27/09/2016
Persib Ditahan Imbang PSGC Ciamis
Oleh: Nurhandoko 26 September, 2016 - 21:21
PSGC vs Persib/NURHANDOKO WIYOSO/PR
PEMAIN Persib Sergio van Dijk mepelaskan tendangan ke gawang PSGC dalam laga uji coba di Stadion Galuh Ciamis, Senin 26 September 2016. Tembakan tersebut berhasil ditepis kiper PSGC Ghoni Yanuargi. Hingga pertandingan berakhir, kedudukan imbang, 0-0
CIAMIS, (PR).- Kesebelasan Laskar Galuh menahan imbang Persib dengan skor 0-0, pada laga uji coba di Stadion Galuh, Ciamis Senin 26 September 2016. Dalam laga itu, PSGC, sempat beberapa kali berpeluang menjebol gawang Persib.
Masih banyaknya kekurangan yang dimiliki Persib, tidak pelak membuat Manajer Persib, Umuh Muchtar kecewa. Sebaliknya, dia memuji permainan taktis yang dipersembahkan tuang rumah, PSGC.
"PSGC bermain bagus, mampu mengimbangi Persib yang mantan juara Piala Presiden. Permaianannya sangat merepotkan. Kami mengakui keunggulan PSGC. Dengan hasil ini, tentu saja saya kecewa. Banyak yang harus dibenahi," tutur Umuh.
Dia menyatakan, lemahnya permainan melawan PSGC karena faktor kelelahan setelah sehari sebelumnya melakukan uji coba melawan Perses Sumedang tidak bisa dijadikan alasan.
"Sebagai pemain profesional, tentunya tidak kenal lelah. Kami segera melakukan evaluasi," tuturnya.
Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman mengakui keunggulan pemain Laskar Galuh. Bahkan, Djadjang juga menyatakan PSGC layak disebut sebagai pemenangnya meski skor imbang, 0-0.
"Saya nilai, kali ini, yang keluar sebagai pemenang adalah PSGC yang bermain bagus. Kami harus mengakui itu. Apalagi beberapa tendangan sempat mengancam Persib," katanya.
Djadjang mengatakan, dua kali uji coba tersebut merupakan salah satu persiapan Persib menghadapi lanjutan ISC 2016. Sementara PSGC memanfaatkannya sebagai persiapan menghadapi putaran kedua atau babak 16 besar ISC B.
Terkait jalannya pertandingan, Djajang Nurdjaman mengatakan, pada babak pertama Persib memiliki sedikit keunggulan. Namun demikian, hal itu tidak memuaskan karena banyak kesalahan dan masih lemahnya pertahanan.
"Apabila dipersentase, babak pertama Persib 60 persen dan PSGC 40 persen. Penetrasi anak-anak masih kurang berkembang," tuturnya.
Pada babak kedua, Djajang, menilai permianan PSGC lebih berkembang. Hal itu terlihat saat awal babak kedua dan menjelang berakhirnya pertandingan. Beberapa kali gawang Persib terancam. "Babak kedua permaian lebih berkembang. PSGC juga beberapa kali mengancam gawang Persib," ujarnya.***