Donie Pangestu

Donie Pangestu Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Donie Pangestu, Coach, Banjaran.

Segelas susu panas yang baru saja diperas dari sapi di kandang langsung digodog di atas pembakaran kayu bakar kemudian d...
11/01/2025

Segelas susu panas yang baru saja diperas dari sapi di kandang langsung digodog di atas pembakaran kayu bakar kemudian diberi gula aren murni hasil pengrajin warga kampung....

Makanan kampung terbuat dari tepung beras yang baru ditumbuk dan olahan singkong yang baru saja dipanen dari kebun kemudian diolah jadi cemilan....

Alam pedesaan, udara dingin hingga 15° menambah nikmatnya suasana. Mari Bahagia.

Kau adalah cintaaku adalah pecintaMemandangmu aku bahagiaBersamamu aku sempurna
21/12/2024

Kau adalah cinta
aku adalah pecinta
Memandangmu aku bahagia
Bersamamu aku sempurna


Dinda, Aku mungkin belum mampu mencintaimu dengan sempurna, tapi setidaknya saat kau merasa lapar dan ingin ngemil di te...
14/06/2024

Dinda, Aku mungkin belum mampu mencintaimu dengan sempurna, tapi setidaknya saat kau merasa lapar dan ingin ngemil di tengah malam yang dingin aku sudah bisa membuatkanmu semangkuk mie rebus spesial dengan bentuk telur yang sempurna, yang dibuat dengan penuh rasa cinta dan untaian do'a.



Bu Ceceh 70 Tahun, warga kaki gunung Manglayang kampung Cikored, diusianya yang sudah sangat senja beliau masih harus me...
06/06/2024

Bu Ceceh 70 Tahun, warga kaki gunung Manglayang kampung Cikored, diusianya yang sudah sangat senja beliau masih harus menggerakkan tubuh rentanya bekerja di kebun yang jarak dari rumah nya kiloan meter dengan medan jalan yang berbukit-bukit untuk sekedar bisa membeli makan di hari itu.

Walaupun selelah apapun bekerja tapi semangat belajar mengajinya luar biasa, hanya usia senja membuat pandangan matanya semakin hari semakin kabur sehingga cukup kesulitan ketika membaca Al-Qur'an, bacaannya jadi terbata-bata.

Ketika tim Gradasi memberinya Kacamata baca, al-Qur'an dan mukena, Bu Ceceh langsung tak kuasa menahan haru, dengan suara yang tersekat di tenggorokan Beliau berkata :

"Mhh hatur nuhun cep ayeuna emak tiasa jelas deui ngaos Al-Qur'an, emak tos lami hoyong gaduh Al-Qur'an meh tiasa ngaos di bumi, tapi da kumaha teu acan kapeser. "
(Makasih nak sekarang emak bisa ngaji Al-Qur'an lagi dengan jelas, emak udah lama pengen punya Al-Qur'an biar bisa ngaji di rumah, tapi bagaimana belum kebeli.)

Mungkin bagi kita Kitab Al-Qur'an bukan barang mewah dan di rumah bahkan punya lebih dari 1 kitab al-Qur'an, tapi bagi mereka warga di pelosok desa, yang pekerjaannya hanya sebagai buruh Tani al-Qur'an adalah barang mewah, sebab selain akses mereka jauh ke mana-mana penghasilan mereka pun kadang tak cukup untuk makan.

Terimakasih orang-orang baik dan para relawan yang sudah ikut membantu para petani jompo dan du'afa di pelosok desa mewujudkan mimpi sederhana mereka ingin bisa membaca Al-Qur'an setiap hari. Sebab bagi mereka mengaji adalah hiburan yang bisa mereka nikmati.

Bertahun-tahun tak punya mukena dan Al-Qur'anAlhamdulillah setelah hampir 1 tahun tidak ikut terjun ke pelosok karena fa...
24/03/2024

Bertahun-tahun tak punya mukena dan Al-Qur'an

Alhamdulillah setelah hampir 1 tahun tidak ikut terjun ke pelosok karena faktor kesehatan yang kurang memungkinkan, kemarin Allah beri kembali kesempatan dan kemampuan untuk bisa ikut terjun ke pelosok menghantarkan amanah berupa Al-Qur'an, kacamata baca dan mukena untuk para petani dan jompo du'afa di pelosok desa.

Saat pembagian mukena dan Al-Qur'an tiba-tiba seorang ibu langsung menangis tersedu-sedu hingga tersujud, menangis haru penuh bahagia sebab akhirnya si ibu memiliki mukena setelah beberapa tahun terakhir tidak memiliki mukena apalagi Al-Qur'an di Rumahnya, Satu-satunya mukena dan Al-Qur'an yang dimilikinya adalah mas kawin dari suaminya puluhan tahun silam yang sudah tidak bisa lagi ditambal dan dipergunakan.

