.

Secara simbolis gubernur menyematkan Satya Lencana Karya Satya 10 Tahun kepada Tri Yuni Atmojo, ST, M.Si Kasubag Program pada Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah, sedangkan yang 20 tahun kepada Sugiatmo, SH, MM Kepala Dishubkominfo Kabupaten Batang, sedangkan 30 tahun kepada Drs. M. Afhan Noor, M.Pd Kepala Dinas Pendidikan , Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Demak.

Sesuai dengan Keppres Nomor : 15/TK/Tahun 2012 tanggal 31 Maret 2012, Presiden Republik Indonesia menganugerahkan Satyalancana Karya Satya kepada PNS di lingkungan Provinsi Jawa Tengah dan PNS kabupaten/kota sebanyak 152 orang dengan perincian : Satyalancana Karya Satya 10 tahun sebanyak 11 orang ; Satyalancana Karya Satya 20 tahun : 118 orang dan Satyalancana Karya Satya 30 tahun 23 orang.

Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya diberikan sebagai penghargaan atas pengabdian, kesetiaan, kejujuran, kecakapan dan kedisiplinannya dalam melaksanakan tugas sebagai Pegawai Negeri Sipil selama sepuluh tahun, duapuluh tahun atau tiga puluh tahun lebih secara terus menerus terhadap Negara Republik Indonesia, dan dapat menjadikan teladan bagi setiap pegawai lainnya.

Address

Kabupaten Pekalongan Kota Santri
Kajen
51161

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when I Love Kajen posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share