26/07/2026
Kegagalan Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V Cup 2026 memang menghadirkan rasa kecewa, terlebih setelah langkah mereka terhenti usai takluk dari Vietnam pada babak semifinal Leg 2 di Jakarta. Sebelumnya, perjuangan skuad Merah Putih juga belum berbuah manis ketika harus puas menjadi runner-up pada Leg 1. Namun, dalam dunia olahraga, kemenangan dan kekalahan selalu berjalan beriringan. Tidak ada tim yang terus berada di puncak, sebagaimana tidak ada kegagalan yang akan bertahan selamanya. Hasil ini bukan untuk terus dikenang sebagai beban, melainkan dijadikan pelajaran. Sebab setiap langkah yang tertahan akan melahirkan ruang untuk pembenahan, setiap luka akan mengajarkan keteguhan, dan setiap air mata akan menjadi bahan bakar untuk perjalanan yang lebih gemilang.
Kini saatnya menutup lembar SEA V Cup 2026 dan mengalihkan pandangan ke tantangan berikutnya. Masih ada mimpi yang harus diperjuangkan, masih ada bendera Merah Putih yang harus kembali dikibarkan, dan masih ada harapan yang menanti untuk diwujudkan. Kekalahan boleh datang membawa duka, tetapi tidak boleh memadamkan asa; kegagalan boleh singgah membawa lara, tetapi tidak boleh menghapus cita. Karena sejatinya, tim yang besar bukanlah tim yang tak pernah jatuh, melainkan tim yang selalu memilih bangkit, kembali berjuang, dan suatu hari nanti berdiri di podium juara dengan kepala tegak penuh bangga.