29/06/2025
Jungle Perch
Kuhlia rupestris memiliki memiliki kepala yang runcing dengan mulut yang miring dan dapat menonjol serta mata yang besar. Ia memiliki sirip punggung yang berlekuk dalam dan sirip ekor yang bermarginal dengan lobus yang relatif membulat. Spesies ini berwarna cokelat hingga zaitun di bagian atasnya, keperakan di sisi badan dan putih di bagian perut dan dada. Sisi badannya ditandai dengan banyak bintik-bintik kusam atau merah-coklat dan ekornya ditandai dengan bercak hitam di setiap lobus sirip ekor. Sisiknya berbentuk sikloid. Sirip punggung memiliki 10 duri dan 10-12 jari-jari lunak sedangkan sirip dubur memiliki 3 duri dan 9-11 jari-jari lunak. Kuhlia rupestris ditemukan di sungai dan aliran air tawar yang deras, biasanya di dalam hutan hujan, tetapi juga ditemukan di muara dan perairan pesisir dekat pantai hingga ketinggian 240 meter.Ikan ini adalah ikan migran yang harus berpindah dari air tawar ke laut untuk bertelur dan diperkirakan mereka mengikuti aliran banjir ke laut pada musim hujan dan bertelur secara massal di tepi aliran banjir tersebut. Sperma yang dihasilkan oleh ikan jantan K. rupestris tidak motil di air tawar atau payau. Mereka perlu bermigrasi ke air tawar untuk melengkapi siklus hidupnya. Ikan ini adalah ikan omnivora yang memakan serangga, krustasea, dan ikan kecil serta buah yang jatuh, terutama buah ara. (Wikipedia)