Garuda Satria BasketBall Club

Garuda Satria BasketBall Club Garuda Satria adalah klub Bola Basket yang bernaung di Tigaraksa yang selalu menjunjung sportivitas, kualitaif permainan dan kekompakan.

16/07/2017
25/08/2012

Lay-up adalah adalah cara melakukan shooting yang paling mudah dan seharusnya menjadi teknik shooting pertama yang harus dipelajari. Mungkin pada awalnya terlihat tidak mudah, karena banyak anak-anak yang kesulitan melakukan footwork dan shooting dengan benar. Harus dikuasai teknik lay-up dari kedua sisi lapangan dengan menggunakan tangan yang berbeda, dan juga reverse lay-up.

Footwork
Ketika dribble mengarah ke ring basket, bergeraklah sedikit salah satu sisi ring basket untuk menciptakan sudut yang baik. Jika berada pada sisi kanan, dribble menggunakan tangan kanan, dan jadikan kaki bagian dalam (kiri) sebagai tumpuan melompat, dan akhirnya lakukan shooting dengan menggunakan tangan kanan. Pada saat tangan kanan diangkat, lutut kaki kanan seharusnya juga diangkat. Anggaplah ada tali yang mengikat antara tangan kanan dan lutut kanan. Teknik yang berkebalikan digunakan jika melakukan lay-up dari sisi kiri.

Ketika mendekati ring basket, ambil setengah langkah dengan kaki bagian luar, kemudian teruskan dengan langkah penuh dengan kaki bagian dalam dan bersiap menumpu. Pada saat melompat, lutut bagian luar seharusnya ditekuk. Arahkan lompatan langsung ke ring basket, dengan kepala terangkat dan mata berfokus pada backboard (papan). Jangan takut jika ada seorang pemain bertahan yang menghadang, lakukan saja lay-up dengan berani. Mungkin lawan akan terkena foul dan menjadi kesempatan mendapatkan tiga poin.

Sasaran
Selalu gunakan backboard ketika melakukan lay-up. Sasarannya adalah pojok atas dari kotak kecil pada backboard. Fokus pada area ini, jangan melihat bola, dan kepala harus tetap terangkat.

Release Push
Pemain muda yang masih kurang kuat melakukan release dengan teknik underhand dapat menggunakan teknik push. Shooting bola dengan bagian punggung tangan menghadap ke pemain. Tangan yang digunakan untuk shooting diulurkan ketika bola didorong ke ring basket menggunakan ujung jari. Pertama bola dipegang menggunakan kedua tangan, kemudian dilepas dengan tangan bagian luar, baik kiri maupun kanan. Pemain yang masih kanak-kanak yang masih kurang kuat boleh melakukannya dengan kedua tangannya.

Release Underhand
Pemain yang lebih kuat seharusnya melakukan release dengan teknik underhand. Teknik ini akan menghasilkan shooting yang lebih lembut, dan kontrol yang lebih baik ketika bergerak dengan kecepatan yang tinggi. Lepaskan bola dengan telapak tangan menghadap ke atas dan lengan yang diulurkan. Biarkan bola menggelinding di telapan tangan kemudian di ujung jari, dan pantulkan bola dengan lembut pada backboard. Pertama bola dipegang dengan kedua tangan, tetapi kemudian bola dilepas menggunakan tangan bagian luar pada saat mencapai lompatan tertinggi.

Drill sederhana
Bariskan pemain di sisi kanan dekat dengan ring basket (untuk melakukan lay-up menggunakan tangan kanan). Masing-masing pemain akan mempunyai kesempatan melakukan lay-up. Bisa menggunakan lebih dari satu ring basket jika ada asisten yang membantu untuk memperhatikan teknik para pemain. Drill ini berfokus pada footwork yang benar. Pertama, pemain berdiri dengan memegang bola, menghadap ke sisi kanan dari backboard dengan kedua kaki sejajar. Kemudian ambil satu langkah dengan kaki bagian dalam (kiri), menumpu dan melompat, diteruskan dengan lay-up dengan tangan kanan. Ketika melompat, paha kanan diangkat dengan lutut yang ditekuk. Kemudian coba lakukan drill ini dengan diawali dengan berlari tanpa dribble, dan selanjutnya dengan dribble. Jangan lupa, lay-up dengan tangan kiri juga harus dilatih!

selamat mencoba y....

