Padepokan 7 Sukma

Padepokan 7 Sukma menuju ridho Allah bersama Majlis Nurul Husaini Blitar di bawah bimbingan Sang Hyang Nur Cahyaning N

liga sepakbola tidak lepas dari klenik gaib, inilah yang dialami sebuah tim sepakbola anak mendapat serangan gaib, selen...
08/07/2023

liga sepakbola tidak lepas dari klenik gaib, inilah yang dialami sebuah tim sepakbola anak mendapat serangan gaib, selengkapnya simak
https://youtu.be/ALfB3EYUU_Q

https://youtu.be/E_phZSjVb8I
03/07/2023

https://youtu.be/E_phZSjVb8I

Apa yang disampaikan dalam dialog dengan jin belum tentu benar adanya karena jin mudah menipu. Ambil sisi positifnya untuk dijadikan pelajaran bagi kita semu...

ekspedisi sejarah Candi Bacem yang menyimpan rahasia tak terduga, tonton pengungkapanya nanti malam jam 18.30 wib / Seni...
03/07/2023

ekspedisi sejarah Candi Bacem yang menyimpan rahasia tak terduga, tonton pengungkapanya nanti malam jam 18.30 wib / Senin 3 juli 2023

Pembersihan 300.000 Jin dari Pulau Kalimantan di tubuh anak kecil. Mohon bantuan like, komen, subcribe. langkah kecil ba...
18/06/2023

Pembersihan 300.000 Jin dari Pulau Kalimantan di tubuh anak kecil. Mohon bantuan like, komen, subcribe. langkah kecil bagi anda namun sangat berarti bagi kami

Apa yang disampaikan dalam dialog dengan jin belum tentu benar adanya karena jin mudah menipu. Ambil sisi positifnya untuk dijadikan pelajaran bagi kita semu...

Mendapat pesan WA dari fans Kalimantan, tim Padepokan pitung sukma siap membantu untuk proses pembersihan anak dan bapak...
18/06/2023

Mendapat pesan WA dari fans Kalimantan, tim Padepokan pitung sukma siap membantu untuk proses pembersihan anak dan bapaknya dari jarak jauh. tiba tiba saja sang anak sangat takut dengan bapaknya, simak prosesnya di chanel youtube padepokan pitung sukma yang rilis minggu, 18 Juni 2023 jam 19.00

20/05/2023
_Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh_Ngaturi rawuh dulur-dulur dinten *Jum'at, 19 Maret 2021 pukul 19.00 WIB* da...
16/03/2021

_Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh_

Ngaturi rawuh dulur-dulur dinten *Jum'at, 19 Maret 2021 pukul 19.00 WIB* datheng acara *"Dzikir Waqiah Majelis Nurul Husaini"*. Mugio saget makempal datheng:

*Majelis Nurul Husaini Blitar*
_Jln. Sulaiman No 26_
_Kelurahan Nglegok_
_Kec. Nglegok_
_Kabupaten Blitar_
_0857 4531 2745_

Kagem zakat, infaq, sedekah, lan hibah saget dipun sambungaken kalihan nomor rekening punika:

*Kas Majelis Nurul Husaini Blitar*
_(BRI) 627501019705537_
_a/n Sutrisno_

_Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh_

16/03/2021

KISAH SEDEKAHNYA SYAIDINA ALI RA.

Ketika Fatimah binti Rasulullah SAW sedang sakit, ia ditanya oleh suaminya yang tak lain adalah Ali bin Abi Thalib.

“Wahai istriku, engkau ingin buah apa?” tanya Ali dengan penuh kasih sayang.

“Suamiku, aku ingin buah delima,” jawab Fatimah.

Maka Ali berfikir sejenak, karena ia tak ada uang sepersenpun. Dia pun berdiri serta pergi ke pasar mencari pinjaman uang satu dirham yang lalu dibelikan sebuah delima untuk istrinya Fatimah. Di tengah perjalanan menuju rumahnya, ia melihat seseorang yang tergeletak sakit di pinggir jalan. Maka Ali pun berhenti dan menghampirinya.
“Hai orang tua, apa yang diinginkan hatimu?” tanya Ali.
“Wahai Ali, sudah lima hari aku tergeletak sakit di tempat ini. Banyak orang yang berlalu lalang, namun tak ada satu pun yang mau peduli kepadaku, padahal hatiku ingin sekali makan buah delima,” jawab orang sakit itu.

