08/05/2014
Kamis 8 mei 2014 :
Artikel terbaru :
Stadion Punya Siapa ?
Hari Rabu Tanggal 5 bulan Mei tahun 2014 Jam 17.50 sore lebih tepatnya , langit terang berubah gelap terasa lebih cepat dari biasanya. Sudah diduga, hujan deras mengguyur ibukota dengan hebatnya. Sama derasnya dengan keinginan saya untuk menulis sebuah cerita yang saya tuangkan dalam sebuah artikel berjudul, ” Stadion Siapa ? ”.
Begini, saya mendadak sakit kepala sebelah jika ada orang yang terus bicara tanpa melatih mulut dan memperhatikan isi yang ada dalam lingkar kepala. Hehehe, maaf jika sedikit kasar, karena ini berkaitan dengan pertandingan sepak bola yang akan dihelat Besok, 8 mei 2014 .
Kamis 8 Mei 2014 di Stadion Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung Jawa barat akan ada pertandingan antara tuan rumah Persib Bandung melawan tamu besarnya dari Jakarta, Persija Jakarta. Match yang terhampar di Stadion Jalak Harupat,Soreang bandung Jawa barat . dimana stadion itu terletak di kabupaten bandung. Lantas, apa motivasi saya membuat tulisan ini ?
Begini, banyak fans-fans dari “ tetangga sebelah ” dalam hal ini tim yang akan bertindak sebagai tuan rumah, mengaku dengan bangganya kalau tim yang mereka puja itu sudah memiliki stadion sendiri pun juga dengan angkuhnya mereka mengejek suporter dari Jakarta bahwa tim yang menjadi lawan mereka nanti merupakan tim yang tidak punya stadion ( Sedikit saya menghela nafas).
Mari sedikit mundur jauh kebelakang, sambil jaga mulut dan lingkar kepala kalian. Stadion Sriwedari di kota Solo, merupakan stadion pertama yang dibangun oleh bangsa indonesia atas prakarsa Keraton Surakarta pada saat itu yakni, Sri Susuhunan Paku Buwono X. Tapi disini saya tidak berbicara jauh tentang Stadion Sriwedari. Saya sekedar berbagi cerita, sampai detik ini tidak ada satu pun klub sepak bola di Indonesia yang punya stadion sendiri.
Entah itu Stadion Lebak Bulus yang dimiliki Pemda DKI Jakarta, Siliwangi yang sudah jelas berada di komplek militer dan milik Kodam III Siliwangi bandung. Untuk Stadion Utama Gelora B**g Karno senayan Jakarta, stadion yang diprakarsai untuk menyambut Asian Games IV di Jakarta jelas merupakan milik Negara, walau Negara terkesan seperti tidak peduli dengan perkembangannya sampai saat ini. Juga dengan Si Jalak Harupat Soreang bandung , jelas ini punya Pemerintah kabupaten Bandung yang nota bene markas dari Persikab Bandung ( Jaga mulut dan lingkar kepala).
Oke, agak sedikit sempit jika bicara di indonesia, saya ambil contoh di Negara kiblat sepak bola yaitu italia, klub Eropa sekelas AC Milan, inter, Lazio dan AS Roma sekali pun kini masih “ numpang ” di stadion milik pemerintah daerah kota mereka masing-masing, untuk ukuran italia hanya Juventus yang bisa “ mandiri ” karena sudah punya stadion sendiri. Dan masih banyak lagi contoh klub-klub lain di luar negeri yang juga masih “ menyewa ” saat menggelar pertandingan kandang.
Apalagi, Stadion BMW ? Jelas ini merupakan janji dari Pemerintah daerah DKI Jakarta sebagai pengganti dari Stadion Lebak Bulus yang kabarnya akan segera digusur.
“ Tetangga sebelah ” mungkin akan mendadak bangga dengan Stadion Gelora Bandung Lautan Api ? Mereka akan berteriak dengan lantang bahwa SGBLA adalah milik Persib Bandung.
Hei, mari perhatikan itu Stadion adalah “ Produk ” Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menyambut PON 2016 ( Lagi, jaga mulut dan Lingkar kepala kalian) dan Stadion tersebut diresmikan oleh Dada Rosada ( Mantan walikota Bandung) yang kini menjadi terdakwa kasus korupsi.
Jakarta dan Bandung mungkin terpisah karena Tol Cipularang secara geografis , tapi sejatinya Jakarta dan Bandung memang “ bertetangga ”. Sekian cerita dari saya, mungkin tulisan ini akan mendapat kritik dari tetangga sebelah, tapi Ali Sadikin Gubernur DKI Jakarta periode 1966-1977 yang berasal dari Sumedang, Jawa Barat pernahberkata “ Kritik itu Biasa Bagi Orang-Orang Yang Berpikir ”. Akhir kata saya ingin berkata, “ Tetangga Masa Gitu ?”-