07/05/2026
Ada fase jadi fans itu capeknya bukan karena kalah, tapi karena cara kalahnya.
Kebobolan di injury time dua kali beruntun itu rasanya bukan sekadar kehilangan poin, tapi kayak ditarik mundur pas lagi pelan-pelan percaya lagi. Mau marah juga susah, karena timnya tuh sebenarnya nggak jelek-jelek banget.
Terus sekarang harus ketemu City. Tim yang tiap ketemu rasanya selalu tahu cara bikin kita keliatan kecil, bahkan sebelum kick-off. Lucunya, tetap aja nonton. Tetap aja berharap ada satu momen aneh yang bisa ngebalik semua kebiasaan itu.
Beto balik sih, tapi ya… kadang bukan soal siapa yang main. Lebih ke, berani nggak nahan sampai menit terakhir tanpa kejadian yang sama lagi.
Jadi fans tuh seringnya bukan tentang hasil, tapi tentang seberapa tahan kita buat nggak kapok.