Mexious

Mexious Kami merupakan tim produksi kreatif yang menyajikan seputar Teknologi, Otomotif, Hobi dll kepada and

Halaman ini menyediakan Berita seputar (MotoGp) secara update dan berita-berita yang di sajikan bukan berita asal dan pendapat admin , melainkan Berita "Copas" dari website2 resmi yang menyajikan berita MotoGp dan saya berharapa anda lebih nyaman saat membaca berita seputar MotoGp di sini.

Ini merupakan Suzuki Escudo genrasi ke 2 yang bisa di ajak offroad jalan bekasi, jangan lupa ditonton yaaa 😆😆👍👍
16/04/2021

Ini merupakan Suzuki Escudo genrasi ke 2 yang bisa di ajak offroad jalan bekasi, jangan lupa ditonton yaaa 😆😆👍👍

Ini merupakan review Mobil kami yang pertama, semoga dari review ini kami bisa melanjutkan produktifitas kami di bidang otomotif, Dukungan anda sangat mempen...

08/11/2013

Rossi-Burgess Akan
Berpisah di Akhir
Musim

2013 jadi musim terakhir
kerjasama antara Valentino Rossi
dengan kepala mekaniknya Jeremy
Burgess. Rossi mengonfirmasi
bahwa dirinya dan Burgess akan
berpisah setelah balapan Valencia
akhir pekan ini.
Burgess adalah kepala mekanik
tersukses dalam sejarah grand prix
motor. Pria Australia berusia 60
tahun itu sudah bersama Rossi
sejak debut di balap motor kelas
premier pada tahun 2000.
"Aku pikir tahun depan Jeremy tidak
akan menjadi kepala mekanikku,"
ucap Rossi seperti diwartakan
Crash. "Ini adalah sebuah
keputusan sulit bagiku karena aku
memiliki sebuah sejarah hebat
bersama Jeremy."
"Dia juga bukan sekadar kepala
mekanikku, dia sudah seperti
keluargaku sendiri. Ayahku dalam
balapan," lanjut The Doctor .
"Tapi aku memutuskan untuk tahun
depan aku perlu mengubah sesuatu
untuk mencoba menemukan sebuah
motivasi dan dorongan yang baru
untuk meningkatkan level,
kecepatanku. Aku pikir ini adalah
balapan terakhirku dengan Jerry,"
imbuh dia.
Burgess telah memenangi titel
juara dunia sebanyak tujuh kali
bersama Rossi, lima kali dengan
Mick Doohan, dan sekali dengan
Wayne Gardner.
Di tahun 2004, Burgess bersama
Rossi membuat kepindahan berisiko
dengan bergabung Yamaha. Namun,
hasilnya luar biasa.
Burgess dan Rossi mengubah
Yamaha dari motor yang cuma
mampu meraih satu podium di
musim sebelumnya menjadi motor
peraih gelar juara, titel juara dunia
pembalap pertama mereka sejak
1992.

05/11/2013

Valentino Rossi : Jangan buat kesalahan sepertiku,Marquez

Meski unggul cukup jauh
atas Jorge Lorenzo, Marc Marquez
diminta untuk tidak jemawa jelang
final MotoGP di Valencia. Marquez
diingatkan untuk tidak membuat
kesalahan seperti yang dilakukan
Valentino Rossi, tujuh tahun lalu.
Ada 13 poin yang kini menjadi
pemisah jarak Marquez dengan
Lorenzo di posisi teratas klasemen
MotoGP. Dengan komposisi seperti
itu, Marquez tinggal butuh finis di
posisi empat pada MotoGP Valencia
yang akan digelar pada 10
Nevember mendatang untuk
merebut gelar juara dunia.
Mengingat Marquez selalu
menuntaskan balapan di atas
podium - di luar kecelakaan di
Italia dan diskualifikasi pada race
di Phillip Island -- rookie 20 tahun
itu lebih diunggulkan bakal bisa
jadi kampiun musim ini.
Tapi, Rossi meminta Marquez tidak
jemawa dengan keunggulannya kini.
Pernah berada di situasi serupa di
musim 2006, The Doctor menyebut
kalau segala hal bisa terjadi dan
membatalkan kemenangan yang ada
di depan mata.
"Saya harap Marquez menjalani
situasi yang tidak sama seperti saya
di 2006. Apakah saya ketika itu
punya keunggulan delapan poin
atas Hayden? Saya tidak ingat. Marc
punya keunggulan yang lebih besar
dibanding yang saya punya (ketika
itu) dan karena itulah dia akan
tetap jadi favorit," sahut Rossi di
Marca .
Di musim 2006, Rossi dan Nicky
Hayden terlibat persaingan sengit
menjadi juara dunia. Kompetisi
antara keduanya bahkan
berlangsung sampai seri terakhir,
yang juga digelar di Valencia.
Rossi ketika itu dalam posisi unggul
delapan poin, dan jadi unggulan
untuk merebut gelar juara dunianya
yang keenam secara beruntun.
Posisi start terdepan makin
membuat dia diunggulkan kembali
bertakhta.
Namun Rossi malah terjatuh di lap
kelima. Dia bisa melanjutkan
balapan, namun hanya finis ke-13.
Gelar juara dunia pun melayang ke
tangan Hayden, yang menuntaskan
balapan di urutan tiga.
"Saat Anda bertarung
memperebutkan gelar juara dunia,
segala hal bisa terjadi. Valencia
menjadi akhir pekan yang sulit, itu
bisa saja hujan, bisa dingin, bisa
menjadi balapan dengan separuh
aspal, dan tahun lalu itu menjadi
balapan ' flag to flag' (mengganti
motor)," ujar Rossi lagi.