14/07/2012

TEKNIK DASAR PERMAINAN BOLA BASKET

A. PASSING DAN CATCHING
Istilah mengoper/melempar/mengumpan selalu berhubungan dengan menangkap (catching) atau menerima bola. Operan pada umumnya dilakukan dengan 2 bahkan 1 tangan serta harus cepat, tepat dan keras, tetapi tidak liar sehingga dapat dikuasai oleh kawan yang menerimanya. Namun mengoper tidaklah semudah orang menduga. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengoper bola antara lain :

1. Arah bola ke sasaran harus terhindar dari serobotan ( intercept) lawan.
2. Timing harus tepat
3. Perasaan (feeling)
4. Hindari lemparan menyilang

Untuk dapat melakukan operan dengan baik harus dapat menguasai macam-macam teknik dasar melempar dan menangkap bola dengan baik. Teknik dasar melempar bola tersebut al :

3. Chest Pass ( Operan dada)
6. Bounce Pass ( Operan pantulan)
7. Over Head Pass ( Operan dari atas kepala)
4. Baseball Pass ( operan jarak jauh ( fast break)

Biasanya untuk pemain pemula yang diberikan ada 3 macam passing seperti yang diatas, sedangkan untuk baseball pass biasanya diberikan setelah mereka dapat melakukan gerakan yang lain dengan baik.
B. DRIBBLING
Menggiring bola adalah cara untuk membawa bola ke segala arah dengan lebih dari satu langkah asal bola sambil dipantulkan dan merupakan suatu usaha untuk mengamankan bola dari rampasan lawan sebab dengan demikian ia dapat bergerak menjauhkan lawan sambil memantulkan bola kemana ia tuju. Ada beberapa cara menggiring bola al :

1. Menggiring bola rendah ( untuk control bola).
2. Menggiring bola tinggi (untuk kecepatan).
3. Menggiring campuran

Menggiring bola ini dilatih dari hal yang mudah yaitu dengan sikap ditempat atau berhenti kemudian berjalan dan terakhir baru berlari setelah agak mahir baru kemudian diberikan latihan dengan rintangan untuk lebih mempersulit dribbling/menggiring bola.

C. SHOOTING
Menembak adalah sasaran akhir setiap bermain, juga termasuk unsure yang menentukan kemenangan dalam pertandingan sebab kemenangan ditentukan oleh banyaknya bola yang masuk dalam keranjang (basket) setiap serangan selalu berusaha untuk dapat melakukan tembakan. Dasar-dasar teknik menembak sebenarnya sama dengan teknik operan disamping itu juga tepat tidaknya mekanika gerakan dalam menembak menentukan baik buruknya tembakan.
Shooting atau menembak ini harus dilakukan sesering mungkin untuk melatih anak merasakan gerakannya dengan benar serta dapat terlatih ketepatannya. Untuk para atlit yunior biasanya penekanan latihan pada dua macam cara dalam melakukan shooting atau menembaknya antara lain :

1. One Hand Shoot (Tembakan satu tangan).
2. Two Hand Shoot (Tembakan dua tangan).

D. PIVOT
Teknik ini diperlukan untuk mengatasi peraturan tentang diperkenankannya seorang pemain yang memegang bola sambil jalan atau lari. Bahkan seorang pemain yang memegang bola tidak boleh melangkah lebih dari satu langkah tanpa memantulkan bola. Untuk menghindari bola dari sergapan lawan maka ia diperbolehkan melakukan pivot. Garakan berporos (pivot) adalah suatu usaha mengubah arah hadap badan kesegala arah dengan satu kaki tetap sebagai poros (tumpuan). Kaki poros tidak boleh terangkat atau tergeser dari tempatnya, sementara kaki yang lain boleh bergerak atau melangkah kesegala arah, khususnya pada saat memegang bola, sebab dipergunakan agar bola dapat dijauhkan dari jangkauan lawan.
Pivot dapat berbentuk al :

1. In Front Pivot (front turn).
2. Reverse Pivot (reverse turn).

E. REBOUND
Merayah bola merupakan teknik dasar yang perlu dikuasai oleh seorang pemain, hal ini dapat dimaklumi sebab kemenangan dalam merayah bola merupakan suatu kesempatan untuk melakukan serangan berikutnya. Merayah bola (rebound) merupakan suatu usaha untuk mengambil atau menangkap bola yang datangnya memantul dari papan pantul atau keranjang akibat dari tembakan yang tidak berhasil. Beberapa ahli mengatakan “ Kalau tidak dapat memenangkan bola rebound maka tim anda tak akan bias menang “, hal ini dapat dibenarkan sebab memenangkan rebound berarti kita mempunyai kesempatan lagi untuk menembak.
Teknik merayah bola (rebound) dibagi menjadi dua yaitu :

1. Defensive Rebound (merayah bola pada saat bertahan).
2. Offensive Rebound (merayah bola pada saat menyerang).

Rebound atau meraih bola dilakukan sesering mungkin karena memerlukan ketepatan waktu (timing) yang baik. Sebaiknya saat masih yunior diberikan sehingga para pemain sudah dapat merasakan gerakan dengan baik dan mempunyai ketepatan waktu (timing) dan menutup lawan.

