17/02/2017
BENARKAH "SABAR ADA BATASNYA" ???
Assalamualaikum Sahabat ESQ yang dirahmati oleh Allah..
Apa kabarnya hari ini? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan bahagia yaaa.
Sahabat ESQ dimanapun berada, benarkah judul tulisan saya di atas? Atau ada Sahabat ESQ yang punya pendapat lain mengenai “SABAR’?
Banyak orang yang seringkali berkata "sabar itu ada batasnya", "habis sudah kesabaranku" atau kalimat bermakna serupa lainnya. Ungkapan seperti itu biasanya terucap saat kita sudah merasa tak mampu lagi melewati rintangan yang ada. Atau, saat kita sedang dalam kondisi emosi tinggi. Ungkapan umum yang sering diucapkan tersebut terkesan sangat wajar dan manusiawi, namun sebenarnya kurang tepat jika Sahabat ESQ telaah lebih dalam. Kenapa kurang tepat?
Yang perlu Sahabat ESQ ketahui, bahwa pada hakekatnya, SABAR ITU TIDAK ADA BATASNYA.
Kenapa Sabar itu tidak ada batasnya? Sahabat ESQ bila melihat beberapa bukti nyata yang tertuang dalam ayat suci Alquran, seperti:
"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas." (QS. Az-Zumar: 10)
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (QS. Al-Baqarah: 286)
"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’." (QS. Al-Baqarah: 45)
"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas." (QS. Az-Zumar: 10)
Lalu, kenapa sangat banyak orang berkata bahwa sabar itu ada batasnya?
Seperti yang sudah dijelaskan dalam ayat Al Quran di atas, bersabar itu tidak mudah. Namun, jika kita bisa berhasil dan mampu bersabar, maka ganjarannya sangat besar dan luar biasa. Siapa yang mau mendapatkan pahala berlimpah itu? Sahabat Esq mau kan mendapatkan pahala yang berlimpah dari Allah SWT?
Untuk mendapatkan pahala itu, kita perlu melatih dan menanamkan kesabaran. Caranya dengan mengenal dan mengamalkan macam-macam bentuk kesabaran.
Pertama --> Sabar dalam Ketaatan
Menjalankan perintah Allah itu pasti akan mendapat godaan dan ujian. Cara melewatinya ialah dengan sabar dan takwa.
Kedua --> Sabar dari Segala yang Dilarang
Menghadapi rintangan berupa hawa nafsu seperti zina, makan minum haram, dan sebagainya dibutuhkan kesabaran.
Ketiga ---> Sabar dalam Musibah
Penyakit, bencana, disakiti sesama manusia adalah bagian dari musibah. Jika dihadapi dengan kesabaran, maka akan mendapatkan pahala, kebahagiaan, dan ketentraman.
Mari Sahabat ESQ kita belajar bersabar bersama. Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang bertakwa dan diberkahi oleh Allah SWT. Aamiin ya Allah
p/s : Silahkan sebarkan postingan ini dan ajak keluarga dan rekan-rekan Anda tercinta untuk senantiasa bersabar dalammenjalani kehidupan di dunia ini
Salam 165
Ary Ginanjar Agustian