01/04/2025
Dulu, Justin Hubner pernah jadi sasaran tembak banyak orang. Karakternya “disemprot” habis-habisan. Dituduh mata duitan, dikira gak mau bela Indonesia cuma karena masalah fee yang katanya gak cocok.
Dan yang unik, justru yang pertama kali melempar bola panas itu, ya dari para “bapak-bapak” itu sendiri, wkwkwk.
Bayangkan saja, Justin yang dulu dihujat habis-habisan, kini sudah jadi sosok yang kita semua sayang. Gak ada lagi yang bisa bilang dia mata duitan.
Coba lihat aja waktu dia lawan Bahrain, bener-bener berkeringat dan berlinang air mata, sampai-sampai kita bisa lihat betapa dalamnya dia membela timnas dengan sepenuh hati.
Pemain yang dulu dianggap “terlambat” berkembang, ternyata berproses, berjuang, dan akhirnya menemukan chemistry yang luar biasa dengan Ridho dan Jay.
Ya, ini bukti kalau perjalanan seorang pemain, sama seperti hidup kita, penuh dengan proses. Kadang tidak langsung bersinar, tapi perlahan terbentuk menjadi sesuatu yang indah.
Nah, pelajaran yang bisa kita ambil adalah, jangan pernah menghakimi atau "membunuh" karakter pemain terlalu dini. Kita semua masih ingat bagaimana awalnya Justin dihujat, dan sekarang kita tahu betapa salahnya itu.
Sekarang, giliran Mees Hilgers yang menjadi sasaran empuk. Mulai dari isu dia pura-pura cedera, gak nasionalis, sampai katanya gak mau nurut sama Bang Jay. Padahal, Mees lagi berjuang untuk bangkit setelah cedera, baik di timnas maupun klub.
Sekarang, karakter Mees sedang dihakimi dalam dan luar lapangan, dan itu lebih parah dari yang kita bayangkan.
Jadi, mari kita ingat, jangan buru-buru menghakimi, karena siapa tahu, di balik prosesnya, kita bisa punya bintang baru yang bakal mengharumkan nama bangsa.