01/09/2026
MotoGP Aragon 2026 menjadi akhir pekan sulit bagi pembalap Indonesia, termasuk Veda Ega Pratama. Rider Honda Team Asia itu menutup balapan Moto3 Aragon 2026 di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, dengan finis di posisi ke-20, hasil terburuknya sepanjang musim.
Pebalap berusia 17 tahun tersebut gagal menemukan performa terbaik sejak sesi latihan bebas pertama hingga balapan.
Setelah gagal menembus Kualifikasi 2, Veda memulai balapan dari posisi ke-22 dan sempat mendekati zona poin sebelum kehilangan ritme pada putaran-putaran berikutnya.
Usai balapan, Veda mengakui akhir pekan di Aragon menjadi pengalaman berat dan memilih menjadikannya sebagai pelajaran untuk seri berikutnya.
Veda mengaku tidak mampu mendapatkan peningkatan performa selama berada di Aragon. Menurutnya, berbagai upaya belum membuahkan hasil sesuai harapan.
"Balapan dan akhir pekan ini harus dilupakan. Saya merasa buntu selama akhir pekan dan tidak bisa membuat peningkatan yang kami inginkan," ucap pebala Indonesia itu melalui rilis tim.
Meski mengawali balapan dari posisi ke-22, Veda sempat merangsek hingga urutan ke-16. Saat itu peluang meraih poin sempat terbuka sebelum situasi berubah.
"Selama balapan saya bisa bergerak maju dari posisi ke-22 dan pada satu titik saya ada di posisi ke-16, jadi saya mendekati poin," ujarnya memaparkan. Namun, posisi tersebut tidak mampu dipertahankan hingga garis finis.
Setelah naik beberapa posisi, Veda mulai kehilangan kecepatan dibanding para pesaingnya. Ia mengaku kesulitan menjaga ritme balapan hingga akhirnya finis di urutan ke-20. "Namun, kemudian saya mulai kehilangan beberapa posisi dan kesulitan untuk menjaga ritme dan konsistensi."
Meski hasilnya mengecewakan, Veda menilai balapan ini memberi gambaran lebih jelas mengenai kendala utama yang perlu diperbaiki.
"Meski begitu, saya belajar dari balapan ini dan sekarang kami tahu dengan lebih baik di mana masalah saya."
Veda menyebut tim juga telah memahami bagian-bagian yang harus menjadi fokus pembenahan sebelum balapan berikutnya.
"Tim juga memahami apa yang harus kami kerjakan. Ini mengecewakan tetapi tidak ada yang bisa dilakukan lagi tentang akhir pekan ini." Rider asal Indonesia itu kini ingin segera mengalihkan fokus ke seri selanjutnya dengan memperbaiki kelemahan selama tampil di Aragon.
"Kami harus membuka lembar baru, memperbaiki titik-titik lemah saya, dan mencoba lebih baik pada balapan berikutnya."
Sebelum Aragon, Veda masih mampu menembus Q2 saat MotoGP Hungaria meski akhirnya finis di posisi ke-16 akibat penalti long lap dan kesalahan sendiri. Hasil di Aragon menjadi catatan tersulitnya musim ini karena kesulitan sudah terlihat sejak awal akhir pekan hingga balapan berakhir.