24/06/2026
| Messi, Enzo, Macca, Licha, Lautaro, Medina, Cuti dan De Paul jadi buah bibir dilaga awal Argentina melawan Algeria dan Austria dalam babak penyisihan grup Piala Dunia 2026.
Namun, Emi Martinez luput dari radar, meskipun berhasil meraih 2 clean sheet dalam laga awal. Hal itu wajar, karena pamor Emi kalah dari deretan nama diatas.
Akan tetapi, peran Emi krusial di knock-out stage, sebab laga berpotensi dilanjutkan ke babak adu penalti, yang merupakan spesialisasi kiper berusia 33 tahun.
Sejauh ini, Emi sudah melakoni 61 laga bersama Argentina dan sukses meraih 42 clean sheet, dengan average 68%, maka peluang clean sheet Emi sangat tinggi bersama Albiceleste.
Peluang Argentina menang sangat besar, jika Emi mengawal gawang. Hal itu diperkuat, dalam 61 laga, ia hanya menderita 5 kekalahan, artinya potensi Argentina kalah, kecil ketika Emi jadi kiper, yaitu 0,1%.
Pada sisi lain dari 61 laga, ia hanya kebobolan 25 gol, yang artinya potensi Emi memungut bola dari gawangnya, hanya 41% atau tidak sampai 1 gol/laga.
Namun, diantara rekor sensasional diatas, rekor adu penalti Emi di turnamen major bersama negara, jauh lebih tajam, ia berhasil mencatatkan 100% kemenangan (unbeaten).
Lev Yashin, Gianluigi Buffon, Iker Casillas dan Manuel Neuer, adalah kiper hebat, masih dibawah Emi secara statistik dalam drama adu penalti.
Berdasarkan statistik diatas, Emi memang monster dibawah gawang Argentina. Babak grup stage boleh milik Messi, Enzo, De Paul, Cuti, Licha dll. Tapi, babak knock-out, adalah panggung Emi.
***
⭐⭐⭐
💙💙💙