25/03/2023
Pulau-pulau itu pertama kali ditemukan pada tahun 1506 oleh penjelajah Portugis yang bernama Tristao da Cunha. Sekitar 140 tahun kemudian, manusia pertama pun mulai menginjakkan kaki di sana, dengan rekaman pendaratan pertama terjadi pada 1643 oleh kru Heemstede.
Pulau ini sangat terpencil dan terletak di tengah-tengah samudera Atlantik. Jaraknya dengan Afrika Selatan adalah 2.816 kilometer, sedangkan jaraknya dengan Amerika adalah 3.360 kilometer.
Untuk bisa pergi ke sana, kalian hanya bisa menggunakan transportasi berupa kapal. Meskipun kapal-kapal nelayan dari Afrika Selatan sering datang secara teratur, akan tetapi RMS Saint Helena (kapal utama untuk penumpang) hanya berkunjung setahun sekali pada selama pelayaran Februari, dan ini pun antara Cape Town dan Saint Helena saja (tidak sampai ke Tristan da Cunha).
Sekarang, sekitar 265 orang yang menetap tinggal dan tidak ada satu pun dari mereka yang memiliki harta pribadi. Semua tanah di Tristan da Cunha dimiliki secara komunal dan ada berbagai kebijakan untuk mencegah keluarga yang lebih kaya mendapatkan harta berlebihan (agar kemampuan ekonomi penduduknya senantiasa merata).
Untuk urusan medis, Cuma ada satu dokter tetap (dari Afrika Selatan) dengan hanya lima perawat yang siap melayani seluruh penduduk Tristan da Cunha.Selain itu, ada juga satu museum kecil yang menarik,
satu sekolah, toko kerajinan, kolam renang, stasiun radio, toko-toko lokal bergaya lama, dan sebuah supermarket besar.