Mendengar jawabannya, Ali pun terdiam sebentar sambil berkata dalam hati. “Buah delima yang hanya sebiji ini sengaja aku beli untuk istriku. Kalau aku berikan kepada orang ini, pasti Fatimah akan sedih sekali. Namun jika tidak aku berikan, berarti aku tidak menepati firman Allah,” katanya dalam hati. Ali lantas teringat akan ayat Allah SWT, “Terhadap si pengemis, engkau janganlah menghardiknya.”
(QS. Ad Dhuha:10).

Maka Ali lalu memberikan Buah Delima itu kepadanya. Ali pun lalu pulang dengan malu karena tak membawa buah, dan sesampai di rumah ia menceritakan peristiwa itu kepada Isterinya, dan Siti Fatimah berkata kepadanya, “Mengapa engkau bersedih hati wahai suamiku? Demi keperkasaan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung, sesungguhnya tatkala engkau memberikan delima itu kepada orang tua tersebut, maka hilanglah keinginanku kepada buah delima.” Maka Ali gembira dengan kata-katanya istrinya itu.

Tiba-tiba datanglah seseorang mengetuk pintu.

Tanya Ali: “Siapa ya ?”

Jawab orang itu: “Saya Salman Al-Farisi, tolong, bukakan pintu!”

Ali berdiri dan membukakan pintu, dan dia melihat Salman Al-Farisi di tangannya memegang talam yang tertutup di bahagian atasnya, serta meletakkannya di hadapan Ali. Kata Ali: “Dari manakah ini, ya Salman?”

Jawab Salman: “Dari Allah kepada Rasul dan dari Rasul kepada engkau.”

Maka Ali membuka tutup talam itu, ternyata di dalamnya terdapat sembilan buah delima.

Maka Ali berkata lagi: “Ya Salman, kalau ini untuk saya tentunya harus sepuluh, berdasarkan firman Allah Ta’ala:

“Barangsiapa membuat satu amal kebaikan, maka pasti baginya sepuluh kali ganda amalnya (balasannya)”.
( Al-An’am : 160 )

Salman al-Farisi tertawa sambil mengeluarkan sebiji delima dari dalam saku bajunya dan meletakkannya di talam seraya berkata: “Wahai Ali, demi Allah, aku hanya sekadar menguji sejauh mana KEYAKINANMU terhadap firman Allah yang engkau bacakan sebentar tadi.”

lihat bagaimana syaidina Ali RA, ketika bersedekah beliau mengharap mendapatkan 10x lipat dari yang di sedekahkan, apa syaidina Ali tidak ikhlas dalam sedekahnya kok mengharapkan 10x lipat?
ketika saya mendoakan yang bersedekah mendapatkan balasan 10x lipat dari yang di sedekahkan, saya di katakan mengajari orang tidak ikhlas, sedekah kok minta balasan. balasan itu dari Allah, bukan dari saya dan itu sudah di firmankan oleh Allah, dalam alqur'an,

Barangsiapa membuat satu amal kebaikan, maka pasti baginya sepuluh kali ganda amalnya (balasannya)”.
( Al-An’am : 160 )

jadi sepuluh kali lipat dari yang di sedekahkan itu balasan dari Allah, apakah Allah mengajari tidak ikhlas, sehingga berfirman akan memberikan balasan 10x lipat dari amal kebaikan?

rasa merasa lebih pintar dari Allah, dan merasa ikhlas itu adalah tipuan iblis, merasa ikhlas itu malah menunjukkan diri tidak ikhlas, tidak mengharap balasan itu malah itu tidak ikhlas, mengharap balasan dari Allah itu sebagai wujud keberadaan kita sebagai hamba yang berharap kepada Allah, dan menempatkan Allah sebagai tuhan yang bersifat maha memberi.

jadi merasa diri sudah ikhlas, itu menunjukkan ketidak ikhlasan itu sendiri.
seperti merasa diri sudah bersih, itu menunjukkan kekotoran diri sendiri, orang yang merasa bersih maka akan merasa bersih terus walau di kepalanya kotoran manusia sekalipun.