05/11/2013

Menanti Duel
Pamungkas Lorenzo vs
Marquez di Valencia

Pemenang MotoGP 2013
akan ditentukan akhir pekan ini di
Circuit Ricardo Tormo dalam
MotoGP Valencia. Marc Marquez
atau Jorge Lorenzo?
Setelah 17 seri terlewati belum
ketahuan siapa yang berhak
menyandang gelar juara dunia
MotoGP pada musim ini. Walhasil
balapan terakhir musim ini, seri
ke-18 di Valencia, Minggu
(10/11/2013), akan menjadi penentu
yang ditunggu-tunggu.
Untuk balapan pada akhir pekan,
gelar juara musim ini akan jadi
rebutan antara sang rookie Marquez
di bawah panji Repsol Honda dan
juara bertahan Lorenzo yang
membela Yamaha.
Situs MotoGP menyebut, kali
terakhir kejuaraan dunia MotoGP
ditentukan pada seri terakhir
adalah pada tahun 2006 lalu, juga
di Valencia. Uniknya, saat itu dua
pesaing yang tersisa juga membela
tim Repsol Honda dan Yamaha.
Tujuh tahun silam, Valentino Rossi
yang membalap untuk Yamaha
memasuki seri terakhir di Valencia
dengan berada di posisi puncak
klasemen. Ia amat diunggulkan
untuk memastikan gelar.
Sementara di Repsol Honda ada
Nicky Hayden, yang pada seri
sebelumnya saat itu terjatuh
sehingga gagal menuai angka,
dengan keadaan tertinggal delapan
poin dari Rossi.
Yang terjadi kemudian adalah
munculnya drama di seri
pamungkas. Rossi, peraih posisi
pole, melakukan kesalahan yang
jarang ia lakukan, terjatuh di awal-
awal balapan, dan akhirnya cuma
bisa finis di posisi 13. Hayden
sementara itu finis di posisi tiga di
belakang Troy Bayliss dan Loris
Capirossi, untuk kemudian
dinobatkan sebagai juara dunia
MotoGP 2006.
Drama seperti itu bukan tak
mungkin terjadi lagi akhir pekan
ini. Itu mengapa para suporter
Marquez dan Honda tampaknya
masih memendam kerisauan
kendatipun pebalap Spanyol
berusia 20 tahun itu cuma butuh
finis pada posisi empat di Valencia
untuk jadi juara dunia, terlebih ia
juga punya catatan mengilap musim
ini: enam kemenangan, delapan
pole, 14 start baris terdepan, 15
finis podium, dan 11 kali fastest
laps.
Untuk alasan serupa p**a para
suporter Lorenzo dan Yamaha
niscaya masih tetap memelihara
keyakinan walaupun saat ini juara
dunia MotoGP 2010 dan 2012 itu
masih tertinggal 13 poin. Toh
pebalap Spanyol berusia 26 tahun
tersebut juga punya raihan sip
musim ini, seperti jumlah tujuh
kemenangannya yang bahkan lebih
banyak daripada Marquez.
Pada akhirnya, bersiaplah untuk
balapan pamungkas musim ini pada
akhir pekan nanti dan semoga yang
tercepat yang menang!

19/09/2013

Stoner mau kembali jika MotoGP ubah regulasi

Casey Stoner akhirnya menyebutkan beberapa hal yang bisa membuatnya kembali ke kejuaraan balap motor terakbar tersebut. Hal-hal itu adalah perubahan regulasi kapasitas mesin dan juga penghapusan perangkat elektronik.

