MATAHATI

MATAHATI MATAHATI PusatLayananPsikologi: PSIKOTES, TERAPI, KONSULTASI, TRAINING

ORANG TUA KOK SEDIKIT-SEDIKIT “JANGAN!”Nanti anak jadi tidak kreatif. Rosululloh saja tidak banyak melarang kok. Cucunya...
16/08/2024

ORANG TUA KOK SEDIKIT-SEDIKIT “JANGAN!”

Nanti anak jadi tidak kreatif. Rosululloh saja tidak banyak melarang kok. Cucunya naik ke punggung saat beliau sholat, tidak kemudian keluar kata “jangan” setelahnya.

Pakailah kata “jangan” untuk hal yang benar benar terlarang, seperti: Jangan menyekutukan Alloh!, jangan mendekati zina!, Jangan durhaka ke orang tua!.

Kalau untuk hal-hal yang tidak terlarang sebaiknya hindarilah terlalu mengobral kata kata “jangan”. Masa iya “berlari” saja dilarang?, ngobrol jadi terlarang.

Jangan lari-larian! ... Jangan ngobrol!.. jangan nangis!... jangan hujan-hujanan! ... jangan! .. jangan! ...
Terlalu mengobral itu namanya.

Bukankah berlari itu sehat?, bukankah ngobrol itu bagian dari interpersonal skill?, bukankah nangis itu bagian dari penyaluran emosi negatif?, bukankah hujan itu rahmat Alloh dan membuat anak tambah kebal?

Bahkan yang terlarang saja Rosul dengan lembut sekali menyampaikannya. Badui yang kencing dimasjid malah Rosul mendiamkan dulu dan melarang sahabat menghardiknya. Setelah itu baru meminta para sahabat membersihkannya.

BIASAKANLAH MENGATAKAN YANG DIINGINKAN.

Lalu bagaimana caranya ketika kita ingin mengoreksi perilaku anak, tanpa mengobral kata jangan?
Ini kuncinya:
Gunakan kata yang diinginkan, hindari mengatakan kata yang tidak diinginkan.

Kata yang tidak tidak diinginkan biasanya didahului oleh kata JANGAN, sedangkan kata yang diinginkan didahului dengan kata BOLEH

Contoh:
Kita tidak ingin anak lari-larian didalam ruangan atau khawatir anak terjatuh. Lalu kita ingin apa? Kita ingin tenang kan? Ingin mereka jalan kan?

Alih-alih mengatakan “jangan lari-larian!,
Katakan “boleh lari-larian diluar ruangan” atau “boleh jalan aja ..boleh santai”

Kita tidak ingin anak ngobrol saat kelas berlangsung. Lalu kita ingin apa? Kita ingin mereka tenang kan?

Alih-alih mengatakan “jangan ngobrol!,” katakan: “boleh tenang..boleh hargai yang sedang bicara didepan”.

- “Boleh tenangkan diri, menangis boleh sudah itu tenang ya”
- “Boleh hujan hujanan setelah itu mandi pakai air hangat ya, kemudian itu lantai yang basah kamu keringkan” atau “boleh masuk rumah nak .. ini air hujan pertama musim ini, masih banyak asamnya jadi kurang sehat, nanti kalau sdh semingguan hujan kamu boleh”

Kita tidak ingin anak nonton TV saja. Terus kita ingin apa? Kita ingin mereka main sepeda kan atau main dilapangan sama anak lain kan? Atau ingin bantu orang tua atau kerjakan belajar.
Maka katakanlah yang orang tua inginkan, hindari mengatakan yang tidak diinginkan KECUALI untuk hal-hal yang benar benar TERLARANG.

Mengatakan yang tidak diinginkan berfokus pada masalah, sedangkan mengatakan yang diinginkan berfokus pada Solusi.

Hayu orang tua kreatif menghasilkan anak kreatif dan berani. Orang tua yang apa-apa khawatiran bisa membuat anak jadi peragu. Mari kita mendidik anak mulai dari mengatur kata-kata.

Dr. Wasmin
(Performance Coach, Ayah dari 6 Anak)

simak juga di youtube https://www.youtube.com/channel/UC_0jbu5c4WhAzsz_jbJ243A

27/08/2019

TRAUMA MAMPU MELEJITKAN POTENSI

Ternyata dampak trauma tidak selalu negatif. Setelah goncangan hidup itu terjadi seseorang justru memiliki pandangan spiritual terhadap kehidupan dan melihat peristiwa kehidupan yang sangat menantang sebagai kesempatan untuk belajar dan tumbuh.

Peneliti pasca trauma, Profesor Stephen Joseph, mengatakan bawah trauma dapat menyebabkan perubahan positif. Pertama, ini akan mengubah perspektif seseorang.

Setelah trauma, orang menjadi sadar bahwa dirinya lebih kuat dari yang dibayangkan sebelumnya. Anda mulai melakukan hal-hal yang biasa Anda takuti karena merasa lebih percaya diri dengan kemampuan diri sendiri.

Kemudian, Anda mulai mencintai diri sendiri untuk siapa Anda sebenarnya, menghargai kualitas terbaik dan menerima keterbatasan yang ada. Perubahan positif lainnya adalah hubungan yang membaik. Anda mulai merasa lebih bersyukur terhadap orang yang Anda cintai dalam hidup.

Bagaimana caranya? Ikuti Hypnotherapy Certification Workshop 21&22 September 2019.

