08/03/2020
Reposted from Kehabisan udara adalah suatu penyebab terjadinya kecelakaan penyelaman yang paling umum, untungnya kondisi darurat akibat kehabisan udara adalah hal yang dapat dicegah.
Menyadari bahwa hal ini tetap saja dapat terjadi, maka mari kita mempersiapkan sebuah rencana cadangan untuk memastikan kita dapat kembali ke permukaan dengan aman.⠀ Memonitor pasokan udara secara rutin dan memperhitungkan batas udara untuk kembali akan membantu kamu terhindar dari kehabisan udara, namun kadangkala seorang penyelam perhatiannya terganggu atau bisa juga terjadi kerusakan pada peralatan. Jika kamu tiba-tiba kehabisan udara, ingat bahwa buddy dapat menolong.
Sebagai bagian dari pemeriksaan pra-penyelaman dengan buddy, ulaslah apa yang harus dilakukan jika tiba-tiba kamu mengalami kondisi darurat kehabisan udara. Dengan melakukan diskusi ini saat masih di permukaan akan membantu kamu mempersiapkan diri sebagai team untuk menangani setiap situasi yang mungkin terjadi di dalam air. Hal ini juga memungkinkan untuk satu sama lain saling mengenali perlengkapan yang dipergunakan sehingga menghindari terjadinya kebingungan saat rencana darurat harus dilakukan. Memahami seluruh fitur keselamatan dari perlengkapan masing-masing sangatlah vital, terutama untuk melaksanakan rencana kembali ke permukaan dengan cara pernafasan alternatif. Belakangan ini banyak jenis BCD yang dilengkapi dengan alat pernafasan alternatif (alternate air-source) pada selang inflatornya (seperti pada gambar di atas) sehingga buddy kamu tidak membawa piranti pemberi harapan berwarna kuning menyala yang tergantung di sisi kanan mereka. Selalu siaga untuk menghindari keadaan darurat kehabisan udara dan jika hal tersebut harus terjadi, dengan mendiskusikan rencana penyelaman kamu dan menyelaminya.
Running out of air is the most common trigger for diving accidents, read more: http://ow.ly/3jcJ50yxc8c
-