19/08/2026
Kisah Langka Pemain Asing SOOPers Audriana Fitzmorris
Pemain asing SOOP SOOPers Audriana Ftizmorris membuka kisah pribadinya mengapa sangat ingin bermain di V-League Korea.
Hal itu ia disampaikan saat wawancara dengan media setelah latihan terbuka pada 18 Agustus 2026.
Pemain dengan tinggi hampir 2 meter itu menyatakan, bahwa dia ingin mencapai puncak karier atletiknya di Korea, seperti Merete Lutz yang sangat populer di V-League dan membawa kejayaan GS Caltex musim 2020-2021.
SIAPA SEBENARNYA SOOSK MERETE LUTZ?
Merete Lutz bergabung dengan GS Caltex Seoul Kixx pada musim 2019β2020 setelah dipilih pada urutan ketiga dalam KOVO Foreign Player Draft 2019.
Lutz bertahan sampai musim dua musim (2019β2020 dan 2020-2021). Pada musim keduanya dia membawa GS Caltex meraih "treble" (KOVO Cup + Regular Season + Championship).
Dibalik kejayaan GS Caltex itu, Lutz menjadi bagian penting dari tim dan dinobatkan sebagai MVP V-League 2020β2021.
APA HUBUNGAN AUDRIANA FITZMORRIS DENGAN MERETE LUTZ?
Keduanya ternyata bukan sekadar sesama pemain Amerika. Mereka adalah mantan rekan setim di Stanford University.
Pada musim 2016β2017 dan 2017β2018, Lutz dan Fitzmorris berada dalam satu tim Stanford. Bahkan profil resmi Stanford mencatat: Merete Lutz: Opposite, 6'8" dan Audriana Fitzmorris Middle Blocker, 6'6".
Hubungan mereka bukan sekadar berada dalam roster yang sama. Pada 2017, keduanya sama-sama mendapatkan penghargaan AVCA All-America.
Lutz menjadi salah satu pemain senior Stanford, sementara Fitzmorris masuk Second Team All-American.
Menariknya lagi, ketika Lutz lulus pada 2018 dan meninggalkan posisi opposite, Fitzmorris kemudian mengambil alih posisi opposite/right side Stanford.
KARAKTERISTIK AUDRIANA FITZMORRIS DENGAN MERETE LUTZ
Keduanya memiliki postur luar biasa untuk pemain Amerika. Lutz sekitar 206 cm, sedangkan Fitzmorris sekitar 198 cm.
Lutz bermain sebagai opposite, sementara Fitzmorris berkembang sebagai middle blocker sebelum juga bermain sebagai opposite/right side di Stanford.
Mereka berasal dari satu sistem pengembangan pemain yang sama di Stanford, salah satu program NCAA terkuat di Amerika Serikat.
Jadi ketika Lutz merekomendasikan Fitzmorris untuk mencoba bermain di Korea, ia bukan merekomendasikan pemain yang tidak dikenalnya, akan tetapi tahu betul kualitasnya di lapangan.
Merete Lutz adalah salah satu legenda pemain asing di V-League Korea dan akan selalu tercatat selamanya.