orang yang merasa ikhlas itu akan marah jika di cela dirinya tidak ikhlas, dan orang ikhlas itu tidak akan marah jika di cela tidak ikhlas.

ikhlas itu seperti air yang bersih, keberadaan air yang bersih itu di katakan air, bukan berarti wujud air hilang, tapi wujud air masih ada, dan bisa di rubah menjadi air apa saja, dan menerima di rubah menjadi air apa saja, karena wujud kemurnian air ada, bukan hilang.

semoga paham.
jangan merasa lebih suci dari syaidina ali yang bahkan rasulullah saja memujinya sehingga memberikan apel dari surga, ikhlas yang nyata itu langsung di balas oleh Allah di dunia, karena Allah yg paling tau isi hati seseorang, ikhlas apa tidak ikhlas, jngan merasa lebih tau dari Allah, Allah saja menyatakan, bahwa amal kebaikan itu akan di balas 10x lipat.

merasa lebih tau itu saja sudah memakai sifat iblis, ana khoirum minhu, saya lebih baik, lebih tau, lebih paham dll dari orang lain, itu menunjukkan bahwa sudah menyandang sifat iblis dalam diri.

ikhlas yang benar itu akan sesuai dengan firman Allah, artinya akan mendapatkan balasan 10x lipat, sampai balasan yang tak terhingga karena kadar keiklasan.

ingat, km merasa ikhlas itu sudah menunjukkan bahwa km tidak ikhlas. yang meletakkan ikhlas itu Allah di hati kita, jd bukan dari km beli di indomart atau alfamart, juga bukan dari rekayasa genetika hasil karya perasaanmu, km merasa sudah ikhlas. la rumangsamu kue kui yo sopo?

beramal saja, karena tugas kita itu beramal, bukan tugas kita menentukan atau mengada adakan ikhlas, ikhlas itu perbuatan ruhani, dan arruhu min amri robbi, ruh itu urusannya Allah, termasuk mengadakan ikhlas dalam sifat ruh itu yang mengadakan, bukan km kulakan beli di pasar.

semoga paham.

7 Desember 2018

*oleh Kyai

monggo sareng2 pados ridhonipun gusti Allah
30/01/2021

monggo sareng2 pados ridhonipun gusti Allah

Tanda Alloh itu menghendaki seseorang itu agar dekat dengan-Nya, maka akan ditanamkan di hati orang tersebut berkeingina...
26/01/2021

Tanda Alloh itu menghendaki seseorang itu agar dekat dengan-Nya, maka akan ditanamkan di hati orang tersebut berkeinginan dekat dengan Alloh, dan keinginan itu amat kuat, tak bisa ditahan, dan ada kerinduan seperti rindu pada kekasih, dalam menjalankan amaliyah.
Sebaliknya jika Alloh menghendaki seseorang itu celaka, maka akan dijauhkan dari keinginan berbuat baik, bahkan sekalipun Nabi Muhammad SAW sendiri menceramahinya, maka akan dimentahkan. Makanya hidayah itu mahal, sebab akan menjadi awal seseorang itu celaka atau untung, bejo.
Dan sebodoh-bodohnya orang jika di hatinya timbul niat berbuat baik, kemudian menunda-nunda, karena disibukkan mencari hari yang lebih baik. Atau karena alasan yang menjadikan perbuatan baik itu tertunda, dan akhirnya tak pernah dilakukan sama sekali.
Jika seseorang diperingatkan dengan cara halus, yaitu puasa, dzikir, uzlah, duduk istiqomah, tak mau, maka seseorang akan diperingatkan dengan cara kasar, seperti makan tak bisa, bisa karena sakit, atau tak punya uang, atau dalam penjara, atau lari dari desanya, digulung banjir, diguncang gempa.
Dan Alloh itu sanggup membolak-balikkan hati, juga sanggup membolak-balikkan bumi.
HIDAYAH ITU MAHAL
*sang kyai*

*saling mengingatkan dan menguatkan lurr🙏

Address

Jalan Sulaiman
Blitar
64127

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Padepokan 7 Sukma posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share