Yah mimpi untuk bisa ikut sholat iedul fitri dengan mukena sendiri serta mengisi hari-hari sisa waktu yang dimiliki di rumah dengan membaca Al-Qur'an akhirnya terwujud.

Bagi si ibu bukannya tidak mau membeli Al-Qur'an dan mukena, bukan tidak mau maksain untuk bisa membeli, sebab memang uang nya yang tidak ada, bisa makan nasi setiap hari pun sudah sangat bersyukur, dapat uang hari itu yah cukup untuk makan hari itu juga.

Sungguh momen yang membuat saya pun tak mampu membendung air mata sayapun ikut mengalir, rasa sedih, bahagia, malu hingga rasa mengharu biru bersatu berkecamuk di dalam kalbu.

Duh Gusti sungguh banyak nikmat dari Mu yang telah aku dustakan.

Terimakasih orang-orang baik yang telah mau berbagi menyisihkan sedikit rejekinya untuk kegiatan ini. Semoga Allah melimpahi setiap detik setiap waktu setiap moment hidupmu serta setiap gerak langkah dan helaan nafasmu dengan cahaya-Nya dan menjadikanmu sumber cahaya yang menyinari sekitarmu.

Panggil saja namanya Mamat, usianya baru sekitar 5 Tahun, Mamat beserta Kakaknya merupakan salah satu yang menerima sant...
21/03/2024

Panggil saja namanya Mamat, usianya baru sekitar 5 Tahun, Mamat beserta Kakaknya merupakan salah satu yang menerima santunan rutin setiap bulan dari Gradasi Foundation.

Mamat bukan anak yatim, namun ayahnya tidak lagi bisa bekerja karena gagal ginjal yang dideritanya dan sudah harus menjalani cuci darah 2 kali seminggu, ibunya pun juga tak bisa bekerja sebab harus mengurusi suaminya yang seringkali kondisinya mendadak drop dan harus segera dibawa ke RS.

Mereka harus tinggal dan bergantung pada orang tua untuk bisa bertahan hidup, yang orang tua nya pun juga sangat terbatas secara ekonomi.
Tempo hari saat kami mengantarkan santunan, begitu mamat menerima uang mamat langsung memberi uang itu pada ibunya, sambil berkata : "Mah ini buat belanja ke Pasar."

Mungkin jangankan untuk belanja ke Pasar, bahkan untuk pergi ke RS pun mereka sudah sangat kesulitan, walaupun biaya cuci darah ditanggung BPJS, tapi tetap saja pulang-pergi RS harus pakai.ongkos, apalagi bila mendadak drop dan harus dirawat tentu butuh biaya operasional setidaknya buat biaya makan yang menunggui di RS.

Laa hawla WA laa Quwwata illaa Billaah

Sungguh momentum itu benar-benar menampar kami, bayangkan saking jarangnya entah berapa hari entah berapa minggu atau mungkin entah berapa bulan sekali mereka bisa pergi belanja ke pasar? hingga saat menerima uang Mamat langsung memberi pada ibunya untuk belanja ke Pasar.

Yaa Allah sungguh begitu banyak nikmatMu yang kerap kami dustakan.

Alhamdulillah genap sudah 10 Tahun Program Berbagi Al-Qur'an untuk para du'afa, masjid, madrasah dan pesantren di Peloso...
26/01/2024

Alhamdulillah genap sudah 10 Tahun Program Berbagi Al-Qur'an untuk para du'afa, masjid, madrasah dan pesantren di Pelosok desa yang diawali berbagi untuk sebuah Musholla yang sekaligus berfungsi sebagai madrasah di sebuah daerah di pelosok Pelabuhan Ratu Sukabumi, bila dijumlahkan mungkin sudah lebih dari 10.000 Al-Qur'an yang kami sebarkan ke berbagai pelosok daerah di Jawa Barat dan Banten, dari sekian banyak daerah yang kami kunjungi bahkan ada daerah yang masih belum ada aliran listrik sama sekali. Ada beberapa tempat yang harus kami tempuh dengan berjalan kaki cukup jauh ke lokasi karena akses jalannya agak sulit untuk dilewati kendaraan bermotor.

Selain Al-Qur'an kegiatan Berbagi Kacamata bersama Komunitas Mata Harapan pun genap 5 Tahun, pertama kali kegiatan ini kami adakan di sebuah kampung di pelosok Garut Selatan, sudah ribuan orang di berbagai pelosok daerah di Jawa Barat, Banten hingga Yogyakarta pernah menerima manfaat dari program berbagi kacamata ini, sama halnya dengan berbagi Al-Qur'an, dari sekian banyak daerah yang kami kunjungi beberapa di antaranya belum masuk aliran listrik.