Pebalap Australia yang pensiun dari MotoGP sejak akhir tahun lalu ini mengaku menginginkan lebih banyak tenaga kuda yang mengalir dari motor MotoGP. Ia juga ingin hal-hal yang mempermudah balapan seperti perangkat elektronik dihilangkan dari aturan balap.

"Saya akan kembali jika motor 4-tak punya 300 tenaga kuda, atau bila MotoGP menggunakan motor 750cc dan 2-tak. Saya menginginkan lebih banyak tenaga dan lebih sedikit hal-hal yang mempermudah mengendarai motor. Pasti akan sangat menyenangkan," ujarnya. Saat ini, MotoGP menggunakan kapasitas mesin 1000cc 4-tak.

Stoner yang kini menjabat sebagai test rider Departemen Balap Honda (HRC) untuk proyek MotoGP mereka, merasa motor RC213V dan motor segenerasinya tak memiliki power yang cukup besar. Itulah yang ia rasakan saat menjajal motor tersebut di Motegi, Jepang awal Agustus lalu.

"Bagi saya, generasi motor MotoGP saat ini tidak punya tenaga yang cukup. Saya merasakannya saat uji coba di Motegi. Saya menginginkan lebih banyak tenaga ketika mengendarai motor ini. Itulah mengapa saya kesulitan bila berhadapan dengan elektronik. Saya sudah meminta mereka untuk mematikan kontrol traksi, karena saya ingin merasakan tenaga motor ini di tangan saya," tutupnya. (s

18/09/2013

Rossi: Lorenzo jadi masalah bagi
Marquez dan Pedrosa

Usai MotoGP San Marino akhir pekan
lalu, Jorge Lorenzo bakal menjadi
momok menakutkan bagi duet
Repsol Honda, Marc Marquez dan
Dani Pedrosa. Demikian yang
diungkapkan pebalap Yamaha
Factory Racing, Valentino Rossi.
Lorenzo kini telah menyamai jumlah
kemenangan Marquez, yakni lima
kemenangan. Belum lagi, ia juga
memenangkan dua seri terakhir.
Rossi pun memprediksi rekan
setimnya tersebut bakal tampil lebih
kuat di lima seri tersisa.
The Doctor sendiri mengaku tak
tahu bagaimana cara mengejar
Lorenzo. Apalagi pebalap Spanyol
itu langsung memimpin 2,5 detik di
lap pertama MotoGP San Marino
lalu.
"Memang aneh untuk dikatakan,
namun setelah dua tahun finis jauh
di belakang pebalap terdepan
(bersama Ducati), saya mulai
terbiasa dengan balapan macam ini.
Saya sendiri tak bisa membalap
dengan Yamaha seperti Jorge. Saya
harus meningkatkan performa,"
ujarnya.
Kini Lorenzo berada di peringkat
kedua pada klasemen pebalap
dengan 219 poin, tertinggal 34 poin
dari Marquez. Namun Rossi yakin
Lorenzo mampu memangkas
ketertinggalan tersebut sebelum
musim ini berakhir.
"Saya tak tahu bagaimana cara
menghadapinya di lima tikungan
pertama. Ia benar-benar percaya
diri. Meski ia tertinggal 34 poin di
belakang Marc, musim ini belum
usai. Ia bakal jadi masalah untuk
Marc dan Dani," pungkas Rossi.

16/09/2013

Jadi tuan rumah, Rossi kecewa
gagal podium lagi

Tampil di hadapan publik sendiri,
Valentino Rossi kembali kecewa
setelah gagal meraih podium dalam
MotoGP San Marino, hari Minggu
(15/9).
Pebalap Yamaha Factory Racing ini
hanya mampu finis keempat di
belakang Jorge Lorenzo, Marc
Marquez dan Dani Pedrosa setelah
start dari grid ketiga. Rossi pun
kecewa menjadi "spesialis" posisi
keempat selama empat seri
terakhir.
"Sayang kami tak bisa podium,
karena itulah target kami, apalagi
ini di Misano," ujar Rossi. "Akhir
pekan kami berjalan baik, karena
saya cukup cepat. Namun tak
memungkinkan untuk meraih
podium, karena tiga pebalap
terdepan lebih kuat."
The Doctor juga mengaku
mengalami masalah pada
pengereman. Hal inilah yang
membuatnya tertinggal dari rekan
setimnya sendiri, Lorenzo dan duet
Repsol Honda.
"Saya sempat berharap Dani akan
mendapat beberapa masalah karena
ia tak cukup baik di sesi latihan.
Saya mencoba menempelnya,
namun ternyata ia lebih kuat. Marc
juga sempat melebar, namun
ritmenya lebih baik. Saya telah
berusaha sekeras mungkin meraih
podium, namun tak cukup,"
pungkasnya.

