20/07/2026
Ironis, mereka jauh lebih bangga melihat idolanya tersingkir lebih awal tanpa membawa apa-apa selain air mata, alih-alih memberikan rasa hormat kepada seorang legenda yang telah terbiasa menaklukkan partai puncak dan mengangkat trofi juara. Sungguh, hati mereka telah busuk oleh kebencian yang mendalam, lahir dari keputusasaan karena memiliki idola yang tak pernah bisa diharapkan.✌️💪