12/06/2012

Yuk belajar basket

TEORI DASAR SHOOTING DALAM BASKET
Shooting adalah salah satu bentuk offense skill dalam permainan bola basket. Tujuan dari pelatihan skill offense terutama skill shooting adalah meningkatkat akurasi dari setiap shooting yang kita lakukan. sebagian besar pemain basket pasti mengerti bahwa akurasi adalah yang utama, tapi hanya sedikit yang sadar bahwa untuk melatih akurasi shooting harus berlatih dengan benar mengikuti tutorial yang tepat. nah.. disinilah aspek aspek yang mempengaruhi shooting skill akan di bahas.. check it out..
Dalam tutorial ini sebagian besar latihan bisa dilakukan sendiri, tanpa harus dengan team maupun pelatih. Jadi, sebagai pemain kita harus bisa memperbaiki diri sendiri. Artinya setiap pemain harus mengerti mekanisme yang benar yang mempengaruhi setiap aspek dari keberhasilan, kegagalan dari setiap shooting yang dilakukannya.
Setiap pemain harus mengerti kemampuan jarak tembak terbaiknya, apakah 3 point shoot, under basket shoot, perimeter shoot, dan lain lain. Oleh karena itu sebelum memulai latihan yang sesuai dengan kemampuan dan spesialisasi kita, setiap pemain yang baik harus mencoba dulu semua macam jenis shooting yang bisa dilakukan, yang bisa menjadi modal dalam permainan nantinya. nah.. bagaimana menilai kemampuan shooting kita? kemampuan shooting secara garis besar dipengaruhi oleh aspek mental dan aspek fisik.

Aspek Mental: Faktor mental adalah faktor yang paling penting untuk di kuasai dalam shooting skill. mengetahui kapan harus shooting, dan melakukannya dengan efektif walaupun dalam tekanan akan mampu menjadikan kita shooter yang handal.satu hal yang harus di camkan oleh kalian, bahwa sebesar apapun bakat yang kalian miliki, tapi kerja keras dan latihan akan lebih berpengaruh dalam peningkatan skill, refleks dan kekuatan kita. berlatih dan berlatih... itu kuncinya dan tentunya berlatih dengan teman tanding, sehingga kita dapat mengukur kemampuan dan memperbaiki mental bertanding kita.

Aspek Mental terbagi 2, yaitu
Konsentrasi : adalah mampu menjaga fokus dalam permainan, melalui latihan yang serius, shooter yang baik akan meningkatkan kemampuan konsentrasi mereka dan tentu saja shooter yang baik harus mampu tampil relaks, dan menciptakan suasana relaks walaupun dalam pertandingan yang keras.
Kepercayaan diri (confidence): tentunya kepercayaan diri berhubungan dengan keberanian, dalam diri setiap shooter harus tercermin rasa percaya diri bahwa setiap shootnya akan masuk. tanpa kepercayaan diri.. point dari shooting hampir tidak mungkin. (saya selalu ingat setiap main basket, pasti saya passing ke teman yang free sambil tereak.. shoot.. PD aje...)

Aspek Fisik: terkadang dalam permainan basket, sebaik apapun seorang pemain, namun terkadang ada aja waktu off fire nye.. alias ga masuk2x mulu kalo shooting. banyak faktor yang memperngaruhi ini, nah selain aspek mental, ada juga aspek fisik yang mempengaruhi. berikut adalah faktor fisik yang mempengaruhi setiap skill pemain, khususnya shooting skill.
secara simple saya ingin berbagi tentang teori BEEF ( ya benar, teori sapi dalam latihan shooting). saya pertama nemu istilah ini di komik Harlem Beat. BEEF adalah singkatan dari :
Body Balance : Keseimbangan tubuh saat melakukan shooting sangat penting, baik itu 3 point shooting, perimeter shooting maupun under basket shooting. tanpa keseimbangan tubuh yang baik dan terjaga, shooting yang baik pun tidak akan tercipta. selalu jaga keseimbangan tubuh, baik pada saat bersiap shooting, pada saay shooting maupun pada saat selesai shooting.posisi kaki dalam melakukan shooting harus tegak lurus mengarah ke ring, posisi kaki yang tidak sesuai akan mengurangi akurasi shooting.

Free Image Hosting at www.ImageShack.us Elbow(siku) : pada saat melakukan shooting, terutama pada pemain pemula biasanya terjadi kesalahan pada cara memegang dan melempar bola. teori yang benar adalah bahwa bola di tolak bukan dilempar.. let it flow gt loh.. posisi siku harus membentuk sudut 90 derajat, lurus terhadap ring. dengan cara memegang yang rileks aja. (gambar nanti di posting dah)

Eye : shooter yang baik mempunyai feeling dan penglihatan yang baik, selalu fokus terhadap target, memiliki ritme yang baik antara melihat, targeting, shooting, pasca shooting.

Follow Through : gabungan dari posisi kaki yang tepat, body balance yang terjaga, sudut siku yang baik, dan penglihatan yang sempurna.. semua dilakukan dalam ritme yang terjaga... See, jump, release, follow through... slurp....

07/03/2012

like ya Garuda Satria BasketBall Club........

mari latihan bersama dengan Garuda Satria..
setiap hari Sabtu dan Minggu di Lapangan Don Bosco Tigaraksa jam 15.00 Wib.

04/03/2012

Sore ini ada latihan basket di don bosco jam 15.30, datang y......

07/02/2012

Garuda Satria BasketBall Club

Address

Tigaraksa
Banten
15720

Telephone

085284337209

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Garuda Satria BasketBall Club posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share