Indonesian national team and league

Indonesian national team and league Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Indonesian national team and league, Sport & recreation, Jalan anggrek no 125 Kebayoran baru kebon, Jakarta.

07/04/2026

|JILAT LUDAH SENDIRI!! KNVB MULAI LANCARKAN CARA LICIK UNTUK REBUT KEMBALI BINTANG TIMNAS INDONESIA KE BELANDA

Di tengah meroketnya performa Timnas Indonesia, muncul kabar mengejutkan dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB). Pihak Belanda disinyalir mulai melakukan upaya sistematis untuk 'merayu' kembali talenta yang sudah memilih Merah Putih, seperti Dean James hingga Justin Hubner. Mereka seolah baru menyadari telah melewatkan talenta luar biasa yang kini justru bersinar bersama Garuda.
Muncul isu bahwa para pemain ini diminta meninjau kembali status kewarganegaraan mereka dengan iming-iming karier jangka panjang di Eropa. Ini adalah ancaman serius, karena jika mereka kembali memegang paspor Belanda, maka status WNI mereka otomatis hangus. Kehilangan jenderal pertahanan seperti Hubner tentu akan menjadi kerugian luar biasa bagi Indonesia. Perang dingin paspor ini menjadi ujian kesetiaan nyata bagi para pemain diaspora terhadap tanah leluhur mereka.














18/03/2026

|klub Liga 2 Prancis, Amiens SC di luar dugaan memasukkan satu di antara pemai kesayangan Bojan Hodak di Persib Bandung, Eliano Reijnders.

Penampilan memukau Eliano Reijnders bersama Persib Bandung disinyalir jadi dasar mereka amankan pemain serba bisa Maung Bandung tersebut.

"Klub asal Prancis, Amiens SC, dikabarkan sedang menaruh minat kepada pemain Persib Bandung, yaitu Eliano Reijnders."

"Performa konsisten dan kerja kerasnya di lapangan membuat namanya mulai dilirik klub Eropa. Jika kabar ini benar terjadi, tentu ini menjadi peluang besar bagi Eliano untuk menapaki karier di level yang lebih tinggi dan merasakan atmosfer kompetisi sepak bola Eropa,"

Bicara peluang, kans Amiens SC datangkan Eliano Reijnders dari Persib Bandung terbilang terjal.

Pasalnya, pemain dengan banderol Rp10,43 Miliar itu masih terikat kontrak bersama Persib Bandung sampai dengan 31 Mei 2027.

Mau tidak mau, pemain yang teken kontrak bersama Persib Bandung per 31 Agustus 2025 lalu itu harus didatangkan dengan skema tebus kontrak.

Menarik dinantikan, akankah Persib Bandung bakal welcome mendengar tawaran dari Amiens SC untuk Eliano Reijnders atau justru sebaliknya.














15/03/2026

|Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengklarifikasi bahwa tidak ada masalah terkait status empat pemain naturalisasi palsu di Liga Super Malaysia.

Keempat pemain tersebut adalah Joao Figueiredo, Jon Irazabal, Hector Hevel (JDT) dan Gabriel Palmero dari Kuching City.

Mereka termasuk di antara tujuh pemain yang terlibat kasus pemalsuan dokumen dan menerima hukuman skorsing 12 bulan dari FIFA.

Keputusan FIFA semakin menguat setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menolak banding dari ketujuh pemain.

Dengan demikian, FIFA telah menyatakan bahwa paspor yang diterima oleh ketujuh pemain Timnas Malaysia itu diperoleh dengan cara ilegal.

Namun, MFL selaku operator liga domestik Malaysia mengonfirmasi pendaftaran empat pemain naturalisasi palsu sebagai pemain lokal.

MFL menjelaskan bahwa pendaftaran keempat pemain telah sesuai dengan Peraturan Kompetisi Liga Malaysia 2025/2026.

MFL juga menginformasikan bahwa masalah ini juga telah dijelaskan melalui surat edaran kepada seluruh klub tertanggal 12 Juni 2025.

Sumber: superballbolasport














28/02/2026

|URAT MALU SUDAH PUTUS PRESIDEN FEDERASI VIETNAM SINDIR HABIS HABISAN SKANDAL PEMALSUAN DOKUMEN PEMAIN MALAYSIA

Tensi panas di Asia Tenggara mendidih setelah Presiden Federasi Sepak Bola Vietnam, Trần Quốc Tuấn, melontarkan sindiran menohok terkait skandal identitas pemain Malaysia. Ia menegaskan bahwa Malaysia tidak akan berani lagi memainkan pemain naturalisasi ilegal mereka di ajang internasional mana pun.
Vietnam menilai skandal manipulasi dokumen ini telah merusak reputasi Malaysia di mata dunia. Serangan verbal ini mempertegas hancurnya citra sepak bola negeri jiran akibat ambisi instan yang menabrak aturan hukum FIFA. Kasus ini membuktikan bahwa kecurangan birokrasi tidak akan bisa disembunyikan selamanya.











