18/11/2023
Hmm, berawal dari mana dulu ya memulainya, bingung juga nih karena udah lama tidak menyusun huruf, akh sudahlah yang penting kalian tetap setia melototin kinerja pejabat kita. Lah-lah ko ke pejabat sih? Eh maksudnya mah itu, ini, akh apa ya? Hmm. Oke, oke kita mulai saja dari euforia di Adat Desa kita ini (Unjungan) yang tetap saja tidak memasukan turnamen sepak bola dalam rangkaian acaranya. Jalas ini sebuah kemunduran, yang semakin kesini, semakin sunyi, arah dari pemimpin desa sendiri yang membuat beberapa panitia muda menemukan kebingungan dalam masalah anggaran, yang memang ntah harus merobek amplop mana lagi. Ujarnya uang acara tambahan akan ditentukan pada H-3 yang dimana, pada H-3 sendiri sedang diadakan Unjungan di Tempat Pemakaman Umum (Buyut Lamaran) wilayah Barat.
Ada yang menarik perhatian pada rangkaian acara tahun ini, yaitu para pasukan melakukan inisiatif untuk mengadakan pawai yang dimana anggaran pokoknya bersumber dari penjualan kaos dan kolektif pribadi, serta yang dimaksud anggaran H-3 juga ya. Para Brigade membeli sebuah ogoh-ogoh berbentuk macan atau simbol dari The Jak Mania yang akan di arak/pawai keliling dari Balai Desa Sukaperna hingga ke Rt. 08 Blok Teluk yang kemudian putar balik ke Tempat Pemakaman Umum Buyut Regu. Setelah beberapa menit beristirahat sembari menunggu masyarakat untuk melanjutkan acara intinya yaitu Doa bersama yang dilanjut potong tumpeng serta makan bersama. Kesunyian akan datang jika kita tidak ikut meramaikannya!