23/06/2012
Warga Buru Ayam Serama Sebagai Penghibur
Laporan Wartawan Bangka Pos, Sasmita
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ayam Serama atau ayam hias terkecil di dunia sedang jadi perhatian banyak orang. Di Sungailiat, permintaan terhadap ayam jenis ini mulai meningkat.
Pedagang mematok harga seekor anak ayam Serama berkisar antara Rp 150 ribu hingga Rp 500 ribu.
"Anak ayam Serama yang umurnya di bawah satu bulan kini cukup diminati masyarakat. Kurang lebih 20 ekor lalu setiap bulannya. Kita melihat animo masyarakat untuk memelihara ayam asal Malaysia ini terus bertambah," ujar Zulkarnain Idrus, penangkar ayam Serama kepada bangkapos.com, Selasa (29/5/2012).
Zulkarnain mengatakan, komunitas penggemar ayam Serama di Sungailiat belum terbentuk, namun untuk di Pangkalpinang sudah ada.
"Bahkan mereka melakukan latihan bersama di Tamansari untuk memperkenalkannya kepada masyarakat luas bahwa ayam yang menjadi ikon Malaysia ini sudah dipelihara oleh pecinta ayam hias di Indonesia bahkan juga daerah ini," imbuhnya.
Karenanya, lanjut Zulkarnain, cepat atau lambat ayam yang punya bobot kecil, imut, dan indah ini akan booming seperti halnya pecinta hobi lainnya.
"Sementara ayam Serama yang kita sediakan baru untuk kualitas hiburan bukan kontes. Sebab, untuk kontes harganya cukup tinggi. Bahkan yang belum jadi saja harganya berkisar Rp 5 juta- Rp 10 juta. Apalagi yang berpredikat juara, harganya sama dengan harga mobil baru," kata Zulkarnain.
Uniknya, kata Zulkarnain, ayam Serama dihargai bukan karena beratnya, melainkan nilai keindahannya yang menarik hati banyak orang.
Banyak orang memelihara ayam ini sebagai hiburan dan mengurangi rasa jenuh agar hidup lebih enjoy.
"Penjualan ayam Serama kita lebih ditargetkan untuk penggemar-penggemar awal atau pemula, namun tak menutup kemungkinan ada juga ayam serama yang berkualitas kontes," kata Zulkarnain.
Penulis : sasmita
Editor : fitriadi
Sumber : bangkapos.com