24/02/2026

|🇻🇳 POTENSI MASUK TOP 100 FIFA

Jika kemenangan 4-0 🇲🇾 Malaysia atas Vietnam dibatalkan, maka Vietnam akan mendapatkan kemenangan WO 3-0. Dengan hasil ini:

✅ 14 poin FIFA Vietnam yang hilang akan kembali
✅ Vietnam akan mendapatkan tambahan 12 poin FIFA untuk kemenangan atas Malaysia

Dengan tambahan 26 poin FIFA, Vietnam akan masuk ke peringkat 103 FIFA

Dan jika 🇻🇳 Vietnam berhasil mengalahlan 🇧🇩 Bangladesh di pertandingan ujicoba, serta 🇲🇾 Malaysia di Kualifikasi Piala Asia akhir Maret nanti, Vietnam akan kembali ke peringkat 100 besar FIFA 😳










20/02/2026

|Bojan Hodak dalam konferensi pers usai pertandingan melawan Ratchaburi FC menyatakan bahwa Persib Bandung akan melaporkan kinerja wasit kepada AFC.

Para wasit yang bertugas di leg ke-2:

Referee:AL SHAMRANI Majed🇸🇦
Ass R1: ALREFAEI Hesham🇸🇦
Ass R2: ALJAMAL Ali🇸🇦
FO: ASHKANANI Ammar🇰🇼
VAR: ALHARBI Sultan Sanat L🇸🇦
Ass VAR: ARAB Abdullah🇰🇼

Kirim surat laporan resmi dulu, meskipun kita semua tau hasilnya gimana. 😄











13/02/2026

|Pengamat sepak bola Malaysia, Keesh Sundaresan, mengapresiasi Timnas Futsal Indonesia yang tampil menggemparkan di AFC Futsal 2026.

Kiprah Samuel Eko dan kawan-kawan di Piala Asia 2026 membuat banyak orang menoleh, termasuk Keesh yang biasa menganalisis sepak bola.

Pengamat yang biasa muncul di Astro Arena itu pun mengakui kehebatan Timnas Futsal Indonesia yang bisa menembus final.

"Saya tahu ada sub kultur [futsal] yang besar di sini [Asia Tenggara]. Cuma saya tidak pernah menyangka sub kultur itu akan menjadi sebesar seperti yang baru saja kita lihat di Indonesia karena skuad Timnas Futsal Indonesia menciptakan satu kejutan yang menakjubkan di pentas Piala Asia," kata Keesh dalam siniar Bola Itu Life di YouTube.

Dalam perbincangan dengan Faiz Gurun, Keesh mengutarakan kekaguman terhadap anak asuh Hector Souto yang bisa membuat Iran kebobolan lima gol dan harus memastikan gelar melalui babak adu penalti.

"Bukan sekadar layak ke final Faiz, tetapi menyeret pasukan Iran yang sudah setiap tahun memenangi kejuaraan ini, yang dilihat sebagai salah satu tim terbaik di dunia dalam olahraga ini. Menyeret mereka ke adu penalti. Dan hanya kalah di adu penalti setelah perlawanan sebelumnya berakhir dengan skor 5-5," ucap Keesh.

Semula Keesh hanya mengamati kabar timnas futsal Malaysia dalam AFC Futsal 2026, namun kemudian Indonesia menyita headline dan Keesh pun mencari tahu soal futsal di Indonesia. Keesh pun menemukan fakta yang mencengangkan buatnya.

"Di sini yang membuat saya melakukan riset untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi di Timnas Indonesia. Baru saya tahu mereka punya liga profesional. Ada aturan dan regulasi yang mereka sudah buat untuk memastikan kualitas yang sangat tinggi pada liga tersebut. Semakin aku baca, semakin aku mulai paham dan memahami perjalanan skuad Indonesia dalam perjalanan tersebut," ujar Keesh.

"Walau saya sudah memahami, walau saya sudah mengerti prosesnya, dan walau sudah tidak kaget, saya tetap masih terkejut dengan aksi mereka di final. Karena finalnya begitu luar biasa," tuturnya.

