02/04/2014
Sewaktu kecil aku dimandikan ibu:
diguyur segayung air hangat, aku meronta;
diusap halus lembut kulitku, aku berceloteh riang;
dilulur sabun bergelembung, aku bermain dengan tetesan air;
Ungkapan bangga diucapkannya agar aku dapat tenang ketika air kembali diguyur;
Suaranya menenangkan ku ketika kecil, "Ini anak pintar, kebanggaan ibu."
Rambut bersih telah disisir, berpakaian rapi dan wangi, siap berangkat ke sekolah!
Meski diiringi salam dan senyum ibu, kepergian ku dilepas ibu dengan was-was dan doa tanpa henti...
---
Hingga, tahun-tahun menjelang...
Ternyata tiba giliran bagiku untuk memandikan ibu:
ku sapu pelan wajah ibu dengan siraman air sejuk, terlihat senyum penuh kedamaian;
ku usap lembut lipatan senja kulit ibu, tersingkap bersih dalam guratan usia;
ku lulur daun bidara dan wewangian, terasa tenang dalam diamnya ibu,
Pesona kasihmu terpancar ketika guyuran air dikeringkan dari tubuhmu;
Suara isak tangis sesegukan mengiringi, riuh dalam barisan rapi menyambutmu.
Kain putih bersih membalut, menutup rambut indah dan tubuh wangi ibu, menjelang ke pembaringan abadi!
Meski genangan tetesan air mataku tertumpah, aku ikhlas melepas kepergian mu dengan iringan doa tanpa henti...
---
Jika masa itu (telah) tiba, semoga aku senantiasa dikuatkan oleh-Nya.