Info lebih lanjut: https://javahypnotherapy.com/pelatihan-hypnotherapy/

Masya Allah... Saya merasa beruntung diberi kesempatan ikut kegiatan JIH berupa HCW dan NLP... Banyak ilmu tentang kondi...
26/08/2019

Masya Allah... Saya merasa beruntung diberi kesempatan ikut kegiatan JIH berupa HCW dan NLP... Banyak ilmu tentang kondisi fisiologis (alamiah) alam bawah sadar manusia yang bisa digali. Yang lebih serunya, alam bawah manusia lah yang menentukan perilaku. Jadi memperbaiki alam bawah sadar berarti memperbaiki perilaku. Cara terbaik untuk "menyelam" dan "mereparasi" alam bawah sadar adalah dengan hypnoterapi... Sungguh suatu ilmu yang 100% scientific. Sukses selalu JIH, pak wasmin dan bu lilis... Semoga Allah memberikan limpahan barakah atas tersebarnya ilmu yang bermanfaat ini ... Aamiin
-dr. Indri Budiarti, SpOG, dokter kandung Hermina pasteur Bandung-

14/01/2019

BUKAN POLITIK, TAPI EGO.

Akhir-akhir ini banyak grup yg ribut karena bahas politik? Bukan. Karena sebetulnya bahas apapun bisa ribut jika tidak tahu akar masalah perpecahan. Bahas model kaos alumni saja bisa ribut.

Musuh terbesar dalam merawat persatuan dan persaudaraan adalah EGO, bukan PERBEDAAN. Perbedaan bukan penyebab perpecahan. Perbedaan justru menciptakan harmoni dalam musik. TIDAK SIAP BERBEDALAH YANG MENYEBABKAN PERPECAHAN. Perasaan terancam dan takut berbeda itu dorongan ego. Ego lah yang membuat seseorang dalam melihat orang lain yang tidak sama menjadi musuh. Pengennya orang sama dan mengikuti pendapatnya.

Seperti anak anak, semua orang mesti mengikuti keinginannya, semua permainan pengen jadi miliknya. Kalau tidak ngambek, nangis, mulai personal, menyerang pribadi atau keluar grup. Orang seperti itu mungkin tua usianya tapi terlambat dewasanya. Kekanak-kanakan.

(Latar Foto bersama civitas akademik SugarGrupSchoolLampung)

17/09/2018

Ada pujian yang berdampak buruk. Apa itu? Ikuti besok ya

Wujudkan mimpi 2018. Ikuti HGS ya
07/12/2017

Wujudkan mimpi 2018. Ikuti HGS ya

30/08/2017
Apa Bedanya Depresi Dengan Sedih Biasa?Menurut WHO, kira-kira 350 juta penduduk dunia menderita penyakit ini. Suatu peny...
05/08/2017

Apa Bedanya Depresi Dengan Sedih Biasa?

Menurut WHO, kira-kira 350 juta penduduk dunia menderita penyakit ini. Suatu penyakit yang bisa diderita oleh siapa saja, terlepas dari ras, umur, jenis kelamin, dan lingkungan; penyakit ini bisa menyerang semua orang gak pandang bulu. Suatu penyakit yang efeknya ga main-main, mulai dari membelenggu potensi cemerlang seseorang hingga tidak jarang mengantarkan ke akhir hidupnya. Tapi sayangnya, karena gejalanya "tidak terlihat", penyakit ini masih sangat diremehkan, dianggap bukan penyakit, malah sering dianggap “tidak ada”. Penyakit ini merupakan gangguan mental bernama DEPRESI.

Depresi adalah perasaan / mood sedih yang ditandai dengan menurunnya minat untuk beraktivitas sehari-hari ataupun kehilangan minat untuk kegiatan yang sebelumnya dis**ai. Misalnya, seseorang yang tadinya s**a belanja jadi tidak s**a belanja; yang tadinya s**a main game jadi ga niat lagi main game.

Loh berarti kalo ada orang yang tadinya s**a nonton, terus jadi gak s**a nonton berarti dia depresi d**g?

Tentu saja tidak. Ada gejala yang mutlak muncul sebelum seseorang didiagnosis dengan depresi, seperti berikut:

- perasaan sedih mendalam dan konstan,
- kehilangan motivasi,
- tidak bisa tidur,
- tidak nafsu makan atau maunya makan melulu,
-berat badan naik atau turun,
- penurunan libido
- gangguan konsenstrasi,
- merasa bersalah,
- pikiran-pikiran untuk menyakiti diri sendiri,
-ide untuk bunuh diri sampai percobaan bunuh diri

Kalau membaca sedikit tentang depresi, kita langsung mikir,

“Oh ya sama aja dengan sedih d**g kalau gitu! Waktu patah hati atau ditolak gebetan juga rasanya begitu!“

Ya dan tidak! Patah hati, setelah beberapa hari atau 2 minggu, orang mulai bisa beraktivitas kembali dengan normal, nafsu makan kembali muncul. Tetapi hal ini tidak sama dengan orang yang menderita depresi. Semua perasaan sedih, perasaan tidak berharga, hingga pikiran untuk bunuh diri yang disebutkan di atas tetap menghantui orang tersebut secara terus-menerus selama minimal 2 minggu dan bisa berlangsung seumur hidup jika tidak diterapi dengan tepat.

Mengapa Hypnotherapy Certification Workshop menjawab persoalan ini?
Pelajari Link berikut:

https://javahypnotherapy.com/

ANDA BISA MENGUASAI ILMU HYPNOSIS DAFTAR SEGERA HYPNOTHERAPY CERTIFICATION WORKSHOP ANGKATAN KE 44 ....... Perhatikan PIKIRAN Anda, dia akan menjadi kata-kata. Perhatikan KATA-KATA Anda, dia akan menjadi tindakan. Perhatikan TINDAKAN Anda, dia menjadi kebiasaan. Perhatikan KEBIASAAN Anda, dia menjad...

12/02/2017

Address

Jalan Peninsula 27 Cluster Akasia, Bumi Panyawangan Real Estate Cileunyi
Cileunyi

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MATAHATI posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share