Untuk kegiatan berbagi Kacamata ini banyak sekali kisah mengharu biru yang kami alami, dari mulai seorang Ibu petani Du'afa menangis haru karena akhirnya setelah 4 tahun do'a nya dikabul bisa kembali membaca Al-Qur'an hingga seorang Bapak yang bisa kembali menjalani profesinya sebagai tukang service jam tangan yang sudah beberapa tahun pensiun karena faktor matanya yang sudah kabur, atau ibu-ibu anggota majelis taklim yang akhirnya bisa mendapat penghasilan dengan mengambil pekerjaan makloon menjahit kerudung dan payet.

Karena kondisi yang belum memungkinkan untuk berkegiatan terlalu jauh demi menjaga istiqomah maka kegiatan Berbagi Kacamata dan Al-Qur'an dilaksanakan masih didaerah-daerah yang tidak terlalu jauh, masih disekitaran Bandung Raya. Semoga sedikit kebaikan yang kita lakukan mampu mengantarkan kita mendapatkan syafa'at dari Rosulullah hingga meraih husnul khotimah.

احبك بحب من لايعرفه الا من خلقهاAku mencintaimu dengan cinta yang orang lain tidak tahu kecuali hanya penciptanya.
19/01/2024

احبك بحب من لايعرفه الا من خلقها

Aku mencintaimu dengan cinta yang orang lain tidak tahu kecuali hanya penciptanya.

Resiko baksos dimasa kampanye adalah selalu ada pertanyaan "Dari Partai mana?" Tidak jarang ada saja oknum caleg, pengur...
12/01/2024

Resiko baksos dimasa kampanye adalah selalu ada pertanyaan "Dari Partai mana?"
Tidak jarang ada saja oknum caleg, pengurus partai hingga oknum aparat setempat yang coba menunggangi, ngaku-ngaku sebagai penyelenggara, kampanye modal nebeng, kadang ada aparat setempat yang coba nyari untung dari kegiatan kami...





HAMKA, PELACUR DAN CAPRES Jadi gini ada cerita tentang Buya Hamka : Suatu hari seorang lelaki menemui Buya, kepadanya ia...
15/12/2023

HAMKA, PELACUR DAN CAPRES

Jadi gini ada cerita tentang Buya Hamka : Suatu hari seorang lelaki menemui Buya, kepadanya ia bercerita dengan gemas menggebu “Subhanallah Buya,” ujarnya. “Sungguh saya tidak menyangka. Ternyata di Makkah itu ada pelacur, Buya. Kok bisa ya Buya? Ih. Ngeri.”

“O ya?” sahut Buya Hamka. “Saya baru saja dari Los Angeles dan New York itu. Dan masyaallah, ternyata di sana tidak ada pelacur.”

“Ah, mana mungkin Buya! Di Makkah saja ada kok. Pasti di Amerika jauh lebih banyak lagi!”

“Kita memang hanya akan dipertemukan,” tukas Buya dengan senyum teduhnya, “Dengan apa-apa yang kita cari.”Meski pergi ke Makkah, tapi jika yang diburu oleh hati kita memang adalah hal-hal buruk, syaithan dari golongan jin maupun manusia takkan kekurangan cara untuk membantu kita mendapatkannya. Dan meski safarnya ke Los Angeles dan New York, jika yang dicarinya adalah kebajikan, maka segala kejelekan akan enggan dan bersembunyi."

Seperti halnya Kisah Buya Hamka di atas begitupun halnya dengan Capres dan para pendukung atau rival politiknya. Para pendukung hanya ingin mencari kelebihan dan kebaikannya hingga menutup mata serta telinga dari kekurangan dan keburukannya, sebaliknya dari kubu pendukung lawan hanya ingin mencari kelemahan dan kekurangannya hingga menutup mata serta telinga dari kelebihan dan kebaikannya.

Ingat apa kata Kanjeng Nabi : Cintailah Kekasihmu sekedarnya saja karena siapa tahu orang yang paling kamu cintai akan menjadi yang paling kamu benci suatu saat nanti, begitupun bencilah musuhmu sekedarnya karena siapa tau orang yang paling kamu benci akan menjadi orang yang paling kamu cintai suatu saat nanti. Lihatlah para pendukung capres, yang periode kemarin menjadi bucin capresnya hingga terlihat seperti malaikat tanpa cela sekarang seolah menganggapnya musuh bebuyutan hingga terlihat seperti iblis yang penuh cela, pun sebaliknya.

Cerita Kang Sadar menanggapi debat kusir penghuni warung kopi usai nonton debat capres.

Membersamaimu adalah ibadahku hingga ujung usiaku...
11/12/2023

Membersamaimu adalah ibadahku hingga ujung usiaku...

Address

Banjaran

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Donie Pangestu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category