18/09/2016
DIJUAL!!!
Nama Barang : Kerambit Setia Hati Bergerigi
Material : Spring Steel
Harga : .500.000,- (Belum Termasuk Ongkos Kirim)
Ketentuan :
-> Barang dibuat berdasarkan pemesanan (tidak ready stock).
-> Pembuatan akan memakan waktu 3 sampai 4 minggu
-> Pemesan dimohon melakukan pelunasan pembayaran terlebih dahulu atau membayar DP sebesar 50% (Rp.250.000,-) dan kemudian melunasinya saat barang siap kirim.
Untuk saudara22 yang berminat dipersilahkan menghubungi :
Benny Yosa
SMS / Whatsapp : 085697821922
PIN BB : 595EBBD7
Untuk memperkenalkan diri dan meminta nomor rekening untuk melakukan pembayaran via transfer.
(Bagi yang berdomisili di semarang dan sekitarnya dipersilahkan kalau mau mampir kerumah)
Kerambit merupakan jenis senjata asli Minangkabau Sumatera Barat, termasuk senjata khas andalan yang sangat berbahaya.
Dalam aksen Minangkabau disebut "kurambik”.
Pada masa dahulu, permainan senjata kerambit di Minangkabau hanya diwarisi oleh para Datuk atau kalangan Raja,tidak sembarang orang menguasai permainan yang dianggap rahasia dan hanya untuk kalangan tertentu saja.
Dalam klasifikasi senjata genggam paling berbahaya, kerambit sebagai senjata mematikan menempati urutan kedua setelah pistol. Sabetan senjata kerambit bila mengenai tubuh lawan, dari luar memang tampak seperti luka sayatan kecil, namun pada bagian dalam tubuh bisa menimbulkan akibat yang sangat fatal karena urat-urat putus. Dan apabila mengenai perut, maka usus terpotong atau tercabik-cabik didalam.
Disamping menjadi senjata khas Minangkabau, permainan senjata kerambit juga berkembang di Madiun Jawa Timur yang dalam aksen Jawa disebut dengan nama “kerambik”.
Permainan senjata ini diajarkan oleh Ki Ngabehi Suro diwiryo dalam permainan pencak silat Setia Hati (SH), yang didapatnya dari Gurunya yang bernama Datuk Rajo Batuah di Kampung Ampang Padang. Dan Datuk Rajo Batuah tersebut merupakan murid dari para Panglima Minangkabau yang disebut Harimau Nan Salapan. Di Madiun, permainan senjata kerambit ini menjadi senjata khas pencak silat Setia Hati.
Salam Persaudaraan,