Untukmu Indonesiaku

Untukmu Indonesiaku Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Untukmu Indonesiaku, Sports Promoter, Jakarta.

Siapkan batikmu guys.. Selasa, 2 Oktober 2018 kita rayakan hari batik nasional bersama-sama ya 😉  🇮🇩
01/10/2018

Siapkan batikmu guys.. Selasa, 2 Oktober 2018 kita rayakan hari batik nasional bersama-sama ya 😉

🇮🇩

Jangan lupa, timnas U-16 ini adalah Juara AFF 2018. Dan kali ini menjadi satu2nya perwakilan Asean yg lolos ke babak per...
01/10/2018

Jangan lupa, timnas U-16 ini adalah Juara AFF 2018. Dan kali ini menjadi satu2nya perwakilan Asean yg lolos ke babak perempat final AFC Cup 2018. Thailand, Vietnam, bahkan tuan rumah Malaysia pun gagal di fase grup.

Level timnas Indonesia mulai meningkat di era saat ini. Dan hampir saja menjadi peserta Piala Dunia U-17. Meskipun gagal tetapi kita tetap bangga. Karena mereka telah berjuang sekuat tenaga. Angkat kepalamu GARUDA!

🇮🇩

Sore ini timnas U-16 akan menghadapi Australia dalam laga Perempat Final AFC Cup (Piala Asia) U-16. Tim yg lolos ke Semi...
01/10/2018

Sore ini timnas U-16 akan menghadapi Australia dalam laga Perempat Final AFC Cup (Piala Asia) U-16. Tim yg lolos ke Semifinal otomatis akan lolos ke Piala Dunia U-17. Tidak ada yg tidak mungkin, kita doakan timnas Indonesia U-16 mampu menaklukan Australia.

🇮🇩

Kita doakan semoga saudara-saudara kita yang berada di Palu diberikan kekuatan, ketabahan, dan kemudahan untuk bangkit d...
30/09/2018

Kita doakan semoga saudara-saudara kita yang berada di Palu diberikan kekuatan, ketabahan, dan kemudahan untuk bangkit dari ujian ini. Dan yang telah tiada semoga diampuni seluruh dosanya dan diterima amal ibadahnya. Amin.. 🙏🏼

🇮🇩

Timnas Indonesia lolos ke babak perempat final Piala Asia U-16 di Malaysia. Dan di perempat final nanti akan bertemu Aus...
28/09/2018

Timnas Indonesia lolos ke babak perempat final Piala Asia U-16 di Malaysia. Dan di perempat final nanti akan bertemu Australia. Jika timnas menang, tiket Piala Dunia U-17 langsung jadi milik Indonesia.

🇮🇩

Menpora Imam Nahrawi menerima penyanyi lagu resmi Asian Para Games 2018 yang berjudul Sang Juara. Lagu ini dibawakan ole...
28/09/2018

Menpora Imam Nahrawi menerima penyanyi lagu resmi Asian Para Games 2018 yang berjudul Sang Juara. Lagu ini dibawakan oleh Adyla Rafa Naura Ayu (Naura) dan Allafta Hidzi Sodiq (Z**i) di ruang pembuatan di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta. Tak sendiri, Menpora didampingi oleh Deputi Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah, Deputi Pembudayaan Olahraga R. Isnanta dan Staf Khusus Olahraga Tommy Kurniawan.

Menurut Imam, suara kedua penyanyi ini sangat bagus dan butuh lagunya segera diluncurkan. “Naura, Z**i sama-sama bagus banget keren, ini baru liriknya aja sudah banget jangan lama-lama, ya, launchingnya biar bisa langsung dihafal masyarakat,” kata Imam.

Saking kagumnya, Imam juga tak bisa bertahan untuk bergabung dengan Naura dan Z**i. Lirik yang terus menerus dinyanyikan dengan penuh penghayatan oleh menteri 45 tahun itu adalah saat menceritakan tentang usaha yang tak pernah lelah. “… Apapun bisa jika kita semua terus berusaha. Jangan pernah berhenti. Siapkah dirimu, aku menjadi juara …,” bunyi lirik tersebut.

Sementara itu, Naura usai Bertemu dengan sangat senang bisa bertemu Menpora. Dia bercerita bahwa lagu itu sebenarnya ada dua versi lirik. Satu untuk di filmnya, dan satu lagi hasil gubahan yang sengaja bertindak untuk perhelatan Asian Para Games ini. “Sebetulnya judul lagunya kan Juara yang memang lagu lagu untuk film. Terus liriknya kita bikin versi duanya untuk Asian Para Games. Judulnya jadi Sang Juara liriknya diganti dan jadi duet sama Z**i,” kata Naura menjelaskan. “Lagu tema lagu Asian Para Games 2018 kami punya banyak genre. Harapan kami bisa mengubah masyarakat di semua segmen. Selain Song of Victory, ada Dream High. Intinya di semua lagu kami terus difabel,” tambah Direktur Marketing INAPGOC Mirsya Budiarsi.