16/09/2013

Rossi-Crutchlow puji performa
Lorenzo di San Marino

Valentino Rossi dan Cal Crutchlow
yang sama-sama gagal podium di
MotoGP San Marino, melontarkan
pujian kepada pebalap Yamaha
Factory Racing, Jorge Lorenzo yang
sukses menang pada hari Minggu
(15/9).
Selepas start, Lorenzo langsung
memimpin balapan hingga finis.
Bahkan ia langsung unggul 2,5 detik
dari para rival di lap pertama. Ia
pun berhasil mengalahkan duet
Repsol Honda, Marc Marquez dan
Dani Pedrosa.
"Jorge tampil kuat dan fantastis
sejak lap pertama. Inilah yang juga
ia tunjukkan pada beberapa seri
terakhir. Ia selalu langsung menjauh
sejak lap pertama. Ia selalu
konsisten," ujar Rossi yang finis di
posisi keempat.
Sementara Crutchlow yang finis
keenam menolak untuk menganalisa
hasil dan ritme balap Lorenzo.
Pebalap Monster Yamaha Tech 3 ini
finis nyaris 23 detik dari juara dunia
bertahan tersebut.
"Saya tak perlu mengevaluasi hasil
Jorge. Tak usah bertanya-tanya
mengapa ia bisa langsung
memimpin 2,5 detik. Itulah gaya
balapnya, dan itulah caranya untuk
mengalahkan Honda. Jorge jelas
berada di level yang berbeda
dengan kami," tutur Crutchlow.

14/09/2013

Demi Bersaing
dengan Honda,
Yamaha Pakai
Girboks Baru di
Misano

Yamaha
memastikan akan
menggunakan sistem
transmisi baru di MotoGP San
Marino, akhir pekan ini.
Transmisi bernama seamless
shift gearbox ini diharapkan
membuat Tim Garpu Tala
lebih bersaing dengan
Honda.
Setelah diuji coba di Sirkuit
Brno, Republik Ceko, Agustus
lalu, Yamaha memastikan
akan menggunakan seamless
shift gearbox pada balapan di
Misano, Minggu (15/9/2013)
mendatang. Mereka akan
menyusul dua rivalnya,
Honda dan Ducati, yang telah
lebih dulu menggunakan
sistem tersebut.
Transmisi "seamless"
membuat perpindahan gigi
menjadi lebih mulus, cepat,
dan stabil karena motor tak
mengalami sentakan. Secara
sederhana, sistem ini telah
melakukan "penguncian"
pada gigi berikutnya sebelum
gigi yang sedang digunakan
dilepas. Dengan demikian,
penurunan tenaga ketika
mengganti perseneling pun
ikut terminimalisir.
"Itu ( seamless gearbox) akan
digunakan di sini besok.
Kami bisa mengatakan
demikian," kata pebalap
Yamaha, Jorge Lorenzo,
seperti dikutip Crash.
"Ketika kami menguji
cobanya di Brno, saya
tersenyum karena tidak
merasakan penurunan
tenaga ketika mengganti gigi.
Rasanya seperti menaiki
motor matic," sambungnya.
"Mungkin hal yang paling
dirasakan adalah ketika
menaikkan gigi ketika
treknya menanjak.
Normalnya motor akan
'bergoyang' ketika Anda
melakukannya, tapi dengan
seamless itu tidak terjadi.
Mari kita lihat apa yang bisa
kita dapatkan di balapan,"
tambah rider asal Spanyol
itu.
Rekan setim Lorenzo,
Valentino Rossi, juga antusias
menyambut hal ini. Namun,
Rossi menyatakan bahwa
transmisi ini tak serta merta
membuat motor lebih
kencang.
"Kami sangat senang. Tentu
saja itu penting, terutama di
Misano, di mana Anda
banyak melakukan
perpindahan gigi. Kami
berharap ini akan jadi
keuntungan bagus untuk
mencoba bersaing dengan
Honda," tutur Rossi.
"Ini lebih kepada
peningkatan di sisi
pengendaraan daripada
waktu putaran. Sayangnya,
saya tidak berpikir bahwa
seamless gearbox akan
mempercepat kami setengah
detik. Tapi, ini banyak
membantu untuk
mengarungi jarak balapan
dan mendorong motor
hingga batasnya tanpa
kesalahan," katanya.

Address

Depok Satu

Telephone

+6282213352882

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mexious posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Mexious:

Share

Category