08/10/2024
Sabda Bina Diri #1220
Selasa, 8 Oktober 2024
Filemon 1:15-17
BAPA MEMBIMBING MENJADIKAN KITA ANAK-NYA
Oleh: Reinhard Samah Kansil, M.Th
Bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu sebagai saudara yang kekasih, bagiku sudah demikian, apalagi bagimu, baik secara manusia maupun di dalam Tuhan.. (ay. 16)
Dalam bacaan ini Paulus menyebut Onesimus sebagai anak yang ditemukannya saat ia berada dalam penjara. Apa yang dimaksud dengan kata "anak"?
Dalam konteks Onesimus yang statusnya adalah budak, maka istilah "anak" dipahami dalam pengertian anak rohani.
Artinya, Paulus berinisiatif mengambil peran utama sebagai bapak rohani untuk mengasuh, menuntun, dan mengarahkan Onesimus.
Keputusan dan inisiatif Paulus membuktikan bahwa ia rela menanggung beban dan tanggung jawab tersebut kepada dirinya.
Ia menyadari bahwa membimbing anak-anak rohani dengan pelbagai latar belakang yang berbeda-beda tidaklah mudah.
Tetapi, demi Injil dan tersebarnya anugerah keselamatan dalam Kristus, Paulus berani mengambil risiko itu, walau dirinya berada dalam penjara.
Ia melihat bahwa penjara bukanlah halangan yang dapat mematikan optimismenya untuk memenangkan sebanyak mungkin jiwa bagi Kristus.
Pada masa kini, tindakan Paulus lebih dikenal dengan istilah mentoring. Ia dapat digolongkan sebagai mentor yang baik. Karena ia mau membimbing siapa pun yang mau hidup demi Kristus.
Setiap orang sebaiknya memiliki mentor. Tujuannya, agar kita mempunyai tempat untuk bertukar pikiran dan mengarahkan hidup kita menjadi orang yang lebih baik.
Karena kelak, kita akan menjadi seorang mentor yang memiliki peran bagi orang lain.
Lisa Marino
Alkisah, Lisa Marino, seorang ahli permata bersertifikat, memiliki pelatih fitnes pribadi yang memberinya nasihat dan semangat setiap hari.
Namun, Lisa tidak pernah bertemu sang pelatih. Sebagai peserta dari program "Praktik Hidup Sehat",
Lisa memulai setiap hari dengan mengirim laporan diet, olahraga, tidur, dan stresnya ke sebuah website.
Setelah itu, ia menerima e-mail balasan dari pelatihnya.
Lisa mengatakan bahwa dengan mengirim laporan setiap hari ia tertolong untuk tetap jujur dan terfokus pada sasaran fitnesnya.
Sebagai pengikut Kristus, kita memiliki pengalaman yang indah tetapi misterius, yaitu memiliki Roh Kudus sebagai teman dan pembimbing kita, walaupun kita tidak dapat melihat-Nya.
Yesus berjanji kepada para murid-Nya bahwa saat Dia meninggalkan dunia ini, Dia akan mengirimkan Seseorang yang lain untuk menyertai mereka.
"Penolong" atau "Penghibur" dalam bahasa aslinya berarti "dipanggil untuk mendampingi atau menolong seseorang".
Rasul Paulus mendampingi Onesimus menjadi pembimbingnya agar dapat diterima oleh Filemon sebagaimana Filemon menerima Paulus.
Walaupun tidak kelihatan, Roh Kudus menyertai kita setiap hari, sama seperti Yesus mendampingi para murid-Nya di bumi.
Roh Kudus-lah yang akan menolong kita untuk tetap jujur, fokus, dan bersemangat dalam hidup ini sehingga dapat memuliakan Kristus.
BAPA MEMBIMBING KITA MENJADIKAN KITA SEPERTI ANAK-NYA
Penjelasan tentang ayat bacaan terdapat dalam buku saya ini. Ingin memilikinya?
WA.Me/087845121475