05/01/2025
Cerita Ras lagi…….
Ras Alois Stichelbaut, (meninggal pada tahun 1946)
Alois Stichelbout memulai dengan merpati pada tahun 1920-an. Tahun 1930-an hingga 1940-an merupakan tahun puncak Alois Stichelbaut. Kemudian Perang Dunia Kedua dimulai dan Alois Stichelbaut tidak lagi bisa kembali menjadi bermain dengan merpatinya. Ia jatuh sakit dan setelah perang selesai, tersisa hanya 30 merpati di kandang. 26 di antaranya dijual pada tanggal 27 Januari 1946. Ia masih memelihara 4 ekor, yang juga dijual pada tanggal 15 Desember 1946, bersama dengan 4 ekor anak merpati muda.
Alois Stichelbaut tidak pernah memiliki banyak merpati, ia memilih hanya kualitasnya dan banyak memelihara merpati dalam inbreed dan linebreed. Pada penjualan tanggal 27 Januari 1946, pembeli merpati terbanyak dan terbaik adalah nama-nama terkenal di zaman setelah perang Dunia ke-2 seperti Bostijn, Devriendt, Labeeuw, van Temsche, dll.
Daniel Labeeuw adalah teman baik Alois Stichelbaut dan mengenal semua merpati. Dia telah menyusun daftar penjualan di lelang tgl. 27 Januari 1946 dengan semua informasi tentang merpati Stichelbaut. Melalui persahabatannya dia juga memiliki keturunan semua merpati baik dari Alois Stichebaut di kandangnya.
Dua saudara laki-laki Alois Stichelbaut juga memelihara merpati. Remi Stichelbaut dan Emiel Stichelbaut, mereka juga punya merpati terbaik berasal saudara mereka Alois. Remi khususnya juga sukses dengan merpati saudaranya. Pemain top seperti Michel dan Gerard van Hee telah sukses dengan “Oude Remi” 51-3026482 yang diberikan Remi Stichelbaut kepada Michel Descamps dan di mana G. dan M. van Hee memperoleh merpati ini. Keluarga Denys juga mendapatkan merpati yang sangat bagus dari jalur ini. Michel Descamps adalah tetangga Alois Stichelbaut.
Bentuk ras Stichelbaut:
Pada tahun 1922, Alois Stichelbaut membeli 2 ekor merpati dari Alfons Derumeaux dari Lauwe. Dia juga membeli merpati dari pamannya Camiel Christiaens dari Stasegem, termasuk putra pembalap Bordeaux-nya. Pada tahun 1927 ia membeli seekor merpati dari Vincent Mariën dari Merksem. Pemain top saat itu, dimana Bostijn dan Juliën Matthijs juga berhasil mendapatkan merpati. Alois Stichelbaut bentuk dasar rasnya dari garis keturunan ini. Pada tahun 1930 ia memperoleh merpati dari darah Lagau x Blondeel. Ini adalah merpati yang sebagian besar berjenis Vandevelden. Penampilan coklat/perunggu yang sering terjadi pada merpati Stichelbaut terutama berasal dari merpati Blondeel.
Pada tahun 1931, Alois Stichelbaut membiakkan betina berwarna perunggu 31-3313677 yang disebut “Oud Bordeauxtje”. Merpati betina ini adalah racer papan atas yang berhasil juara utama dari jarak 150 hingga 700 km (Bordeaux). Setelah itu, betina ini menjadi superbreeder dan akhirnya bisa disebut sebagai induk pendiri ras Stichelbaut. Warnanya menunjukkan banyak darah Blondeel di dalamnya, jenis yang baru diperoleh Alois pada tahun 1930. Alois Stichelbaut mulai banyak breeding dengan betina super ini hingga menjadi dasar rasnya. Alois berpikir dia tidak akan pernah bisa mendapatkan merpati yang lebih baik dari betina ini dan mulai breeding keturunannya melalui perkawinan sedarah dan linebreeding berdasarkan betina ini. Kualitasnya tampaknya tidak menurun dengan perkawinan sedarah. Bahkan kopling seperti “Oud Bordeauxtje” x putra sendiri ternyata melahirkan beberapa racer papan atas. Pada tahun 1936, Alois Stichelbaut membiakkan “de Opgeblazene” 36-3117434 dari 'Oud Bordeauxtje'. Itu menjadi racer papan atas dan kemudian juga menjadi breeder papan atas. Pada penjualan tahun 1946, jantan ini dijual pada usia 10 tahun seharga 42.000 BF, jumlah yang banyak pada saat itu.
Ayah dari “de Opgeblazene” adalah seekor jantan dari Armand Declercq dengan siapa Alois Stichelbaut buat breeding bersama dengan betina pondasi kandang “Oud Bordeauxtje”. Putra super baik lainnya dari “Oud Bordeauxtje” adalah “De Goede Bleke”, seekor juara hebat yang juga dikoppel kembalik dengan mamanya.
Putra lain yang digabungkan dengan “Oud Bordeauxtje” adalah “Goede Zwarten” 34-3236987, yang menghasilkan seekor merpati hitam dengan slap putih yang dipindahkan ke Daniël Labeeuw dan menjadi induk pondasi kandangnya. Setelah “Oud Bordeauxtje” berhenti bertelur, Alois Stichelbaut terus melakukan perkawinan sedarah dengan keturunannya untuk mempertahan rasnya. Misalnya, ia memasangkan “Goede Zwarten” dengan putri saudaranya “Opgeblazene” dengan hasil betina 43-52098. Betina bernama “Oude Zwarte van '43” ini menjadi induk pondasi untuk Michel Descamps- v. Hasten.
Darah baru juga ditambahkan dengan mengambil merpati “Oude Zwarte Bordeaux” dari Bostijn pada tahun 1934. Super racer ini berhasil meraih 7 x juara pertama dan punya banyak darah dari Vincent Mariën.
Setelah perang, Alois Stichelbaut suntik darah baru melalui Oscar Devriendt, Bostijn (setengah Stichelbaut) dan Daniël Labeeuw (setengah Stichelbaut). Namun karena sudah sakit dan kemudian mininggal dunia pada tahun 1946, belum ada hasil yang dicapai dengan merpati crossing ini.
Begitu cerita tentang ras Alois Stichelbaut. Pada bagian kedua saya membahas siapa yang sukses dengan ras Stichelbaut dan bagaimana ras ini masih menjadi (sebagian) dasar banyak pemain khususnya jarak jauh yang sukses saat ini.