🇮🇩
sumber : asianparagames2018.id

Halo namaku Momo, kepanjangan dari Motivasi dan Mobilitas. Aku adalah jenis elang bondol yang juga merupakan ikon DKI Ja...
25/09/2018

Halo namaku Momo, kepanjangan dari Motivasi dan Mobilitas. Aku adalah jenis elang bondol yang juga merupakan ikon DKI Jakarta. Aku akan menjadi maskot Asian Para Games 2018 nanti.

Aku juga mengenakan sabuk betawi yang biasa dikenakan oleh para jawara atau juara. Dan tentunya mari kita doakan agar para atlet Indonesia yang akan bertanding dan berlomba di Asian Para Games 2018 nanti dapat meraih Juara ✊

Masih ingat bagaimana perjuangan Ginting di Asian Games 2018 yang lalu? Kini kerja kerasnya membuahkan hasil yang manis....
25/09/2018

Masih ingat bagaimana perjuangan Ginting di Asian Games 2018 yang lalu? Kini kerja kerasnya membuahkan hasil yang manis. Beberapa hari yang lalu dia berhasil menjuarai China Open 2018. Mantap Ginting, balas caci maki dengan prestasi. 👍

🇮🇩

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sinas Mas mendonasikan sebanyak 16 ribu buku tulis para pelajar di Lombok. Hal ini dilakukan...
19/09/2018

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sinas Mas mendonasikan sebanyak 16 ribu buku tulis para pelajar di Lombok. Hal ini dilakukan sebagai respons imbauan pemerintah agar aktivitas pendidikan tetap berlangsung pasca terjadinya bencana gempa bumi. Bantuan dititipkan melalui jajaran Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Apresiasi tertinggi kami atas semangat para siswa dan pendidik yang tak hilang setelah gempa bumi melanda. Kami berharap aktivitas belajar dan mengajar yang tetap berjalan, dapat menjadi salah satu bentuk terapi pemulihan psikologis pasca bencana,” kata Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin setelah secara simbolik menyerahkan bantuan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi di kantor Kemenpora.

Donasi bertujuan mendukung Gerakan Kembali Sekolah yang diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar aktivitas pendidikan tidak terhenti meski masih dalam kondisi darurat dan penuh keterbatasan. Seluruh buku tulis yang didonasikan adalah produksi Asia Pulp & Paper Sinar Mas, bermerek Sinar Dunia atau SiDU.

Dalam kesempatan yang sama, Menpora menerima buku Sejuta Dukungan untuk Indonesia yang berisikan ragam dukungan tertulis dari para siswa sekolah dasar saat kegiatan ‘Ayo Menulis Bersama SiDU!’ berlangsung 26 Juli silam. Dukungan ini diberikan bagi atlet nasional Indonesia jelang mereka berlaga di Asian Games ke-18.

🇮🇩

Kecelakaan pada tahun 2004 yang membuatnya kehilangan kaki tak membuat Maria Goreti Samiyati kehilangan semangat. Sebali...
18/09/2018

Kecelakaan pada tahun 2004 yang membuatnya kehilangan kaki tak membuat Maria Goreti Samiyati kehilangan semangat. Sebaliknya, itu malah menjadi titik baliknya untuk mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.

Ami, begitu dia akrab dipanggil, memang butuh waktu untuk bisa serius menekuni olahraga dengan kondisinya. Dia baru mulai menekuni olahraga untuk penyandang disabilitas setelah berkenalan dengan National Paralympic Committee (NPC) di tahun 2013.

Di awal perkenalannya, wanita kelahiran Juni 1988 ini lebih dulu meggeluti cabang olahraga tenis kursi roda dan bulutangkis. Setelah memakai kursi roda di tahun 2014, Ami mulai tertarik dengan cabang olahraga atletik dan memutuskan untuk fokus di cabang tersebut di tahun 2015.

“Awalnya, saya diajak teman saya. ‘Kamu ini punya kekurangan, tapi badan kamu masih sehat. Lebih baik kamu ikut olahraga saja,’ katanya begitu. Saya memang s**a olahraga saat masih sekolah,” ujar Ami mengenang perkenalannya dengan olahraga penyandang disabilitas.

Ami turun di nomor 100 meter, 200 meter, dan 400 meter T54 putri di Indonesia Para Games Invitational Tournament dan dia juga menjadi salah satu andalan Indonesia untuk Asian Para Games 2018, 6-13 Oktober mendatang.

Sumber : asianparagames2018.id

Bagi Nanda Mei Sholihah, prestasi dan penampilan harus berjalan sejajar. Maka, atlet asal Kediri ini selalu berusaha tam...
17/09/2018

Bagi Nanda Mei Sholihah, prestasi dan penampilan harus berjalan sejajar. Maka, atlet asal Kediri ini selalu berusaha tampil cantik dan segar saat berlomba, termasuk saat tampil di cabang atletik Indonesia Para Games Invitational Tournament, yang berlangsung di Stadion Madya Gelora B**g Karno, Sabtu (30/6).

