13/05/2026
Tidak semua atlet lahir dari jalan yang mulus.
Fajar pernah ada di titik: ingin berhenti badminton, gagal masuk pelatnas, dan memilih fokus kuliah.
Namun hidup ternyata belum selesai menulis ceritanya.
Dari latihan seadanya di Bandung, masuk pelatnas dengan rasa minder, hingga akhirnya berdiri di panggung dunia membawa nama Indonesia 🇮🇩
Bersama Muhammad Rian Ardianto, ia tumbuh jadi salah satu ganda putra terbaik dunia.
Dan hari ini, membuka cerita baru bersama Muhammad Shohibul Fikri.
Karena terkadang, yang membuat seseorang berbeda bukan bakatnya.Tapi kemampuannya bertahan saat ingin menyerah.
Buat Fajar perjalanan ini belum selesai.
Dan tugas kita hari ini hingga seterusnya adalah terus percaya, terus mendukung, dan terus berdiri di belakangnya.
Apa momen terbaik dari A Fajar yang nggak bisa kamu lupakan?