26/02/2019
FIBA RULES 2017-Perubahan peraturan FiBA 2017-Perwasitan bola basket
March 08, 2018
Setelah FIBA Rules 2014, akhirnya pada tahun 2017 keluar lagi beberapa perubahan FIBA Rules 2017. Perubahan yang dilakukan oleh FIBA bertujuan untuk membuat olahraga bola basket semakin menarik dan menghibur.
Beberapa perubahan yang terdapat dalam FIBA Rules 2017 adalah sebagai berikut:
1. Travelling violation
2. Fake Foul
3. Unsportment like foul
4. Goal tending for last free throow
5. Istilah petugas pertandingan
Oke, kita bahas satu persatu berdasarkan pemahaman yang penulis dapatkan ketika mengikuti sosialisasi perubahan FIBA Rules 2017. Jadi bahasa dalam pembahasan imi menggunakan bahasa penulis, bukan merupakan bahasa buku. Di lain kesempatan penulis akan menerbitkan yang sesuai dengan bahasa buku.
1. Pada peraturan 2017, travelling terjadi apabila pemain membawa bola tanpa mendrible melebihi 2 langkah, atau kaki pivot terangkat dan kembali menyentuh lantai sebelum bola lepas dari tangan. Pada perubahan 2017, ada 2 kejadian travelling. Untuk pemain yang sedang bergerak mendribble bola ataupun menerima passing, maka hitungan langkahnya adalah 0, 1, 2 steps, atau 3 langkah legal. Sementara untuk pemain yang diam, hanya memiliki 1, 2 steps sebelum melepaskan bola.
2. Fake foul, merupakan reaksi yang berlebihan dari seorang pemain meskipun terjadi kontak badan yang sangat minim, atau masih dalam taraf kontak normal. Jika terjadi kasus seperti itu, maka wasit akan memberikan peringatan kepada pemain yang bersangkutan dan kepada official tim tersebut, jika terjadi lagi sebuah fake foul dari tim yang sudah mendapat warning message dari wasit, maka wasit akan memberikan sebuah technical foul.
3. Unsportment foul pada prinsipnya masih sama seperti FIBA Rules 2017, yaitu kontak badan yang keras, melakukan kontak badan dari belakang, atau melakukan persinggungan ketika seorang pemain sedang melayang di udara dengan kontak yang berbahaya, pada FIBA rules 2017 ditambah dengan kontak tidak normal untuk mencegah terjadinya transisi, atau pemain penjaga dalam keadaan legal guarding positionnya tidak terpenuhi (not face the opponent). Pada lemparan ke dalam, sebelum bola lepas dari tangan pelempar dan terjadi foul yang tidak mengarah pada bola, maka sebuah unsportment telah terjadi.
4. Goal tending for last free throow, meskipun bola sudah menyentuh ring setelah lemparan bebas yang terakhir, apabila bola masih memiliki kemungkinan untuk masuk, maka pemain defense tidak boleh melakukan rebound. Apabila melakukan reboud atau sentuhan terhadap bola dan menurut persepsi wasit masih ada kemungkinan masuk, maka sebuah goal tending telah terjadi.
5. Pada FIBA Rules 2014, untuk wasit satu disebut dengan istilah referee, wasit 2 sebagai umpire 1, dan wasit 3 sebagai umpire 3. Maka pada FIBA Rules 2017, wasit 1 disebut Crew Chief, wasi 2 dan 3 disebut Officials.
Demikian pembahasan sederhana tentang beberapa perubahan FIBA Rules 2017, semoga bermanfaat..apabila ada kesalahan penjelasan mohon bisa dikoreksi...
To be continue.......