Setiap kali sebelum berlomba, Nanda selalu memoles wajahnya dengan riasan tipis. Tak hanya itu, sebisa mungkin ia juga memadupadankan kostum untuk berlomba.

Nanda mengaku terinspirasi sosok Florence Griffith Joyner, yang akrab dipanggil Flo-Jo, juara Olimpiade Los Angeles 1984 dan Seoul 1988. Pada masanya, Flo-Jo memang sempat membuat heboh lintasan atletik dengan kostum berwarna menarik dan juga kuku panjang yang dicat beraneka warna.

” Aku s**a sekali nonton dan belajar dari Youtube, gimana caranya menggunakan make up yang baik,” Nanda mengungkap bagaimana dia belajar merias diri.

Urusan penampilan memang penting untuk gadis berusia 19 tahun ini. Tapi, prestasi jauh lebih penting. Nanda merebut medali emas di nomor 200m T46/47 di hari pertama cabang atletik Indonesia Para Games Invitational Tournament dengan catatan waktu 28,25 detik.

Pada ASEAN Para Games 2017 lalu, Nanda menyumbang satu medali emas di nomor 200m T46/47 untuk Kontingen Indonesia. Tak puas dengan prestasi itu, dia pun membidik target yang lebih tinggi lagi, yaitu Asian Para Games 2018.

Nanda sadar benar persaingan di Asian Para Games 2018 sangat ketat. China, Jepang, dan Korea Selatan memiliki atlet yang tangguh. Apalagi, catatan waktunya masih terpaut cukup jauh dari rekor Asia milik Wang Yang Pin dari China, yaitu 26,55 detik.

“Walaupun selisih waktu yang aku ukir hanya berselisih sedetik dengan atlet asal Jepang dan China, tetapi untuk mengejarnya sangatlah sulit. Diperlukan waktu latihan bertahun-tahun, untuk mengejar ketertinggalan tersebut,” ucap Nanda memberikan gambaran betapa ketatnya persaingan yang akan dihadapi di Asian Games 2018.

Untuk mengejar ketertinggalannya, Nanda terus giat berlatih bersama rekan-rekannya di pelatnas yang berlangsung di Solo.
Sumber : asianparagames2018.id
🇮🇩

Ketegangan menyelimuti penonton yang hadir di Hall Basket Gelora B**g Karno, pada Minggu (1/7) saat Tim Bola Basket Kurs...
17/09/2018

Ketegangan menyelimuti penonton yang hadir di Hall Basket Gelora B**g Karno, pada Minggu (1/7) saat Tim Bola Basket Kursi Roda Indonesia menjalani debut di Indonesia Para Games Invitational Tournament. Dan, ketegangan itu berubah menjadi kegembiraan saat Indonesia memetik kemenangan tipis 54-53 atas Malaysia.

Bagi Tim Indonesia, hasil ini berkesan karena tim ini baru terbentuk pada Desember 2017 silam dan mereka adalah tim nasional bola basket kursi roda pertama.

Pelatih Fajar Brilianto bercerita bahwa anggota tim ini tidak semua memiliki latar belakang sebagai pemain basket. Mereka umumnya telah menggeluti cabang olahraga lain, seperti atletik dan tenis lapangan. Mereka menjalani seleksi pada Desember 2017 dan akhirnya terbentuklah tim nasional bola basket kursi roda yang akan berlaga di Asian Para Games 2018.

“Awalnya ada sekitar 30-40 orang dari seluruh Indonesia yang mendaftar dan akhirnya terpilih 12 orang. Jadi tim ini dibangun dari nol dan mereka ada yang belum mengerti regulasi basket. Kami berdiskusi dengan Donald [Santoso]. Kiatnya, kami kesampingkan dulu yang sudah mengerti basket. Kami coba fokus mencari teman-teman pemakai kursi roda,” ujar Fajar.

Membangun tim dari nol tentu bukan hal yang mudah. Tim pelatih harus membangun fundamental boa basket, seperti dribble, passing, dan shooting lalu memperbanyak latihan untuk itu. Setelah itu, mereka baru mempelajari materi pertandingan basket.

Kemenangan atas Malaysia menjadi sebuah awal yang baik untuk Tim Indonesia. Tapi, mereka merayakan kemenangan itu dengan terlalu berlebihan dan akan memakai hasil tersebut sebagai bahan evaluasi menuju laga kedua menghadapi Thailand, pada Senin (2/7).

“Kami melakukan banyak kecerobohan pada pertandingan tadi. Saya pikir seharusnya kami bisa menang dengan angka lebih besar. Malaysia bukan tim yang buruk, tapi saya pikir kami punya potensi dan kami bisa bermain lebih baik,” ujar Kapten Tim Indonesia, Donald Santoso, usai pertandingan.

Dia mengatakan lagi bahwa sebagai tim baru mereka harus realistis dan berusaha bermain sebaik-baiknya. Mereka akan menjalani setiap pertandingan dan melakukan evaluasi.

Sumber : asianparagames2018.id
🇮🇩

Address

Jakarta
10350

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Untukmu Indonesiaku posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share