27/06/2026
Manchester United jelas serius mengejar stadion baru 100.000 kursi untuk menggantikan Old Trafford, dengan proyek bernilai lebih dari £2 miliar dan target rampung sekitar 2035. Tapi di balik ambisi besar ini, muncul peringatan yang cukup mengganggu dari pakar keuangan sepak bola, Kieran Maguire.
Lewat The Price of Football podcast, Maguire menilai kapasitas sebesar itu bisa jadi bumerang. Dia bilang penambahan kursi hingga angka tersebut justru tidak efisien secara finansial, karena biaya untuk 10.000 kursi terakhir sangat mahal. Belum lagi risiko pengalaman menonton yang menurun, terutama jika porsi ruang korporat dan hospitality makin besar. Fans biasa bisa saja malah dapat pandangan yang lebih buruk.
Perbandingan dengan London Stadium juga bikin khawatir. West Ham sudah merasakan sendiri bagaimana stadion besar dengan desain kurang tepat bikin jarak penonton ke lapangan terasa jauh dan mengurangi atmosfer. Manchester United memang berencana menghindari itu dengan tribun curam dan akustik yang diperbaiki, apalagi proyek ini didukung Ineos. Tapi kekhawatiran tetap ada.
Di tengah daya tarik global Manchester United, pertanyaannya jadi lebih sederhana: apakah ini benar-benar untuk fans, atau justru ambisi besar yang bisa kehilangan “rasa” Old Trafford? Maguire bahkan menyebut risiko proyek ini jadi sesuatu yang “sia-sia” kalau pengalaman fans ikut dikorbankan.
Manchester United sekarang ada di persimpangan antara kapasitas, pemas**an, dan pengalaman menonton. Mau stadion super besar, atau suasana yang tetap hidup dan dekat dengan lapangan?