Sumber: CNN INDONESIA










13/02/2026

|Media Malaysia: Dulu Malaysia Pelopor Futsal Asia, Tapi Kini Tertinggal Dari Indonesia ‼️

Media Malaysia kini memberikan atensi khusus pada tim nasional futsal mereka yang dianggap kehilangan taji dibandingkan Timnas Futsal Indonesia. Meski menyandang status sebagai pionir, Malaysia kini justru terlempar dari persaingan papan atas.

"Pada masanya, Malaysia merupakan salah satu kekuatan utama futsal di Asia bahkan sempat menembus Piala Dunia Futsal 1996, namun kondisi sekarang sungguh memprihatinkan," lapor Flash Sukan.

"Di saat performa tim nasional [Malaysia] kian merosot, Indonesia yang justru baru mulai berbenah serius belakangan ini, malah melesat jauh meninggalkan Malaysia di panggung Asia," tambahnya.

"Muncul pertanyaan besar, mengapa tim yang lebih senior [Malaysia] bisa tersalip jauh oleh negara tetangga yang baru fokus membangun futsal pada 2002, tetapi kini sukses mengukir sejarah melaju ke final AFC Futsal setelah menumbangkan raksasa Jepang," tulis mereka.








11/12/2025

|Sultan Johor yang juga pemilik klub Johor Darul Ta'zim (JDT) Tunku Ismail Sultan Ibrahim mengkritik keputusan FIFA kepada tujuh pemain naturalisasi Malaysia dengan membawa-bawa Indonesia.

Kritik tersebut disampaikan Ismail dalam sesi pertemuan dengan suporter di Johor. Menurut Ismail yang akrab disapa TMJ itu, mempertanyakan keputusan FIFA yang menganggap salah dokumen pemerintah Malaysia.

"Mengapa dokumen mereka (FIFA) dianggap benar? Mengapa dokumen kita salah? Jika dokumen kita salah, itu berarti Anda bukan warga negara Malaysia, mungkin Anda warga negara Indonesia," ujar TMJ dikutip dari Metro.

"Jika mereka mempertanyakan dokumen Dinas Pendaftaran Nasional (JPN), maka kewarganegaraan Anda juga dapat dipertanyakan," ucap TMJ menambahkan.

"Kasus ini sekarang berada di CAS. Jika kita tidak menang, bukan berarti sepak bola kita mati. Kita perlu terus bergerak maju," tutur TMJ.

Sumber CNN INDONESIA







20/11/2025

|Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) kembali berada di pusaran isu serius setelah FIFA mengungkap kegagalan asosiasi tersebut mengidentifikasi pelaku utama di balik serangkaian skandal pemalsuan dokumen tujuh pemain.

Dalam laporan resmi, FIFA menyatakan kekecewaannya terhadap FAM yang tidak mampu atau enggan menunjuk individu yang bertanggung jawab atas pemalsuan dokumen naturalisasi pemain.

Tidak ada skorsing, tidak ada pemecatan, bahkan tidak ada laporan kepada otoritas hukum Malaysia.

FIFA menilai FAM justru seolah melindungi figur tak tersentuh, seseorang yang dianggap memiliki pengaruh kuat sehingga tetap aman meski sejumlah dugaan pelanggaran telah mencuat.

Sebagai respons, FIFA kini memerintahkan Sekretariatnya melakukan investigasi mendalam terhadap operasional internal FAM.

Otoritas kriminal di Brasil, Argentina, Belanda, Spanyol, dan Malaysia juga akan dilibatkan untuk menindaklanjuti proses hukum.

Di platform media sosial, netizen banyak yang menduga bahwa sosok yang dimaksud ialah Tunku Ismail Idris, yang juga dikenal sebagai Tunku Mahkota Johor (TMJ).

Dalam perkembangan lain, tujuh pemain naturalisasi mengakui bahwa mereka diminta oleh seseorang, yang tidak disebutkan namanya untuk menandatangani dokumen yang menyatakan bahwa mereka telah tinggal di Malaysia selama 10 tahun.

Pada kenyataannya, beberapa pemain, termasuk Hector Hevel, mengaku tidak pernah membaca dokumen tersebut sebelum menandatanganinya.

Sementara itu, dari dokumen yang dirilis FIFA, Facundo Garces dan Gabriel Palmero, memberikan kesaksian yang memperlihatkan tingkat kelalaian yang mengejutkan.

Garcés mengaku menerima tawaran untuk bermain bagi Malaysia tanpa memverifikasi klaim agen soal garis keturunannya.

Sementara itu, Palmero bahkan sempat salah menyebut negara asal neneknya. Ia mengaku tidak pernah memeriksa dokumen keluarga yang digunakan dalam pengajuan naturalisasi tersebut.












Address

Jalan Anggrek No 125 Kebayoran Baru Kebon
Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Indonesian national team and league posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share